
{"id":3088,"date":"2016-11-14T15:53:59","date_gmt":"2016-11-14T08:53:59","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/?p=3088"},"modified":"2016-11-14T20:59:38","modified_gmt":"2016-11-14T13:59:38","slug":"disdik-persilakan-sekolah-di-daerah-terapkan-full-day-school-asal-sudah-siap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/disdik-persilakan-sekolah-di-daerah-terapkan-full-day-school-asal-sudah-siap\/","title":{"rendered":"Disdik Persilakan Sekolah di Daerah Terapkan Full Day School, Asal Siapkan Hal Ini"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_3089\" aria-describedby=\"caption-attachment-3089\" style=\"width: 222px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-3089 size-medium\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2016\/11\/Widodo_Kadsidik-Sumsel-222x300.jpg\" alt=\"Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo (fornews.co)\" width=\"222\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2016\/11\/Widodo_Kadsidik-Sumsel-222x300.jpg 222w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2016\/11\/Widodo_Kadsidik-Sumsel.jpg 655w\" sizes=\"(max-width: 222px) 100vw, 222px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3089\" class=\"wp-caption-text\">Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo (fornews.co)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">PALEMBANG-Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel Widodo menyatakan, mempersilahkan bagi sekolah di daerah-daerah untuk menerapkan lima hari belajar dalam seminggu (full day school). Jika, kondisi sekolah tersebut sudah siap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBagi di daerah yang memang kondisi sekolah dan lingkungannya, serta program dan gurunya siap dipersilahkan untuk memulainya. Karena ini program nasional, tentu daerah akan mendukung kebijakan sesuai dengan keadaan di lapangan,\u201d ujarnya, saat dibincangi jurnalis di Gedung DPRD Sumsel, Senin (14\/11).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Widodo menerangkan, sebetulnya lima hari dalam seminggu itu kebijakan lama yang dihembuskan pada awal tahun lalu. Menang, kebijakan tersebut cocok untuk perkotaan, dimana orang tua sebagai pekerja, stabilitas sekolah juga baik, kegiatan ekstrakulikuler juga dengan baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, diluar rumah itu banyak gangguan yang memang tidak positif. \u201cOleh karena itu kalau anak-anak belajar di sekolah lebih dari jam reguler, maksudnya sampai sore maka itu akan lebih baik,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tapi, ungkap Widodo, jangan lupa, di Sumsel ini jumlah sekolah-sekolah terbesar itu ada di daerah. Meski anak-anak di daerah tidak banyak gangguan seperti di kota, tapi itu tidak cocok untuk di daerah pelosok. \u201cJadi mungkin akan di split jadi dua, diperkotaan yang siap, mulai dari program, guru dan kondisi lingkungannya akan menggunakan lima hari belajar. Sementara di daerah tertentu tetap\u00a0 enam hari belajar,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengisi lamanya waktu belajar, Widodo menjelaskan, sekolah tersebut harus mempersiapkan program-program baru. Sebetulnya, maksud dari ini semua bahwa anak-anak disiapkan untuk bisa mengisi waktu yang ada itu dan berpraktek bersosialisasi, kemudian melakukan kegiatan ekstra kulikuler, sehingga anak-anak menjadi anak-anak yang memiliki karakter dan jiwa yang menyiapkan dirinya untuk mengisi kedepan yang lebih ke-Sumatera Selatan-an. \u201cIni yang kita dorong sebetulnya. Makanya, pada kurikulum lokal kita isi materi-materi yang memang kelokalan, biar anak-anak Sumsel tak terserabut dalam akar budaya Sumsel,\u201d tutupnya. (tul)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; PALEMBANG-Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel Widodo menyatakan, mempersilahkan bagi sekolah di daerah-daerah untuk menerapkan lima hari belajar dalam seminggu (full day school). Jika, kondisi sekolah tersebut sudah siap. \u201cBagi di daerah yang memang kondisi sekolah dan lingkungannya, serta program dan gurunya siap dipersilahkan untuk memulainya. Karena ini program nasional, tentu daerah akan mendukung kebijakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3089,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[4],"tags":[9,69,97,81,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2016\/11\/Widodo_Kadsidik-Sumsel.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-NO","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3088"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3088"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3088\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3122,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3088\/revisions\/3122"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3088"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3088"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3088"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}