
{"id":32023,"date":"2019-03-11T16:08:50","date_gmt":"2019-03-11T09:08:50","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=32023"},"modified":"2019-03-11T16:08:50","modified_gmt":"2019-03-11T09:08:50","slug":"dorong-petani-gabung-uppb-karet-beni-hernedi-kitek-pacak-kalu-kitek-serasan-sekate","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/dorong-petani-gabung-uppb-karet-beni-hernedi-kitek-pacak-kalu-kitek-serasan-sekate\/","title":{"rendered":"Dorong Petani Gabung UPPB Karet, Beni Hernedi : Kitek Pacak Kalu Kitek Serasan Sekate"},"content":{"rendered":"<p><strong>SEKAYU, fornews.co<\/strong>-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) membentuk Unit Pengolahan dan Pemasaran Bahan (UPPB) untuk mendongkrak harga karet rakyat.<\/p>\n<p>&#8220;Hasil dialog saya dengan petani karet, terungkap bahwa masih banyak petani yang belum bergabung dengan UPPB, karena petani terkendala sudah terikat dengan tengkulak. Ada pula faktor lainnya, seperti kurangnya informasi yang diterima petani terkait UPPB dan manfaatnya, ke depan saya berharap petani bisa bergabung dengan UPPB yang ada di Muba,&#8221; ujar Wakil Bupati (Wabup) Muba, Beni Hernedi, di sela berkunjung ke UPPB Desa Supat, Minggu (10\/3\/2019).<\/p>\n<p>Beni mengungkapkan, dengan terbentuknya UPPB ditiap desa khususnya di pedesaan penghasil karet, maka akan meningkatkan posisi tawar petani karet. Karena, UPPB menerapkan sistem lelang sehingga harga tertinggi yang ditawarkan pembeli yang dipilih petani.<\/p>\n<p>\u201cDari UPPB Supat ini, terlihat bahwa perbedaannya bisa Rp2.000 sampai Rp.3000 per kilogram. Jika petani yang menjual langsung ke pengepul hanya menerima Rp5.000 per kg sementara di UPPB bisa terima Rp8.000 per kg,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Beni menerangkan, di Kabupaten Muba sudah tercatat ada 56 UPPB yang tersebar di 14 Kecamatan. Karena perekonomian rakyat Muba mayoritas digerakkan oleh sektor komoditas perkebunan karet, maka kekuatan posisi tawar petani diiringi kualitas karet yang baik dan tentu harus menjadi fokus utama yang harus dikerjakan bersama sama oleh semua kita masyarakat karet Muba. &#8220;Yakin, <em>kitek pacak kalu kitek serasan sekate<\/em>,&#8221;\u00a0tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara, petani dari UPPB Bayung Lencir, Hidayat Lismanto mengatakan, saat ini pihaknya mampu menjual bokar senilai Rp9.736 per kilogram. &#8220;Kalau tidak bergabung di UPPB, harga jual bisa jauh lebih rendah, bahkan ada petani yang jual cuma Rp6.500 per kg,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Hidayat melanjutkan, pihaknya berharap pemerintah bisa merangsang petani lainnya untuk mau bergabung di UPPB, dengan memberikan semacam reward bagi mereka yang bergabung. &#8220;Agar (petani) yang lain tertarik, karena masih banyak yang belum gabung, <em>reward<\/em>-nya bisa berupa pembeku karet dan lain lain,&#8221; tandasnya. (tul)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) membentuk Unit Pengolahan dan Pemasaran Bahan (UPPB) untuk mendongkrak harga karet rakyat. &#8220;Hasil dialog saya dengan petani karet, terungkap bahwa masih banyak petani yang belum bergabung dengan UPPB, karena petani terkendala sudah terikat dengan tengkulak. Ada pula faktor lainnya, seperti kurangnya informasi yang diterima petani terkait UPPB dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32024,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[9556],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/03\/beni-hernedi.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-8kv","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32023"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32023"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32023\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32025,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32023\/revisions\/32025"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32023"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32023"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32023"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}