
{"id":32906,"date":"2019-03-29T17:24:08","date_gmt":"2019-03-29T10:24:08","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=32906"},"modified":"2019-03-29T17:24:08","modified_gmt":"2019-03-29T10:24:08","slug":"opsi-calon-menteri-prabowo-sandiaga-beredar-maruf-amin-menang-aja-belum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/opsi-calon-menteri-prabowo-sandiaga-beredar-maruf-amin-menang-aja-belum\/","title":{"rendered":"Opsi Calon Menteri Prabowo-Sandiaga Beredar, Ma&#8217;ruf Amin : Menang Aja Belum"},"content":{"rendered":"<p><strong>INDRALAYA, fornews.co<\/strong> &#8211; Cawapres nomor urut 01, Ma&#8217;ruf Amin menanggapi beredarnya sejumlah nama calon menteri pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga yang menyeruak di media sosial. Prabowo pun sempat menawarkan kepada masyarakat, nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi menteri di kabinetnya, saat kampanye di Jawa Barat, belum lama ini.<\/p>\n<p>&#8220;Boleh saja, namanya juga orang kepingin, kalau saya terpilih harus begini-begini,&#8221; kata Ma&#8217;ruf Amin menjawab pertanyaan wartawan di sela kunjungan ke Pondok Pesantren Al Ittifaqiah, Indralaya, Ogan Ilir, Jumat (29\/03).<\/p>\n<p>Namun secara pribadi, Amin memilih lebih baik dirahasiakan dan menunggu hasil Pemilu. &#8220;Kalau kita sih tunggu saja, dirahasiakan saja. Mungkin Pak Jokowi sudah <em>ngangen-ngangen<\/em> siapa dan siapa (calon menteri). Tapi tidak perlu dikeluarkan sekarang, kerja dulu, menang dululah, menang aja belum,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Beberapa waktu lalu memang sempat viral di media sosial <em>Twitter<\/em>, sebuah foto secarik kertas bertuliskan opsi calon menteri Kabinet Indonesia Adil Makmur dan menyebar luas di berbagai media sosial. Sejumlah nama-nama petinggi Badan Pemenangan Nasional (BPN) dituliskan menduduki kursi menteri strategis. Misalnya, Fuad Bawazier dan Djoko Santoso. Opsi calon menteri tersebut tentunya jika Prabowo-Sandiaga memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.<\/p>\n<p>Selain itu, menanggapi pernyataan dari kubu Prabowo-Sandiaga, kalau kartu-kartu <em>sakti<\/em> yang diprogramkan Jokowi-Amin, hanya bohong-bohongan, Kartu Prakerja yang mulai dikampanyekan pasangannya, misalnya.<\/p>\n<p>Dalam hal ini, Amin mencontohkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang menjadi program Jokowi dan Jusuf Kalla. Dia menilai, program KIP berjalan baik.<\/p>\n<p>&#8220;Selama ini kan berjalan baik. Sekarang supaya lebih mantap, kalau dulu sampai SLTA (SMA), sekarang (kita) tambah sampai kuliah,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Dengan KIP itu, imbuh Amin, sebenarnya proses wajib belajar 12 tahun itu sudah terpenuhi. Masyarakat juga tidak takut lagi putus sekolah di tengah jalan karena ada program KIP.<\/p>\n<p>&#8220;Kartu itu mempermudah, karena apa, masyarakat kita ini belum canggih, kalau sudah canggih, gak perlu dengan kartu, pada saatnya nanti cukup dengan aplikasi, pakai handphone saja,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, jika semua masyarakat sudah canggih dan memahami penggunaan aplikasinya, maka tidak perlu lagi pakai kartu, apalagi pakai KTP (program yang ditawarkan Prabowo-Sandiaga). &#8220;Untuk apa KTP, langsung saja aplikasi, pakai hape. Itu lebih simpel,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, terkait kunjungannya ke Ponpes Al Itiffaqiah yang disambut begitu antusias oleh para santri, Amin mengucapkan terima kasih. Ia pun mengharapkan para santri menjadi kader-kader bangsa yang punya tanggung jawab besar untuk mengawal bangsa, rakyat dan agama. Sehingga tidak menimbulkan permusuhan dan menimbulkan paham intoleransi yang bisa memecah persatuan bangsa.<\/p>\n<p>&#8220;Oleh karena itulah di pesantren itu mulai dibangun, bentuk bagaimana Islam yang rahmatan lil alamin. Karena pesantren itu, sebagai pembawa ajaran rahmatan lil alamin,&#8221; tukasnya.(bas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>INDRALAYA, fornews.co &#8211; Cawapres nomor urut 01, Ma&#8217;ruf Amin menanggapi beredarnya sejumlah nama calon menteri pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga yang menyeruak di media sosial. Prabowo pun sempat menawarkan kepada masyarakat, nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi menteri di kabinetnya, saat kampanye di Jawa Barat, belum lama ini. &#8220;Boleh saja, namanya juga orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":32907,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[6],"tags":[9914,9091,9913,9027,9915],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/03\/WhatsApp-Image-2019-03-29-at-17.02.10.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-8yK","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32906"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32906"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32906\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32908,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32906\/revisions\/32908"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32907"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32906"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32906"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32906"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}