
{"id":3826,"date":"2016-12-07T10:34:29","date_gmt":"2016-12-07T03:34:29","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/?p=3826"},"modified":"2016-12-07T10:36:36","modified_gmt":"2016-12-07T03:36:36","slug":"gempa-aceh-25-warga-pidie-jaya-meninggal-dan-26-luka-luka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/gempa-aceh-25-warga-pidie-jaya-meninggal-dan-26-luka-luka\/","title":{"rendered":"Gempa Aceh, 25 Warga Pidie Jaya Meninggal dan 26 Luka-luka"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_3827\" aria-describedby=\"caption-attachment-3827\" style=\"width: 768px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-3827 size-full\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2016\/12\/IMG-20161207-WA0054-1-768x432.jpg\" alt=\"Alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang ertimbung bangunan pasca gempa berkekuatan 6,4 SR landa Aceh. (acehkita.com)\" width=\"768\" height=\"432\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2016\/12\/IMG-20161207-WA0054-1-768x432.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2016\/12\/IMG-20161207-WA0054-1-768x432-300x169.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3827\" class=\"wp-caption-text\">Alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang ertimbung bangunan pasca gempa berkekuatan 6,4 SR landa Aceh Rabu (07\/12) dini hari. (acehkita.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">ACEH-Pasca gempa berkekuatan 6,4 SR yang melanda Aceh, mengakibatkan sedikitnya 25 warga Pidie Jaya, termasuk delapan anak-anak, meninggal dunia dan 26 lainnya menderita luka-luka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Puteh Manaf yang dihubungi acehkita.com menyebutkan bahwa selain para korban tewas dan luka-luka, terdapat belasan warga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. &#8220;Korban meninggal bisa saja bertambah karena data masih terus masuk ke posko dari beberapa kecamatan,&#8221; katanya, sebagai dilansir acehkita.com Rabu (07\/12).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Puteh menambahkan, para korban meninggal dunia diketahui dari pendataan di lapangan dan laporan dari sejumlah kecamatan yang ada di Pidie Jaya. &#8220;Banyak bangunan, terutama rumah toko, di sepanjang jalan nasional Banda Aceh dan Medan roboh. Belasan warga terkurung di bawah reruntuhan bangunan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara, Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi, yang dihubungi secara terpisah menyatakan, bahwa para korban meninggal umumnya akibat reruntuhan rumah toko. Menurut dia, sampai saat ini korban luka sudah menenuhi rumah sakit umum Meureudu dan rumah sakit umum Sigli di Pidie. &#8220;Korban tidak lagi ditangani di dalam, tapi di luar, karena dikhawartirkan gempa susulan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Said menyatakan bahwa RS Meureudu di Pidie Jaya sangat membutuhkan tenaga medis, terutama ahli bedah tulang. &#8220;Sejauh ini tenaga medis yang ada sudah kewalahan menangani korban,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut dia memperkirakan, korban luka-luka akan terus menenuhi rumah sakit, karena proses evakuasi masih terus dilakukan. &#8220;Kita sedang menunggu kedatangan tenaga medis dari Banda Aceh juga dari Benar Meriah,&#8221; imbuhnya. Proses evakuasi para korban, sambung Said, terkendala ketersediaan alat berat untuk menggali di antara reruntuhan bangunan yang ambruk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wartawan acehkita.com di lokasi melaporkan bahwa tim gabungan hingga saat ini masih mencoba mengevakuasi dua warga Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, yang tertimbun reruntuhan bangunan rumahnya. Kedua warga itu diketahui bernama Jailani Muhammad (48) dan istrinya Saidah (45). Rumah berlantai tiga rata dengan tanah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Empat alat berat dikerahkan untuk membantu pencarian kedua korban. Tim baru saja membongkar kamar di lantai dasar. Namun, kedua korban belum terlihat. &#8220;Kemungkinan saat kejadian, mereka tengah berlari ke luar untuk menyelamatkan diri, makanya tidak ada dalam kamar,&#8221; tutur seorang warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga kini proses pencarian masih berlanjut. Rumah itu tepat berada di pinggir lintas nasional Medan-Banda Aceh. Kemacetan panjang terjadi di titik reruntuhan rumah. Karena banyaknya warga yang melihat proses pencarian. Seperti diketahui bahwa gempa berkekuatan 6,4 SR menngguncang Aceh sekitar pukul 05.03 WIB. Akibatnya warga berhamburan keluar rumah akibat gempa yang dirasakan guncangannya hingga ke beberapa daerah di Aceh. (ibr)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH-Pasca gempa berkekuatan 6,4 SR yang melanda Aceh, mengakibatkan sedikitnya 25 warga Pidie Jaya, termasuk delapan anak-anak, meninggal dunia dan 26 lainnya menderita luka-luka. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Puteh Manaf yang dihubungi acehkita.com menyebutkan bahwa selain para korban tewas dan luka-luka, terdapat belasan warga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. &#8220;Korban [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3827,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[9,75],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2016\/12\/IMG-20161207-WA0054-1-768x432.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-ZI","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3826"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3826"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3826\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3830,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3826\/revisions\/3830"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}