
{"id":37558,"date":"2019-07-06T20:36:10","date_gmt":"2019-07-06T13:36:10","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=37558"},"modified":"2019-07-27T02:11:24","modified_gmt":"2019-07-26T19:11:24","slug":"proyek-masjid-raya-sriwijaya-terbengkalai-jimly-asshiddiqie-malu-maluin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/proyek-masjid-raya-sriwijaya-terbengkalai-jimly-asshiddiqie-malu-maluin\/","title":{"rendered":"Proyek Masjid Raya Sriwijaya Terbengkalai, Jimly Asshiddiqie :\u00a0 Malu-maluin"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> &#8211; Terhentinya pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Jakabaring mendapat sorotan dari Ketua\u00a0 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie.<\/p>\n<p>Mandeknya proyek ini dikarenakan persoalan sengketa tanah yang belum mampu diselesaikan. Pun demikian, Jimly meminta Pemprov Sumsel merealisasikan pembangunan masjid itu.<\/p>\n<p>Pria kelahiran Palembang ini mengatakan, bahwa provinsi dan kota yang belum pernah membangun masjid baru di seluruh Indonesia, sejak Indonesia merdeka hanya Palembang, Sumsel.<\/p>\n<p>Selama ini, imbuhnya, sebesar apa pun masjid di Sumsel yakni Masjid Agung Palembang merupakan hasil renovasi. Artinya belum ada masjid baru yang besar hasil pembangunan Pemprov Sumsel maupun Pemkot Palembang.<\/p>\n<p>Sedangkan, kata Jimly, seluruh kota di Indonesia sejak merdeka sudah membangun masjid besar sebagai simbol proyek nasional.<\/p>\n<p>&#8220;Cuma Palembang yang belum (bangun masjid baru dan besar), malu-maluin,&#8221; kata Jimly saat ditemui seusai silaturahmi dengan Gubernur Sumsel di Hotel Arista Palembang, Sabtu (06\/07).<\/p>\n<p>Meski begitu, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Namun sekali lagi ia berharap agar pembangunannya diselesaikan, baik di Jakabaring maupun di lahan Yayasan Masjid Raya Sriwijaya.<\/p>\n<p>Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menerangkan, semula lahan Masjid Raya Sriwijaya berada di Jalan Soekarno Hatta. Namun karena memang lahannya lebih kecil yakni tujuh hektar, tidak berada di pinggir jalan dan masih sepi, sehingga gubernur sebelumnya pun memindahkan lokasi ke Jakabaring dengan luasan mencapai 15 hektar, dan berada di pinggir jalan. Namun, tidak menyangka terjadi permasalahan sengketa lahan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami harap di kepemimpinan gubernur Herman Deru lebih fokus untuk menyelesaikannya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Dia menambahkan sengaja memakai nama Sriwijaya karena memadukan simbol peradaban masa lalu Indonesia. Sehingga, diharapkan ke depan menjadi simbol peradaban di masa mendatang tepatnya di Palembang.<\/p>\n<p>&#8220;Masjid ini nantinya akan menjadi simbol pusat peradaban Islam di Sumsel,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengakui jika pembangunan tersebut mandek dikarenakan terjadinya sengketa lahan. Akibatnya Pemprov tidak dapat memberikan hibah untuk pembangunan masjid tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Ya, kami tidak boleh memberikan hibah kalau tanahnya belum clear dan clean,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Meski begitu, imbuh Deru, pihaknya akan berupaya untuk menyelesaikan persoalan sengketa tersebut. Pembangunan masjid ini akan tetap dilakukan di Jakabaring, sedangkan untuk lahan yang berada di Soekarno Hatta akan dibangun fasilitas tambahan seperti rumah sakit maupun sekolah.<\/p>\n<p>&#8220;Pokoknya kami akan diskusikan lagi permasalahan ini,&#8221; tukasnya. (alu)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Terhentinya pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Jakabaring mendapat sorotan dari Ketua\u00a0 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie. Mandeknya proyek ini dikarenakan persoalan sengketa tanah yang belum mampu diselesaikan. Pun demikian, Jimly meminta Pemprov Sumsel merealisasikan pembangunan masjid itu. Pria kelahiran Palembang ini mengatakan, bahwa provinsi dan kota yang belum pernah membangun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":37559,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[16],"tags":[11337,11336,11338],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190706-WA0122.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-9LM","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37558"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37558"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37558\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37560,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37558\/revisions\/37560"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37559"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}