
{"id":30811,"date":"2019-02-12T21:24:15","date_gmt":"2019-02-12T14:24:15","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=30811"},"modified":"2019-02-12T21:24:15","modified_gmt":"2019-02-12T14:24:15","slug":"kecamatan-jakabaring-fokus-berantas-sarang-aedes-aegypti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/kecamatan-jakabaring-fokus-berantas-sarang-aedes-aegypti\/","title":{"rendered":"Kecamatan Jakabaring Fokus Berantas Sarang Aedes Aegypti"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co\u00a0<\/strong>&#8211; Pemerintah Kecamatan Jakabaring terus berupaya menangkal wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti.<\/p>\n<p>Upaya pertama, pihak kecamatan terlebih dahulu fokus memberantas sarang jentik nyamuk, dengan menurunkan petugas ke rumah warga untuk memeriksa tempat-tempat bersarangnya aedes aegypti. Tempat penampungan air, misalnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kita fokuskan pertama pemusnahan tempat bersarangnya nyamuk aedes aegypti ini ,&#8221; kata Sekretaris Camat Jakabaring, Sapta Marus, Selasa (12\/02).<\/p>\n<p>Sapta menuturkan, pihaknya juga melakukan tindakan pengasapan seperti fogging ke rumah warga, setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan ada jentik nyamuk.<\/p>\n<p>Namun upaya fogging, menurut Sapta, tidak bisa dilakukan secara terus menerus. Pasalnya, fogging justru bisa menjadi imun buat nyamuk itu sendiri sehingga kebal terhadap racun.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau untuk fogging, kita harus menunggu cairan obat dari Dinkes, tidak bisa sembarangan karena mengandung racun cukup berbahaya,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut dikatakan, untuk mencegah dan menanggulangi virus DBD,\u00a0 pihak kecamatan juga bekerja sama dengan dokter puskesmas hingga rumah sakit di wilayahnya.<\/p>\n<p>Kemudian, dilakukan juga upaya lintas sektor puskesmas. Di mana para dokter puskesmas saling berkoordinasi guna menyaring informasi, sehingga terkoneksi antarpihak berwenang.<\/p>\n<p>&#8220;Kita koordinasi dengan dokter puskesmas dan juga dibantu warga agar cepat mendapat informasi. Jadi jika ditemukan gejala DBD bisa langsung ditangani,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Palembang, Fauzia menerangkan, berdasarkan update data bulan Januari 2019, sampai saat ini masyakarat yang terkena DBD mencapai 150 orang, dan ada 21 orang pada Februari.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada korban jiwa yang terkena DBD,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Fauzia mengatakan, pasien DBD terbanyak, sesuai data masuk tahun 2019,\u00a0 yakni Kecamatan Sako, disusul Jakabaring dan Sukarami.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk di Sako bukan dilihat dari jumlah,\u00a0 tetapi penyakit dilihat dari angka kejadian dan insiden rate dibagi jumlah penduduk dikali 100 ribu. Jadi per 100 ribu mencapai 29,1 persen,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Lanjut Fauzia, sesuai target dari kementerian, bahwa ambang batas kasus DBD harus di bawah 49 per 100 ribu.<\/p>\n<p>&#8220;Memang dilihat dari ambang batas Kemenkes masih di bawah itu, tetapi mesti diupayakan kemandirian masyarakat, terutama digalakkan setiap rumah harus bertanggung jawab untuk memantau setiap jentik nyamuk,&#8221; tukasnya.(irs)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co\u00a0&#8211; Pemerintah Kecamatan Jakabaring terus berupaya menangkal wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti. Upaya pertama, pihak kecamatan terlebih dahulu fokus memberantas sarang jentik nyamuk, dengan menurunkan petugas ke rumah warga untuk memeriksa tempat-tempat bersarangnya aedes aegypti. Tempat penampungan air, misalnya. &#8220;Kita fokuskan pertama pemusnahan tempat bersarangnya nyamuk aedes aegypti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":30812,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[16],"tags":[9127,9108,9126,9125,97,9128],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/02\/IMG-20190212-WA0512.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-80X","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30811"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30811"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30811\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30813,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30811\/revisions\/30813"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30812"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30811"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30811"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30811"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}