
{"id":37033,"date":"2019-06-25T18:28:09","date_gmt":"2019-06-25T11:28:09","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=37033"},"modified":"2019-07-24T03:38:32","modified_gmt":"2019-07-23T20:38:32","slug":"vakum-setahun-malam-tapai-kayuagung-kembalu-digelar-mulai-pekan-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/vakum-setahun-malam-tapai-kayuagung-kembalu-digelar-mulai-pekan-ini\/","title":{"rendered":"Vakum Setahun, Malam Tapai Kayuagung Kembali Digelar Mulai Pekan Ini"},"content":{"rendered":"<p><strong>KAYUAGUNG, fornews.co<\/strong> &#8211; Setelah vakum selama hampir satu tahun, Malam Tapai Kayuagung akan kembali digelar akhir pekan ini. Bahkan, jika biasanya hanya digelar satu malam maka ke depan rencananya digelar dua malam berturut, Jumat dan Sabtu malam.<\/p>\n<p>Camat Kayuagung, Dedi Kurniawan SSTP MSi mengatakan, rencana Malam Tapai ini akan digelar selama dua malam berturut-turut ini atas dasar permintaan dari para pedagang.<\/p>\n<p>&#8220;Ya betul jadi setelah vakum selama hampir setahun lebih Malam Tapai akan kembali kita gelar akhir pekan ini. Kemarin sempat vakum karena para pelaksana banyak kesibukan seperti ada yang kuliah dan lainnya,&#8221; kata Dedi, Selasa (25\/06) siang.<\/p>\n<p>Menurutnya, pada prinsipnya Malam Tapai ini merupakan wahana hiburan bagi masyarakat khsusnya di Kayuagung, namun pada praktiknya ada banyak juga pengunjung dari daerah lain yang turut mampir ke wahana hiburan yang digelar di sekitar Taman Residen Yahya Kayuagung ini.<\/p>\n<p>Dijelaskan Dedi, Malam Tapai ini menawarkan pertunjukan hiburan dari para komunitas dan menjadi tempat memasarkan produk bagi para pelaku usaha UMKM terutama kuliner.<\/p>\n<p>&#8220;Seperti itu, supaya tidak bosan dihadirkan atraksi hiburan seperti musik dan even-even lain,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi tujuan sebenarnya adalah ke UMKM dan anak-anak muda serta pelaku usaha UMKM. Penyelenggara dari Malam Tapai ini sendiri adalah para anak muda yang tergabung dalam KCC yang merupakan perkumpulan dari komunitas anak muda di Kayuagung,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Melalui penyelenggaraan kegiatan Malam Tapai ini, lanjut Dedi anak-anak muda ini bisa belajar bagaimana membuat suatu even dan menghasilkan karya dari even tersebut. Memang, tambahnya selama ini masih didampingi oleh pihak Kecamatan namun ke depan anak-anak muda ini akan didorong untuk belajar bagaimana menggaet sponsor dan melaksanakan even yang sebenarnya.<\/p>\n<p>Dengan kegiatan yang dilaksanakan satu kali dalam sebulan ini diharapkan dapat menjadi tempat hiburan dan belajar bagi masyarakat. Mulai dari bagaimana meningkatkan omset jual dari UMKM, mendorong pemuda berbuat hal positif seperti wirausaha.<\/p>\n<p>&#8220;Suatu saat ini pasti berguna bagi mereka. Pemerintah itu bersifat katalis, untuk itu kita akan terus berusaha untuk mengajak dan mendorong mereka,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Berbicara Malam Tapai, tutur Dedi, ini berawal dari kebiasaan berdagang di Kayuagung pada zaman dahulu tepatnya di pinggir sungai Komering di sekitar Masjid Agung Solihin Kayuagung. Setiap malam Sabtu (Jumat malam) di sana banyak pedagang yang menjajakan dagangannya menggunakan perahu.<\/p>\n<p>Ada berbagai dagangan yang dijual oleh para pedagang saat itu, namun kebanyakan para pedagang ini menjual tapai yang terbuat dari ubi atau singkong yang difermentasi. Karena di sana banyak yang menjual tapai dan pasar tersebut hanya digelar pada malam hari masyarakat Kayuagung terbiasa menyebut malam itu sebagai Malam Tapai.(rif)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, fornews.co &#8211; Setelah vakum selama hampir satu tahun, Malam Tapai Kayuagung akan kembali digelar akhir pekan ini. Bahkan, jika biasanya hanya digelar satu malam maka ke depan rencananya digelar dua malam berturut, Jumat dan Sabtu malam. Camat Kayuagung, Dedi Kurniawan SSTP MSi mengatakan, rencana Malam Tapai ini akan digelar selama dua malam berturut-turut ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":37034,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[641],"tags":[11176],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/06\/IMG-20190625-WA0034.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-9Dj","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37033"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37033"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37033\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37043,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37033\/revisions\/37043"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37034"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}