
{"id":30684,"date":"2019-02-09T21:12:48","date_gmt":"2019-02-09T14:12:48","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=30684"},"modified":"2019-02-10T03:18:17","modified_gmt":"2019-02-09T20:18:17","slug":"festival-golden-eleven-di-oki-diserbu-peserta-dari-oi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/festival-golden-eleven-di-oki-diserbu-peserta-dari-oi\/","title":{"rendered":"Festival Golden Eleven di OKI Diserbu Peserta dari OI"},"content":{"rendered":"<p><b>KAYUAGUNG, fornews.co<\/b><span> &#8211; Batalnya pelaksanaan rangkaian kegiatan Alex Noerdin Cup 2019 di zona Ogan Ilir bukan dikarenakan minimnya peserta. Terbukti, anak-anak siswa sekolah sepak bola (SSB) dari Ogan Ilir bergabung dengan SSB dari OKI untuk meraih kesempatan mendapatkan tiket <\/span><i><span>coaching clinic<\/span><\/i><span> bersama Ronaldinho.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari wilayah OI, anak-anak yang diantar orang tuanya ini jauh-jauh mendatangi Stadion Segitiga Emas di OKI. Bahkan beberapa anak ini rela membela SSB yang bukan merupakan tim asalnya di OI. Hal itu disebabkan kekhawatiran atas penolakan panitia jika mengetahui mereka bukan berasal dari zona OKI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAnak-anak ini ingin sekali ikut turnamen dan berkesempatan bertemu Ronaldinho, jadi mereka masuk tim dari Kabupaten OKI,\u201d ucap salah satu sumber yang meminta tidak disebutkan namanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsekuensinya, anak-anak dari OI terpaksa diaebar ke beberapa SSB dari OKI, karena SSB yang bersangkutan juga \u00a0memiliki pemain yang sudah didaftarkan terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKami hanya menyalurkan keinginan mereka saja, karena mereka ingin sekali bertemu Ronaldinho dan belajar dari pemain Timnas All Star,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Panitia Usia Dini Alex Noerdin Cup, Hanief Djohan saat dikonfirmasi mengatakan, sejak awal panitia sebenarnya sudah mengizinkan bagi SSB atau sekolah dari Kabupaten Ogan Ilir untuk ikut di zona Kabupaten OKI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKita sudah sampaikan sebelumnya, silakan ikut di OKI. Tak perlu ikut SSB atau tim dari OKI, pakai nama tim atau SSB dari OI tidak masalah. Kita tetap terima,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika ada beberapa pemain dari OI yang ikut dengan melebur bersama tim OKI, panitia tidak akan mempermasalahkannya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKita terbuka dan terima, kita ingin semua dapat kesempatan turun di Alex Noerdin Cup,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, turnamen Alex Noerdin Cup batal digelar di Kabupaten Ogan Ilir. Hal itu disebabkan karena panitia pusat tidak kunjung menerima respons dari panpel setempat. Alhasil, panitia mengalihkan turnamen ke Palembang. Meski panitia berharap peserta festival berasal dari Ogan Ilir, tapi nyatanya tidak ada juga perwakilan yang datang sehingga panpel mempersilakan tim Palembang mendaftarkan diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, Timnas All Star mendapat kejutan saat bertanding dengan tim lokal. Mahyadi Panggabean dkk ditahan imbanh tanpa gol oleh Laskar OKI. Hasil ini merupakan terbaik sejauh ini bagi tim lokal karena sebelumnya Timnas All Star selalu membukukan kemenangan. (ije)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, fornews.co &#8211; Batalnya pelaksanaan rangkaian kegiatan Alex Noerdin Cup 2019 di zona Ogan Ilir bukan dikarenakan minimnya peserta. Terbukti, anak-anak siswa sekolah sepak bola (SSB) dari Ogan Ilir bergabung dengan SSB dari OKI untuk meraih kesempatan mendapatkan tiket coaching clinic bersama Ronaldinho.\u00a0 Dari wilayah OI, anak-anak yang diantar orang tuanya ini jauh-jauh mendatangi Stadion [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":30685,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[10],"tags":[8892,8992,8969],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/02\/IMG-20190210-WA0011.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-7YU","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30684"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30684"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30684\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30686,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30684\/revisions\/30686"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30685"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30684"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30684"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30684"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}