
{"id":30584,"date":"2019-02-07T20:30:14","date_gmt":"2019-02-07T13:30:14","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=30584"},"modified":"2019-02-07T22:40:25","modified_gmt":"2019-02-07T15:40:25","slug":"ini-yang-menyulitkan-sriwijaya-fc-hingga-ditahan-imbang-ps-keluarga-usu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/ini-yang-menyulitkan-sriwijaya-fc-hingga-ditahan-imbang-ps-keluarga-usu\/","title":{"rendered":"Ini yang Menyulitkan Sriwijaya FC Hingga Ditahan Imbang PS Keluarga USU"},"content":{"rendered":"<p><b>MEDAN, fornews.co<\/b><span> &#8211; Sriwijaya FC memastikan diri melaju ke babak 16 Besar Piala Indonesia 2018\/2019, setelah di leg 2 babak 32 besar bermain imbang 1-1 di kandang PS Keluarga USU Medan, Kamis (07\/02) sore.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sempat unggul di menit 24 melalui gol Andes Adinata, gawang Sriwijaya FC kebobolan di menit 89 melalui gol Achmad Yowanda. Dengan hasil imbang ini, Sriwijaya unggul agregat 7-3 setelah di leg 1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring menang 6-2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan mengatakan, pertandingan tadi sangat menarik. Karena pemain Keluarga USU sangat bersemangat untuk meraih kemenangan di kandang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSemangat pemain muda sempat merepotkan kita. Sesuai prediksi mereka akan main ngotot. Tapi kita sudah antisipasi sebelumnya sehingga anak-anak bisa meredam permainan agresif lawan,\u201d kata Hartono usai pertandingan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Hartono, ditahan imbang 1-1 oleh Keluarga USU di kandangnya, bukan hasil yang buruk. Meski meleset dari target yaitu memenangkan laga, tapi setidaknya Sriwijaya tidak kalah. Selain itu, hasil ini tidak berdampak pada lolosnya Sriwijaya ke babak selanjutnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSeperti yang saya bilang kemarin, kita main normal saja. Gak ada itu meremehkan lawan karena kita sudah unggul 4 gol. Hanya saja tadi permainan anak-anak tidak berkembang karena kondisi lapangannya sulit, (permukaannya) kurang rata. Jadi untuk penguasaan lapangan anak-anak USU yang lebih hafal, sehingga bisa main lepas,\u201d tutur pelatih asal Solo ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, penyerang Sriwijaya \u00a0FC TA Musafri mengapresiasi permainan Keluarga USU yang begitu agresif di leg 2 ini. Bahkan saking tingginya tensi pertandingan membuat beberapa kali terjadi benturan antarpemain yang menjurus tindakan kasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya pikir sepakbola (keras) seperti itu hal yang biasa. Apalagi mereka main di kandang, anak muda, punya semangat juang luar biasa. Ditambah instruksi (bermain agresif) seperti ini sudah pasti diberikan oleh pelatih. Buat saya hal yang biasa tensi tinggi di lapangan,\u201d ujar Musafri mengomentari laga panas sore tadi.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Musafri, secara keseluruhan hasil imbang ini patut disyukuri. Sebab kondisi lapangan juga kurang memadai untuk mengembangkan permainan cepat satu dua sentuhan yang diperagakan Sriwijaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cTapi apapun itu kita tetap bersyukur hasil 1-1 ini buat kita lolos (ke 16 besar),\u201d tukasnya. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MEDAN, fornews.co &#8211; Sriwijaya FC memastikan diri melaju ke babak 16 Besar Piala Indonesia 2018\/2019, setelah di leg 2 babak 32 besar bermain imbang 1-1 di kandang PS Keluarga USU Medan, Kamis (07\/02) sore. Sempat unggul di menit 24 melalui gol Andes Adinata, gawang Sriwijaya FC kebobolan di menit 89 melalui gol Achmad Yowanda. Dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":30585,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[10],"tags":[8906,8981,966,8921],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/02\/IMG_20190207_223601.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-7Xi","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30584"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30584"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30584\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30586,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30584\/revisions\/30586"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30585"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30584"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30584"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30584"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}