
{"id":31905,"date":"2019-03-08T20:55:51","date_gmt":"2019-03-08T13:55:51","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=31905"},"modified":"2019-03-08T20:55:51","modified_gmt":"2019-03-08T13:55:51","slug":"komunitas-di-muba-keroyokan-tingkatkan-minat-baca-anak-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/komunitas-di-muba-keroyokan-tingkatkan-minat-baca-anak-di-era-digital\/","title":{"rendered":"Komunitas di Muba Keroyokan Tingkatkan Minat Baca Anak di Era Digital"},"content":{"rendered":"<p><strong>SEKAYU, fornews.co<\/strong> &#8211; Minat baca masyarakat di beberapa daerah tengah menurun drastis dan semakin tergerus informasi berbasis teknologi. Termasuk di Kabupaten Musi Banyuasin.<\/p>\n<p>Di balik perkembangan teknologi ini, sejumlah komunitas di Muba justru semakin terpacu untuk meningkatkan minat baca masyarakat, terutama peserta didik.<\/p>\n<p>Ada Komunitas Sriwijaya Membaca (SM) Regional Muba, Arsi Muba, Admin Serasan Sekate, dan penggiat minat baca di Muba. Mereka sama-sama berupaya membantu Bunda Baca Muba Erini Thia Yufada untuk meningkatkan minat baca masyarakat Muba.<\/p>\n<p>Komunitas SM, misalnya. Mereka mengaku siap akan turut andil meningkatkan minat baca di Muba. Begitu juga Arsi Muba, yang pernah dua kali mengadakan kegiatan &#8220;Arsi Menginspirasi&#8221; untuk mendorong minat baca dan kemajuan pendidikan di Muba.<\/p>\n<p>&#8220;Prinsipnya, kami siap keroyokan bersama Bunda Baca Muba yakni ibu Thia Yufada untuk meningkatkan minat baca dengan menyisiri kawasan pedesaan di seluruh wilayah Muba,&#8221; kata Ketua SM Muba, Mona Lestari bersama Faruq Hidayat, didampingi Ketua ARSI Muba, Herdoni Syafriansyah.<\/p>\n<p>Menurut Mona, program mereka ke depan adalah Sriwijaya Membaca Goes to School 1 Muba. Saat ini, mereka sedang melakukan survei, sekolah mana saja yang bakal dituju.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap (dapat) dukungan Dinas Perpustakaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyuasin, sehingga giat ini berdampak luas di Musi Banyuasin. Kami sebagai komunitas siap mendukung seluruh kegiatan gerakan gemar membaca di Musi Banyuasin Menuju Muba Maju Berjaya 2022,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Dikatakan, Sriwijaya Membaca awal mulanya terinisiasi pada 26 September 2016 lalu, dan diisi oleh sejumlah anak muda Musi Banyuasin yang konsisten dan komitmen untuk meningkatkan literasi anak-anak, khususnya yang ada di wilayah Muba. Sriwijaya Membaca ini tak hanya ada di Muba dan Sumsel, namun sudah ada 18 regional di Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sangat yakin, visi dan misi kami ini senada dengan apa yang akan dicanangkan oleh Ibu Thia Yufada,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Bunda Baca Muba, Thia Yufada mengaku sangat terbuka menerima seluruh komunitas dan penggiat literasi di Muba untuk bersama-sama meningkatkan minat baca, khususnya bagi peserta didik di Muba.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan seperti ini, kita akan lebih kuat lagi meningkatkan minat baca di Muba. Dan saya harapkan, kiranya dinas terkait, khususnya Dinas Perpustakaan dan Arsip yang beririsan dengan kegiatan ini berkenan merangkul dan memberdayakan kegiatan positif anak-anak kita ini secara berkesinambungan,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Apalagi, lanjut Thia, saat ini masyarakat hanya dengan satu klik dapat mengunjungi Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Muba. Di sana, masyarakat bisa membaca puluhan ribu buku bacaan online (e-book) secara gratis.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi tidak perlu khawatir kekurangan referensi bacaan. Dengan program Pustaka Digital ini warga bisa membaca secara online dan gratis,&#8221; tukasnya.(bas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co &#8211; Minat baca masyarakat di beberapa daerah tengah menurun drastis dan semakin tergerus informasi berbasis teknologi. Termasuk di Kabupaten Musi Banyuasin. Di balik perkembangan teknologi ini, sejumlah komunitas di Muba justru semakin terpacu untuk meningkatkan minat baca masyarakat, terutama peserta didik. Ada Komunitas Sriwijaya Membaca (SM) Regional Muba, Arsi Muba, Admin Serasan Sekate, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":31906,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[4],"tags":[9528,9529,8988,9376],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/03\/IMG-20190308-WA0061.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-8iB","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31905"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31905"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31905\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31907,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31905\/revisions\/31907"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31905"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31905"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31905"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}