
{"id":35635,"date":"2019-05-30T23:33:09","date_gmt":"2019-05-30T16:33:09","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=35635"},"modified":"2019-07-18T04:28:20","modified_gmt":"2019-07-17T21:28:20","slug":"candi-kebayan-bakal-jadi-destinasi-wisata-sejarah-oku-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/candi-kebayan-bakal-jadi-destinasi-wisata-sejarah-oku-selatan\/","title":{"rendered":"Candi Kebayan Bakal Jadi Destinasi Wisata Sejarah OKU Selatan"},"content":{"rendered":"<p><strong>MUARADUA, fornews.co<\/strong> &#8211; Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, bakal memiliki destinasi wisata sejarah baru yakni Candi Kebayan yang berlokasi di Desa Jepara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah. Candi yang diperkirakan berusia ribuan tahun itu masuk prioritas Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi, untuk dilakukan pemugaran menjadi wujud bentuk aslinya.<\/p>\n<p>Selama ini, keberadaan akan Candi Kebayan memang belum diketahui masyarakat luas pada umumnya. Sebagian dari bangunan candi telah terkubur cukup lama begitu pula\u00a0 bebatuan disekitar lokasi belum tersusun serta minim perawatan.<\/p>\n<p>&#8220;Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi, didamping tim ahli yang berjumlah 6 orang sudah mengkaji serta menelitinya. Itu (Candi Kebayan) sudah menjadi prioritas untuk pemugaran,&#8221; kata Jonison SSos, Kabid Kebidayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kabupaten OKU Selatan, Kamis (30\/05).<\/p>\n<p>Lebih lanjut Ia mengatakan, jika tidak ada rintangan atau hambatan di tahun 2020 mendatang akan segera dimulai pemugaran candi tersebut untuk dikembalikan ke bentuk aslinya.<\/p>\n<p>&#8220;Kalu itu cepat terealisasi, tentunya akan menjadi destinasi wisata sejarah baru yang kabupaten kita miliki selain destinasi wisata alam. Tentunya merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung,&#8221; ujar Jonison.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, Candi Kebayan tersebut memang memiliki nilai sejarah masa lampau serta keunikan tersendiri dibandingkan candi lain, khususnya tersebar di pulau Sumatera, karena berbahan dari batu alam.<\/p>\n<p>&#8220;Memang berbeda dengan candi lain seperti yang di Jambi, yang berbahan dasar dari batu bata merah. Sedangkan Candi Kebayan, itu berasal dari batu alam yang memiliki kemiripan dengan candi di daerah Pulau Jawa. Itu sudah diteliti oleh tim ahli,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Pihaknya akan sangat mendukung penuh akan adanya pemugaran dari Balai terhadap candi tersebut, dan siap untuk memberikan pendampingan terhadap tim yang nantinya akan bekerja melaksanakan pemugaran.<\/p>\n<p>&#8220;Kita dukung penuh dalam peroses pelaksanaan natinya. Karena itu merupakan aset sejarah yang tidak banyak dimiliki oleh daerah lain,&#8221; pungkasnya. (sub)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MUARADUA, fornews.co &#8211; Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, bakal memiliki destinasi wisata sejarah baru yakni Candi Kebayan yang berlokasi di Desa Jepara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah. Candi yang diperkirakan berusia ribuan tahun itu masuk prioritas Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi, untuk dilakukan pemugaran menjadi wujud bentuk aslinya. Selama ini, keberadaan akan Candi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":35636,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[10846],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/05\/IMG-20190530-WA0072.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-9gL","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35635"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35635"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35635\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35637,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35635\/revisions\/35637"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35636"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35635"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35635"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35635"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}