
{"id":37205,"date":"2019-06-28T16:47:35","date_gmt":"2019-06-28T09:47:35","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=37205"},"modified":"2019-07-24T03:46:46","modified_gmt":"2019-07-23T20:46:46","slug":"kuota-beasiswa-bidik-misi-naik-jadi-130-000-beni-yakin-pelajar-muba-bisa-bersaing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/kuota-beasiswa-bidik-misi-naik-jadi-130-000-beni-yakin-pelajar-muba-bisa-bersaing\/","title":{"rendered":"Kuota Beasiswa Bidik Misi Naik Jadi 130.000, Beni Yakin Pelajar Muba Bisa Bersaing"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> &#8211; Dewan Pembina Yayasan Politeknik Sekayu, Beni Hernedi mengapresiasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) atas kebijakan menaikkan 44 persen kuota penerima Beasiswa Bidik Misi menjadi 130.000 pada tahun ini.<\/p>\n<p>Penambahan kuota Beasiswa Bidik Misi ini terungkap saat Beni dan rombongan beraudiensi dengan<br \/>\nDirektur Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Didin Wahidin di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Jumat (28\/06).<\/p>\n<p>Beni yang juga Wabup Muba ini meyakini, bahwa peserta didik dari Kabupaten Muba mampu mendapatkan program beasiswa bidik misi tersebut.<\/p>\n<p>Beni menjelaskan, untuk di Politeknik Sekayu sendiri sejak berdiri di tahun 2007 hingga 2015 di bawah naungan Pemkab Muba, digratiskan bagi peserta didik yang berprestasi dan berasal dari keluarga tidak mampu.<\/p>\n<p>&#8220;Namun sejak 2016 sampai terakhir ini karena Peraturan melarang Pemda memberikan dana hibah bagi lembaga, maka Polsky sudah menerima mahasiswa jalur mandiri, namun tetap menggratiskan mahasiswa-mahasiswi tidak mampu, serta mendapat kuota Program Beasiswa Bidik Misi juga, &#8220;jelasnya.<\/p>\n<p>Beni tetap berharap Kemenristekdikti akan terus memberikan serta meningkatkan kuota program bidik misi ini bagi mahasiswa Polsky, dalam rangka meningkatkan kapasitas serta Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Muba.<\/p>\n<p>Sebagaimana disampaikan Direktur Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Didin Wahidin, dengan Kenaikan kuota Beasiswa Bidik Misi ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi anak bangsa untuk mendapatkan layanan pendidikan tinggi lebih luas lagi.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap Program Bidik Misi di tahun 2019 dapat berjalan lebih baik, terus memberi asa generasi muda cerdas Indonesia dari seluruh pelosok negeri untuk menggapai pendidikan tinggi dan memutus mata rantai kemiskinan untuk Indonesia yang lebih sejahtera di masa depan,&#8221; kata Didi Wahidin.<\/p>\n<p>Dikatakannya, Program Beasiswa Bidik Misi ini berlaku bagi semua peserta didik di Indonesia, termasuk di Kabupaten Muba. Peraturan sekarang penerima Program Beasiswa Bidik Misi harus siswa berprestasi dengan ukuran diterima di perguruan tinggi yang berakreditasi A atau B serta memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau memang berasal dari keluarga ekonomi rendah.<\/p>\n<p>&#8220;Termasuk sekarang mahasiswa-mahasiswi Politeknik Sekayu sudah ada 146 penerima Program Beasiswa Bidik Misi. Nah di sini tentunya semua mahasiswa di Muba berpeluang untuk mendapatkan Program Beasiswa Bidik Misi, asalkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, &#8220;ucapnya.<\/p>\n<p>Bidik Misi merupakan program bantuan biaya pendidikan di Perguruan Tinggi dari Pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik namun memiliki keterbatasan ekonomi.<\/p>\n<p>Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi, meningkatkan prestasi mahasiswa, menjamin keberlangsungan studi mahasiswa dan melahirkan lulusan yang mandiri, serta memutus mata rantai kemiskinan.(bas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co &#8211; Dewan Pembina Yayasan Politeknik Sekayu, Beni Hernedi mengapresiasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) atas kebijakan menaikkan 44 persen kuota penerima Beasiswa Bidik Misi menjadi 130.000 pada tahun ini. Penambahan kuota Beasiswa Bidik Misi ini terungkap saat Beni dan rombongan beraudiensi dengan Direktur Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Didin Wahidin di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":37206,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[4],"tags":[11228,11230,11229,11231],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/06\/IMG-20190628-WA0019.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-9G5","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37205"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37205"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37205\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37207,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37205\/revisions\/37207"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37206"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37205"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37205"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37205"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}