
{"id":32864,"date":"2019-03-28T15:53:14","date_gmt":"2019-03-28T08:53:14","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=32864"},"modified":"2019-03-28T15:53:14","modified_gmt":"2019-03-28T08:53:14","slug":"itb-dan-pemkab-muba-sepakat-realisasikan-biofuel-berbasis-kelapa-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/itb-dan-pemkab-muba-sepakat-realisasikan-biofuel-berbasis-kelapa-sawit\/","title":{"rendered":"ITB dan Pemkab Muba Sepakat Realisasikan &#8216;Biofuel&#8217; Berbasis Kelapa Sawit"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDUNG, fornews.co<\/strong> &#8211; Pemkab Muba akhirnya resmi melakukan kesepakatan bersama (MoU) dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), terkait realisasi energi baru terbarukan, <em>biofuel<\/em> berbasis kelapa sawit, Kamis (28\/03) di Bandung. Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex dan Rektor ITB Kadarsah Suryadi.<\/p>\n<p>Rektor Kadarsah Suryadi mengatakan, pihaknya akan merealisasikan biohidrokarbon berbasis kelapa sawit di Kabupaten Muba dalam waktu singkat.<\/p>\n<p>&#8220;Muba akan menjadi pelopor menghasilkan energi baru terbarukan <em>biofuel<\/em> berbasis kelapa sawit ini. Kami dari ITB sangat takjub dan kagum atas upaya dan komitmen pak bupati (Dodi Reza) untuk merealisasikan ini,&#8221; kata Kadarsah Suryadi, usai melakukan MoU.<\/p>\n<p>Menurutnya, terobosan energi baru terbarukan<em> biofuel<\/em> berbasis kelapa sawit ini tidak hanya bakal menyejahterakan petani kelapa sawit, tetapi juga akan mengangkat harga diri bangsa Indonesia. Andai saja 17 ton kelapa sawit didistribusikan untuk pengelolaan <em>biofuel<\/em>, imbuhnya, secara hitungan kasar Indonesia bisa menghemat 9 miliar US Dolar.<\/p>\n<p>&#8220;Ini bukan urusan kecil, dengan realisasi<em> biofuel<\/em> ini nantinya negara Indonesia ini akan sangat terbantu.Jadi, impor BBM bisa berkurang dengan adanya <em>biofuel<\/em> dari Muba nantinya,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Selain itu, atas terobosan <em>biofuel<\/em> berbasis kelapa sawit ini sudah ada delapan Kementerian yang menyorotinya. &#8220;Betapa tidak, avtur dari sawit, titik beku -7.0 derajat celcius, dibanding dari fossil yang -4.0. Kalau berbicara kualitas tentu sangat baik sekali,&#8221; imbuh dia.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk keseriusannya, Bupati Dodi Reza selaku inisiator <em>biofuel<\/em> berbasis kelapa sawit, memboyong sejumlah Kepala OPD terkait pada MoU hari ini. Di antaranya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muba Zukfakar, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Zainal Arifin, Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Erdian Syahri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andi Wijaya Busro, Kepala Dinas Perkebunan Iskandar Syahrianto, Kabag Humas Herryandi Sinulingga, dan Plt Kabag Protokol Rangga Perdana Putra.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, Dodi Reza juga membawa perwakilan petani kelapa sawit Muba yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) di beberapa wilayah Kabupaten Muba.<\/p>\n<p>Dodi mengatakan, Pemkab Muba memilih ITB untuk bekerja sama dalam realisasi pengolahan <em>biofuel<\/em> berbasis kelapa sawit karena ITB dan Pemkab Muba mempunyai visi yang sama untuk realisasi implementasi <em>biofuel<\/em>.<\/p>\n<p>&#8220;Ini sangat penting dan strategis. ITB punya pengalaman yang sangat baik dan terpandang. Kita, Muba punya <em>strong<\/em> komitmen untuk pemberdayaan kelapa sawit. Inilah yang jadi titik temu antara Pemkab Muba bersama ITB untuk bekerja sama dalam realisasi<em> biofuel<\/em> berbasis kelapa sawit,&#8221; terang Dodi.<\/p>\n<p>Penerima Penghargaan Kepala Daerah Peduli Pembangunan Berkelanjutan dari Kementerian Pertanian ini menambahkan, jika <em>biofuel<\/em> berbasis kelapa sawit sudah berjalan, Pemkab Muba akan membangun mini refinery untuk penampungan <em>biofuel<\/em> berbasis kelapa sawit tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Seluruh kendaraan dinas Pemkab Muba akan diwajibkan memakai <em>biofuel<\/em> berbasis kelapa sawit untuk bahan bakar,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Terpisah, Ketua Program Studi (Prodi) S2 dan S3 Teknik Kimia ITB sekaligus Ketua Tim Katalis, IGBN Makertihartha menjelaskan, untuk tahapan proses pengelolaan minyak nabati (<em>biofuel<\/em>)dari inti kelapa sawit yakni dimulai dari proses perengkahan &#8211; LPG &#8211; <em>Biogasoline\/green gasoline<\/em>. Secara umum minyak nabati dapat terurai secara biologis dan lebih sempurna (lebih dari 90% dalam waktu 21 hari) daripada bahan bakar minyak bumi (sekitar 20% dalam waktu 21 hari). Di samping itu, pemanfaatan minyak nabati sebagai bahan bakar diharapkan dapat memberikan nilai ekonomis di bidang pertanian.<\/p>\n<p>&#8220;Salah satu minyak nabati yang mempunyai potensi untuk dijadikan sebagai bahan bakar alternatif adalah minyak kelapa sawit. Pemilihan minyak kelapa sawit sebagai sumber energi alternatif sangat tepat dilakukan di Indonesia, karena Indonesia merupakan negara penghasil minyak kelapa sawit terbesar ke-dua di dunia setelah negeri jiran, Malaysia,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, Kabupaten Muba sangat cocok untuk mengolah inti kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati, karena Muba menjadi daerah yang dikelilingi perkebunan kelapa sawit dan ini akan menjadi <em>pilot project<\/em> daerah yang mengolah dan menghasilkan bahan bakar nabati dari inti kelapa sawit.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sangat siap dan mendukung untuk merealisasikan ini, ini akan menjadi kerja sama yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya petani sawit rakyat,&#8221; ungkapnya.(bas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNG, fornews.co &#8211; Pemkab Muba akhirnya resmi melakukan kesepakatan bersama (MoU) dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), terkait realisasi energi baru terbarukan, biofuel berbasis kelapa sawit, Kamis (28\/03) di Bandung. Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex dan Rektor ITB Kadarsah Suryadi. Rektor Kadarsah Suryadi mengatakan, pihaknya akan merealisasikan biohidrokarbon berbasis kelapa sawit [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":32865,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[48],"tags":[9895,8982,9894,9896],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/03\/IMG-20190328-WA0042.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-8y4","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32864"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32864"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32864\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32866,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32864\/revisions\/32866"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32865"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32864"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32864"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32864"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}