
{"id":31531,"date":"2019-02-27T23:15:22","date_gmt":"2019-02-27T16:15:22","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=31531"},"modified":"2019-02-27T23:15:22","modified_gmt":"2019-02-27T16:15:22","slug":"herman-deru-ingatkan-kades-jangan-main-main-kelola-dana-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/herman-deru-ingatkan-kades-jangan-main-main-kelola-dana-desa\/","title":{"rendered":"Herman Deru Ingatkan Kades Jangan Main-main Kelola Dana Desa"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> \u2013 Gubernur Sumsel Herman Deru mengingatkan seluruh kepala desa (Kades) di Sumatra Selatan untuk tidak main-main dalam pengelolaan dana desa.<\/p>\n<p>Dana bantuan pusat Rp1 miliar satu desa tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pembangunan desa, bukan justru disalahgunakan.<\/p>\n<p>&#8220;Mohon kepada Pak Kapolda dan Kajati, para kades ini dapat diberikan bimbingan hukum agar bisa menyamakan persepsi (pengelolaan dana desa). Karena para Kades ini dari latar belakang yang berbeda,\u201d kata Deru saat sambutan Seminar dan Workshop Nasional Kementerian Desa PDTT tentang Tata Pemerintah Desa dan Pembangunan Desa Mandiri melalui BUMDES, di Hotel Horison Ultima Palembang, Rabu (27\/02).<\/p>\n<p>Acara ini dihadiri Menteri Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ( Kemendes PDTT) RI, Eko Putro Sandjojo. Juga sejumlah pejabat Sumsel, di antaranya Kapolda dan Kajati.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan ini, Herman Deru berharap pembanguan di desa berjalan selaras dengan pemerintah kabupaten\/kota, provinsi dan pemerintah pusat.<\/p>\n<p>&#8220;Adanya perbedaan latar belakang pendidikan serta kepentingan desa, menjadi kendala lambannya pembanguan di desa. Bantuan pusat Rp1 miliar satu desa bila tidak terorganisir dengan baik dikhawatirkan akan ada penyalahgunaan, atau tidak termanfaatkan dengan baik. Karena itu para kades ini haruslah diberikan pembinaan,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Herman Deru menilai suksesnya pembangunan di desa akan mendorong majunya suatu negara. Karena itu tidak salah jika presiden mengambil kebijakan melalui programnya mengalokasikan dana yang nilainya tidak terhingga untuk desa.<\/p>\n<p>\u201cBukan pusat saja yang punya perhatian. Kita Pemerintah Provinsi ikut mambantu. Tahun ini ada sekitar Rp100 miliar melalui APBD. Tiap satu desa mendapat Rp25 juta. Dengan rincian di antaranya Rp5 juta untuk PKK, Rp5 juta untuk karang taruna, Rp5 juta untuk Posyandu dan selebihnya untuk uang operasional kades. Bila ini berjalan sukses kita akan tambah lagi ke depannya menjadi dua tau tiga kali lipat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu Menteri Kemendes PDTT RI, Eko Putro Sandjojo menyampaikan, salah satu visi dan misi Presiden Joko Widodo adalah membangun Indonesia dari pinggiran serta memperkuat pertumbuhan ekonomi desa untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Pak Presiden telah menaikkan dana desa dari Rp20,67 triliun menjadi Rp46,78 triliun. Dengan kenaikan dua kali lipat itu diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan,\u201d ujarnya.(bas)<\/p>\n<p>Menteri Kemendes PDTT RI, Eko Putro Sandjojo bersama Gubernur Sumsel Herman Deru, menghadiri<br \/>\nSeminar dan Workshop Nasional Kementerian Desa PDTT tentang Tata Pemerintah Desa dan Pembangunan Desa Mandiri melalui BUMDES, di Hotel Horison Ultima Palembang, Rabu (27\/02).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co \u2013 Gubernur Sumsel Herman Deru mengingatkan seluruh kepala desa (Kades) di Sumatra Selatan untuk tidak main-main dalam pengelolaan dana desa. Dana bantuan pusat Rp1 miliar satu desa tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pembangunan desa, bukan justru disalahgunakan. &#8220;Mohon kepada Pak Kapolda dan Kajati, para kades ini dapat diberikan bimbingan hukum agar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":31536,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[16],"tags":[8973,9392,8950,9393],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/02\/WhatsApp-Image-2019-02-27-at-13.43.52.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-8cz","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31531"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31531"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31531\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31537,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31531\/revisions\/31537"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31536"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}