
{"id":35928,"date":"2019-06-07T13:34:02","date_gmt":"2019-06-07T06:34:02","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=35928"},"modified":"2019-07-24T02:49:48","modified_gmt":"2019-07-23T19:49:48","slug":"stempel-hiburan-para-penggemar-kecepatan-di-kayuagung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/stempel-hiburan-para-penggemar-kecepatan-di-kayuagung\/","title":{"rendered":"Stempel, Hiburan Para Penggemar Kecepatan di Kayuagung"},"content":{"rendered":"<p>Oleh : Riyan Fahrizal (Kayuagung)<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebut-kebutan di jalan raya mungkin sudah biasa ditemui. Namun bagaimana jika aktivitas pemacu adrenalin tersebut dilakukan di sungai?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah yang setiap tahunnya dilakukan warga di Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Setiap Lebaran tiba, belasan bahkan puluhan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">speedboat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau sering disebut stempel, bersiap di Sungai Komering, Kayuagung, untuk mengangkut warga yang ingin merasakan sensasi menggeber kecepatan di atas air. Bahkan, aktivitas ini menjadi hiburan favorit warga Kayuagung dan ditunggu-tunggu setiap Idul Fitri tiba dan telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Toyib, salah seorang warga Kayuagung mengungkapkan, kebiasaan naik stempel ini bisa dibilang sudah menjadi tradisi. &#8220;Ini jadi salah satu hiburan yang ditunggu setiap tahun. Apalagi keberadaannya cuma sampai hari Lebaran keempat,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang terlihat Jumat (07\/06), banyak warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang menyewa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">speedboat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini. Bahkan, pakaian yang basah setelah &#8220;kebut-kebutan&#8221; dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">speedboat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tak mengurangi minat warga lainnya untuk naik stempel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski mengasyikkan dan memberi sensasi berbeda, namun masih ada yang perlu dibenahi yaitu faktor keamanan dan keselamatan. Pasalnya, saat menaiki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">speedboat<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau stempel ini, penumpang tidak dilengkapi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">live jacket<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> maupun pelampung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kalau kecelakaan ada beberapa kali dalam setiap tahun apalagi ini stempelnya cepat. Pernah terjadi tabrakan, tapi lebih sering kecelakaan tunggal karena terbalik kena hantaman ombak stempel lainnya,&#8221; terang Toyib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aktivitas bagi penggemar kecepatan ini cukup terjangkau biayanya. Untuk satu putaran dengan jarak sekitar 4 kilometer, biaya sewa stempel yang dipatok berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Jaraknya lebih kurang 2 kilometer, jadi satu putaran lebih kurang 4 kilometer,&#8221; ujar Udin, salah seorang sopir stempel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih kata Udin, stempel ini kebanyakan datang dari Palembang khusus untuk disewakan sebagi hiburan para wisatawan di Kayuagung. &#8220;Kalau selesai (Lebaran) ini, biasanya kembali (narik) ke Palembang,&#8221; katanya. (*)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Riyan Fahrizal (Kayuagung) Kebut-kebutan di jalan raya mungkin sudah biasa ditemui. Namun bagaimana jika aktivitas pemacu adrenalin tersebut dilakukan di sungai? Itulah yang setiap tahunnya dilakukan warga di Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Setiap Lebaran tiba, belasan bahkan puluhan speedboat atau sering disebut stempel, bersiap di Sungai Komering, Kayuagung, untuk mengangkut warga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":35929,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[10913],"tags":[10917,10915,10914,10916],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/06\/IMG-20190607-WA0006.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-9lu","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35928"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35928"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35928\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35931,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35928\/revisions\/35931"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35929"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35928"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35928"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35928"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}