
{"id":30883,"date":"2019-02-14T18:50:25","date_gmt":"2019-02-14T11:50:25","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=30883"},"modified":"2019-02-14T18:50:25","modified_gmt":"2019-02-14T11:50:25","slug":"kembangkan-biofuel-dari-kelapa-sawit-pemkab-muba-jajaki-kerja-sama-dengan-itb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/kembangkan-biofuel-dari-kelapa-sawit-pemkab-muba-jajaki-kerja-sama-dengan-itb\/","title":{"rendered":"Kembangkan Biofuel dari Kelapa Sawit, Pemkab Muba Jajaki Kerja Sama dengan ITB"},"content":{"rendered":"<p><b>BANDUNG, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Keterbatasan bahan bakar fosil sebagai salah satu <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sumber energi yang tidak dapat diperbarui di Indonesia menjadikan wacana untuk menciptakan sumber energi alternatif dari bahan baku lain yang jumlahnya masih melimpah dan dapat diperbarui. Salah satu sumber energi alternatif tersebut adalah bahan bakar nabati atau biofuel. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Di Kabupaten Musi Banyuasin, komitmen dan upaya Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex untuk mensejahterakan petani sawit rakyat terus dilakukan dengan program-program Pemkab Muba, misalnya saja dengan peremajaan perkebunan kelapa sawit milik petani rakyat yang dilakukan sejak 2017 lalu di lahan perkebunan milik rakyat seluas 4.446 hektare dan kali ini upaya tersebut akan direalisasikan dengan menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) untuk mengelola inti kelapa sawit menjadi menjadi bahan bakar nabati. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kabupaten Muba sangat cocok untuk nantinya mengolah inti kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati, karena Muba menjadi daerah yang dikelilingi perkebunan kelapa sawit dan ini akan menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pilot project<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> daerah yang mengolah dan menghasilkan bahan bakar nabati atau biofuel dari inti kelapa sawit,&#8221; ungkap Dekan Fakultas Teknik Industri ITB, Prof Dr Deddy Kurniadi didampingi Ketua Program Studi Magister dan Doktor Teknik Kimia ITB, Dr IGB Ngurah Makertihartha dan Dosen Teknik Kimia ITB Dr Melia Gunawan di sela Kunjungan Bupati Musi Banyuasin Dalam Rangka Pertemuan dan Peninjauan Penelitian Pengembangan Biohydrocarbon Berbasis Sawit, Kerja Sama Antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) di Kampus ITB, Kamis (14\/02). <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Deddy, untuk tahapan proses pengelolaan minyak nabati dari inti kelapa sawit dimulai dari proses perengkahan &#8211; LPG &#8211; Biogasoline\/green gasoline. Secara umum minyak nabati dapat terurai secara biologis dan lebih sempurna (lebih dari 90% <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dalam waktu 21 hari) daripada bahan bakar minyak bumi (sekitar 20% dalam waktu 21 hari). Di samping itu, pemanfaatan minyak nabati sebagai bahan bakar diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi di bidang pertanian. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Salah satu minyak nabati yang mempunyai potensi untuk dijadikan sebagai bahan bakar alternatif adalah minyak kelapa sawit. Pemilihan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0minyak kelapa sawit sebagai sumber energi alternatif sangat tepat dilakukan di Indonesia karena Indonesia merupakan negara penghasil minyak kelapa sawit terbesar kedua di dunia setelah Malaysia,&#8221; terangnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Lanjutnya, pihak ITB khususnya Prodi Teknik Kimia sangat menyambut baik langkah dan program terobosan yang akan dilakukan Bupati Muba Dodi Reza Alex dalam upaya mengembangkan bahan bakar dari inti kelapa sawit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kami sangat siap dan mendukung untuk merealisasikan ini, karena ini akan menjadi kerja sama yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya petani sawit rakyat,&#8221; tuturnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex menyebutkan, saat ini luas lahan kebun sawit milik rakyat yang telah tertanam dan akan ditanam seluas 8.124 hektare yang dilaksanakan oleh 12 koperasi dan dalam tahap proses usulan tahun 2019-2020 adalah seluas 5.360 hektare dan hingga tahun 2022 peremajaan kelapa sawit di Muba mencapai 42 ribu hektare. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Saat ini Pemkab Muba sedang menuju pembuatan biofuel yang berbasis sawit, Muba dengan memiliki potensi kelapa sawit yang cukup luas berkeinginan untuk melakukan transformasi industri sawit sehingga akan bisa mendongkrak harga jual TBS kelapa sawit pekebun, oleh sebab itu kehadiran kami ke ITB ini untuk bekerjasama dalam merealisasikan terobosan inovasi energi terbarukan biofuel ini,&#8221; terangnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dodi menambahkan, upaya pembenahan tersebut diharapkan mampu menyentuh kebutuhan pokok pekebun sawit untuk memperjuangkan terwujudnya pekebun sawit yang sejahtera, mandiri, berdaulat dan berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kita juga nantinya berencana akan membangun mini refinery untuk penampungan sementara, dan sebagai langkah awal, produksi turunan dari tandan buah segar itu akan dikirim ke kilang minyak milik Pertamina di Plaju, Palembang,&#8221; bebernya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Mantan anggota DPR RI dua periode ini juga menambahkan setelah berjalan nantinya, di tahap awal dirinya akan mewajibkan seluruh kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Muba menggunakan bahan bakar atau biofuel tersebut untuk operasional. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Dalam waktu dekat MoU akan segera kita lakukan bersama ITB dan BPDP-KS untuk segera merealisasikan ini, dan nantinya tahap awal kendaraan dinas di Pemkab Muba wajib pakai biofuel Muba ini sebagai wujud implementasi pemanfaatan energi terbarukan dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sustainable<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau berkelanjutan,&#8221; pungkasnya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kesempatan tersebut, Bupati Muba Dodi Reza turut didampingi Kepala Bappeda Zulfakar, Kadisperindag Zainal Arifin, Plt Kepala DPMPTSP Erdian Syahri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andi Wijaya Busro, Kepala Dinas Perkebunan Iskandar Syahrianto, Kabag Humas Herryandi Sinulingga, dan Plt Kabag Protokol Rangga Perdana Putra. Turut hadir juga Kepala Divisi Pengembangan Biodiesel BPDP-KS Muhammad Ferian. (ije\/ril)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNG, fornews.co &#8211; Keterbatasan bahan bakar fosil sebagai salah satu sumber energi yang tidak dapat diperbarui di Indonesia menjadikan wacana untuk menciptakan sumber energi alternatif dari bahan baku lain yang jumlahnya masih melimpah dan dapat diperbarui. Salah satu sumber energi alternatif tersebut adalah bahan bakar nabati atau biofuel. Di Kabupaten Musi Banyuasin, komitmen dan upaya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":30884,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[9155,9024,9157,9156],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/02\/IMG-20190214-WA0016.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-827","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30883"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30883"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30883\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30887,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30883\/revisions\/30887"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30884"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}