
{"id":33149,"date":"2019-04-06T03:13:17","date_gmt":"2019-04-05T20:13:17","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=33149"},"modified":"2019-04-06T04:12:50","modified_gmt":"2019-04-05T21:12:50","slug":"musi-coffe-culture-mengenal-lebih-dekat-kopi-khas-sumsel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/musi-coffe-culture-mengenal-lebih-dekat-kopi-khas-sumsel\/","title":{"rendered":"Musi Coffee Culture,\u00a0 Mengenal Lebih Dekat Kopi Khas Sumsel"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG,\u00a0 fornews.co<\/strong> &#8211; Festival Kopi &#8220;Musi Coffee Culture 2019&#8221;\u00a0 yang digelar di pelataran Gedung Jacobson Van Den Berg, Sekanak, Kota Palembang, memberikan cerita tersendiri.<\/p>\n<p>Selain sebagai upaya untuk mengenalkan kopi khas Sumsel ke masyarkat lokal hingga internasional, even ini juga membawa masyarakat khususnya para pecinta kopi mengenang Gedung Jacobson Van Derg Berg sebagai pusat sejarah perdagangan kopi di Palembang.<\/p>\n<p>Festival kopi yang berlangsung selama dua hari, Jumat -Sabtu (5-6\/04), diinisiasi oleh Specialty Coffee Association of Indonesia Sumatra Selatan yang bekerja sama dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia Palembang, Forum Pesona Sriwijaya, Gerakan Pesona Indonesia (GenPI) Sumsel, Penggiat Petani Kopi,\u00a0 Komunitas Fotografer dan Video Grafis.\u00a0 Acara ini juga didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif dan Dewan Kopi Sumatra Selatan.<\/p>\n<p>Ketua Penyelenggara <em>Musi Coffee Culture,\u00a0<\/em> Ian Muhazan mengatakan,\u00a0 terselenggaranya acara ini karena mereka termotivasi untuk mengenalkan Sumsel sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia. Baik kepada masyarakat lokal maupun internasional.<\/p>\n<p>&#8220;Dari 12 kabupaten yang ada di Sumsel, 6 kabupaten terbesar penghasil kopi dengan total lahan sekitar 250 ribu hektar.\u00a0 Ini merupakan penghasil kopi terbesar di Indonesia. Untuk itu kami ingin mengenalkan kopi Sumsel di kancah nasional maupun internasional, &#8221; katanya.<\/p>\n<p>Acara ini turut dimeriahkan 20 tenant\u00a0kopi terbaik di Palembang. Penyelenggara juga mengundang perwakilan petani kopi dari 6 kabupaten penghasil kopi yang ada di Sumsel, di antaranya OKU Selatan, Pagaralam, Semendo.<\/p>\n<p>Selain itu,\u00a0 di hari pertama diadakan workshop oleh Badan Ekonomi Kreatif dengan pembicara yang kompeten. Kemudian dimeriahkan pula oleh barista nasional yang kompeten dari Jakarta.<\/p>\n<p>&#8220;Di hari ke-dua (penutupan)\u00a0 akan ada hiburan dari Hutan Tropis Band yang lahir dari daerah penghasil kopi di Sumsel,&#8221; ujar Ian.<\/p>\n<p>Sementara itu,\u00a0 Zain Ismed, selaku Ketua Dewan kopi Sumsel mengatakan, Sumatra Selatan berpotensi sebagai penghasil kopi robusta terbesar menyaingi negara Vietnam yang sekarang merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia.<\/p>\n<p>&#8220;Produksi rata-rata kopi di Sumsel 0,6 sampai 0,9 ton per hektar selama 1 tahun,\u00a0 di Vietnam 3 ton per tahun. Dengan luas wilayah yang kita miliki, kita masih punya potensi menjadi 5 kali lipat bisa menyaingi Vietnam, ini bisa membangkitkan ekonomi kita,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Namun, Ismed menilai kualitas kopi yang ada di Sumatra Selatan masih tergolong rendah. Karena itu ia mengajak pihak-pihak terkait untuk bersama-sama melakukan pembinaan dan dukungan, agar kopi Sumsel memiliki daya jual tinggi, karena kopi bukan hanya sekadar minuman tetapi bagian dari sosial budaya.<\/p>\n<p>&#8220;Kualitas (kopi) kita masih rendah, kopi kelas 1 500 kg saja kalau diminta agak susah. Kalau kita bicara kopi maka harus\u00a0 komprehensif. Kalau kualitas hulu rendah maka akan berpengaruh ke hilir. Oleh sebab itu maka kepada pihak terkait, coffee owner untuk membina para petani agar kualitas meningkat, &#8221; tuturnya.(irs)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG,\u00a0 fornews.co &#8211; Festival Kopi &#8220;Musi Coffee Culture 2019&#8221;\u00a0 yang digelar di pelataran Gedung Jacobson Van Den Berg, Sekanak, Kota Palembang, memberikan cerita tersendiri. Selain sebagai upaya untuk mengenalkan kopi khas Sumsel ke masyarkat lokal hingga internasional, even ini juga membawa masyarakat khususnya para pecinta kopi mengenang Gedung Jacobson Van Derg Berg sebagai pusat sejarah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":33150,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[641],"tags":[9999,9998,9837,9997],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/04\/IMG_20190405_144309_HDR_1554494925248.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-8CF","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33149"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33149"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33149\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33155,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33149\/revisions\/33155"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33150"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33149"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33149"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33149"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}