
{"id":31542,"date":"2019-02-28T13:38:40","date_gmt":"2019-02-28T06:38:40","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=31542"},"modified":"2019-02-28T16:45:28","modified_gmt":"2019-02-28T09:45:28","slug":"pembasahan-lahan-gambut-di-sumsel-capai-102-ribu-hektare","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pembasahan-lahan-gambut-di-sumsel-capai-102-ribu-hektare\/","title":{"rendered":"Pembasahan Lahan Gambut di Sumsel Capai 102 Ribu Hektare"},"content":{"rendered":"<p><b>PALEMBANG, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Badan Restorasi Gambut (BRG) secara berkelanjutan terus melakukan pembasahan kembali (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rewetting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), revegetasi dan revitalisasi sosial-ekonomi masyarakat sebagai upaya restorasi gambut yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2015.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak dibentuk tahun 2016, BRG gencar melaksanakan program pemeliharaan dan penjagaan lahan gambut dari potensi terbakar. BRG bekerja secara khusus untuk mempercepat pemulihan dan pengembalian fungsi hidrologis gambut yang rusak akibat kebakaran dan pengeringan. Adapun daerah kerja BRG mencakup tujuh provinsi yaitu Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cDari peta indikatif 2016 luas lahan yang terbakar di Sumsel seluas 615.908 hektare. Hingga 2018, luasan lahan terdampak kegiatan restorasi yang dilakukan BRG, Pemda bersama para mitra dan masyarakat mencapai 102.092 hektare,\u201d ujar Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BRG, Dr Myrna A Safitri dalam acara diskusi media di Lynne Cafe &amp; Resto Palembang, Kamis (28\/02).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Mryna, gambut yang rusak dan kering akan sangat rentan terhadap kebakaran. Oleh karenanya, pembasahan ekosistem gambut merupakan upaya awal pencegahan kebakaran. Restorasi lahan gambut dilakukan dengan pembasahan karena memang ekosistem alami gambut ini lahan basah. Meski demikian, pembasahan lahan gambut ini bukan berarti potensi terjadinya kebakaran menjadi hilang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cGambut ini ekosistem basah, tapi berbagai rekayasa yang dilakukan berbagai pihak membuat ekosistem ini menjadi kering. Kerusakan gambut yang sangat parah memerlukan waktu panjang untuk pemulihan karena gambut belum sepenuhnya kembali pada kondisi semula,\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mryna menerangkan, pada 2018, kegiatan fisik restorasi gambut dilakukan melalui mekanisme Tugas Pembantuan oleh Pemerintah Daerah. Selama tahun 2018, telah terbangun 99 sumur bor, 516 sekat kanal dan 18 upaya penimbunan kanal untuk program pembasahan ekosistem gambut atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rewetting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Untuk revegetasi, tahun 2018 di Sumatra Selatan dilakukan pada 150 hektare lahan sedangkan paket revitalisasi sosial ekonomi berupa paket peternakan, perikanan dan perkebunan sebanyak 26 paket telah didistribusikan kepada kelompok masyarakat di desa pada area target restorasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBRG melaksanakan program restorasi secara bertahap. Karena keterbatasan anggaran sehingga tidak bisa langsung melaksanakan program keseluruhan di satu daerah saja. Kami bekerja berdasar skala prioritas yang dibutuhkan,\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Kepala Sub Pokja BRG Wilayah Sumsel, Dr Onesimus Patiung menambahkan, dari 4 prioritas Kesatuan Hidrologi Gambut (KHG) di Sumsel yang diintervensi berada di dua Kabupaten Muba dan OKI. Diakui Ones, sejak Karhutla terparah di tahun 2015, berbagai tindakan yang diambil membuat kasus Karhutla terus menurun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMasuk di tahun 2018, kita sempat deg-degan juga dengan asap Karhutla karena ada Asian Games. Bahkan kita sampai disurati Gubernur Sumsel jangan sampai asap masuk Palembang,\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disampaikan Ones, target pembasahan lahan gambut di Sumsel 100 ribu hektare sebenarnya sudah selesai. Namun saat ini dan kedepan fokus BRG pada pemeliharaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cOperasi pembasahan lahan gambut ini sudah ada alokasi dananya melalui Tugas Perbantuan yang dapat digunakan Pemda. Ada porsi tertentu untuk operasi pembasahan seperti untuk memelihara sumur bor yang sudah ada. Lalu patroli rakyat peduli api juga bisa menggunakan anggaran itu. Siapa tahu patroli itu bisa menemukan titik api sumber kebakaran yang baru dan belum tercover sumur bor yang ada. Maka anggaran bisa digunakan untuk membangun sumur bor di lokasi itu,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSelain itu tentunya BRG terus mensosialisasikan ke masyarakat agar melakukan pertanian tanpa bakar (lahan),\u201d imbuhnya. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Badan Restorasi Gambut (BRG) secara berkelanjutan terus melakukan pembasahan kembali (rewetting), revegetasi dan revitalisasi sosial-ekonomi masyarakat sebagai upaya restorasi gambut yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahun 2015. Sejak dibentuk tahun 2016, BRG gencar melaksanakan program pemeliharaan dan penjagaan lahan gambut dari potensi terbakar. BRG bekerja secara khusus untuk mempercepat pemulihan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":31543,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[9394,9397,9398,9396,9395],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/02\/IMG_20190228_132607.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-8cK","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31542"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31542"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31542\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31544,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31542\/revisions\/31544"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31543"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31542"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31542"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31542"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}