
{"id":37826,"date":"2019-07-11T08:43:53","date_gmt":"2019-07-11T01:43:53","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=37826"},"modified":"2019-07-27T02:26:21","modified_gmt":"2019-07-26T19:26:21","slug":"terinspirasi-prestasi-bupati-dodi-anak-tukang-jaga-malam-dapat-beasiswa-di-monash-university-australia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/terinspirasi-prestasi-bupati-dodi-anak-tukang-jaga-malam-dapat-beasiswa-di-monash-university-australia\/","title":{"rendered":"Terinspirasi Prestasi Bupati Dodi, Anak Tukang Jaga Malam Dapat Beasiswa di Monash University Australia"},"content":{"rendered":"<p><strong>SEKAYU, fornews.co<\/strong> &#8211; Bisa belajar tanpa biaya sendiri atau mendapatkan program beasiswa pendidikan, tentu menjadi impian setiap orang. Apalagi program beasiswa yang ditawarkan adalah pendidikan di luar negeri.<\/p>\n<p>Salah satunya, Shinta Dwi Nourma. Dara kelahiran Sekayu, Musi Banyuasin 9 Maret 2000 silam menjadi sekian banyak anak Indonesia yang bisa melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri atas prestasinya semasa duduk di bangku SMA.<\/p>\n<p>Sejak lulus dari SMA Negeri Sumsel, putri dari pasangan Taufik dan Marona ini berhasil mendapatkan beasiswa melanjutkan pendidikan tinggi secara gratis dari Filantrofis, Businessman asal Hongkong, Beau Kuok, Chairman the Shangri-La Hotel Chain. Shinta mendapat kesempatan belajar di perguruan tinggi jurusan Bisnis di Monash University Australia.<\/p>\n<p>Di sela libur kuliahnya, Shinta didampingi kedua orang tuanya beresempatan berjumpa dengan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, Rabu (10\/09). Ia menyebut, saat ini dirinya sedang dihadapkan pada masa libur winter break dan berkesempatan pulang ke Musi Banyuasin untuk berjumpa keluarga.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"682\" class=\"size-large wp-image-37828 aligncenter\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190710-WA0053-1024x682.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190710-WA0053-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190710-WA0053-300x200.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190710-WA0053-768x512.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190710-WA0053-750x500.jpg 750w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190710-WA0053-1140x760.jpg 1140w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190710-WA0053.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>Dalam kesempatan ini, alumni SMP Negeri 6 Unggul Sekayu ini mengaku sangat terinspirasi dengan Dodi Reza Alex Noerdin.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah hari ini berkesempatan bisa bertemu Pak Bupati Dodi Reza. Saya sangat terinspirasi dengan Pak Bupati Dodi Reza, beliau juga sosok penerima beasiswa di perguruan tinggi luar negeri dan saat ini mengabdi menjadi Kepala Daerah di daerah asalnya sendiri,&#8221; ungkap Shinta yang merupakan anak dari penjaga malam di Dinas DPMPTSP Pemkab Muba.<\/p>\n<p>Shinta mengaku ingin mengikuti jejak Bupati Muba Dodi Reza baik dari sisi pendidikan hingga jenjang karirnya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya ingin mengabdi ke daerah asal, sama seperti pak Dodi. Dan juga saya ingin meraih predikat cumlaude sama seperti pak Dodi ketika di Universitas Leuven, Belgia. Ia sukses meraih predikat Grande Distinction atau High Honor. Bahkan, tugas akhir yang dikerjakannya mendapat penghargaan Banque Bruxelles Lambert Prize Award karena berhasil menjadi karya ilmiah terbaik di Belgia,&#8221; ungkap Shinta.<\/p>\n<p>Sebelum mendapatkan beasiswa pendidikan di Monash University Australia, Shinta mengikuti tahapan seleksi yang cukup ketat, mulai seleksi administrasi, personal essay hingga interview.<\/p>\n<p>&#8220;Seluruh proses seleksi lewat skype via digital, dan alhamdulillah saya lolos bersaing dengan peserta se-Asia Tenggara,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selama kuliah di Australia, imbuh Shinta, seluruh biaya hidup, asrama hingga uang saku difasilitasi secara baik.<\/p>\n<p>&#8220;Saya juga mendapatkan uang saku dapat 2500 dollar dan diberikan secara berkala,&#8221; bebernya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin merasa bangga dan mengapresiasi Shinta yang telah menjadi kebanggan keluarga dan Pemerintah Daerah.<\/p>\n<p>&#8220;Shinta ini adalah aset bagi kedua orang tuanya, aset juga bagi Kabupaten Muba, dan tentunya Indonesia. Tidak semua orang berkesempatan bisa kuliah di luar negeri dengan program beasiswa full. Maka pergunakan kesempatan ini dengan baik, saya siap membantu kapan pun Shinta butuh bantuan, mau diskusi silakan, saya siap selalu,&#8221;ujar Dodi.<\/p>\n<p>Pada kesempatan tersebut Bupati juga memuji Shinta, karena ngobrol langsung dengannya menggunakan bahasa asing dengan sangat baik. Dikatakan, Shinta ini merupakan salah satu bukti bahwa program Pemkab dari dulu mengutamakan bidang pendidikan seperti didirikannya SMA Samporna Foundation (Sumsel) bagi peserta didik berprestasi dan dengan finansial terbatas, tapi bisa bersaing di skala internasional.<\/p>\n<p>&#8220;Kita sebagai orang tua patut bersyukur atas keberuntungan memiliki buah hati yang membanggakan seperti Shinta ini. Dengan ketidakmampuan secara finansial, namun kita bisa, karena prinsipnya pemerintah sudah menyiapkan anggaran bagi peserta didik yang berprestasi. Kita berdoa semoga semua bisa lancar, semangat di sana Shinta jaga kesehatan dan jaga ibadahnya. Explore everything dengan waktu 3 tahun bisa banyak yang didapat. Sekolah di luar negeri ada enak gak enaknya, pengalaman saya ada trik-triknya bagaimana menjalani hidup di luar negeri jauh dari keluarga,&#8221; kata Dodi mengakhiri perbincangannya.(bas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co &#8211; Bisa belajar tanpa biaya sendiri atau mendapatkan program beasiswa pendidikan, tentu menjadi impian setiap orang. Apalagi program beasiswa yang ditawarkan adalah pendidikan di luar negeri. Salah satunya, Shinta Dwi Nourma. Dara kelahiran Sekayu, Musi Banyuasin 9 Maret 2000 silam menjadi sekian banyak anak Indonesia yang bisa melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":37827,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[10913],"tags":[11416,11415,81,11414],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190710-WA0052.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-9Q6","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37826"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37826"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37826\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38191,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37826\/revisions\/38191"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}