
{"id":38393,"date":"2019-07-18T21:32:49","date_gmt":"2019-07-18T14:32:49","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=38393"},"modified":"2019-07-27T02:45:43","modified_gmt":"2019-07-26T19:45:43","slug":"sriwijaya-fc-didenda-komdis-manajer-minta-suporter-dewasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/sriwijaya-fc-didenda-komdis-manajer-minta-suporter-dewasa\/","title":{"rendered":"Sriwijaya FC Didenda Komdis, Manajer Minta Suporter Dewasa"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>BATANG, fornews.co<\/b><span> &#8211; Lagi-lagi manajemen Sriwijaya FC harus menerima akibat dari ulah suporter yang tak mentaati aturan selama pertandingan berlangsung. Manajemen dikenakan denda Rp75 juta akibat ulah buruk suporter.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun hukuman atas pelanggaran disiplin Sriwijaya FC terkait tingkah laku buruk suporter dalam pertandingan Sriwijaya FC kontra PSCS Cilacap, Minggu (07\/07). Dalam Sidang Komite Disiplin Liga 2 2019 yang digelar 16 Juli 2019 dan dihadiri Ketua Asep Edwin Firdaus, Wakil Ketua Umar Husin, Anggota Eko Hendro dan Yusuf Bachtiar, terungkap fakta bahwa pada tanggal 7 Juli 2019 bertempat di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang telah berlangsung pertandingan Liga 2 2019 antara Sriwijaya FC vs PSCS Cilacap. Pada saat itu suporter Sriwijaya terbukti menyalakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">flare<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di tiga titik dari tribun selatan. Selain itu suporter juga turun ke dalam lapangan yang diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, Sidang Komite Disiplin Liga 2 2019 memutuskan untuk menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp75 juta karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 70 lampiran 1 jo. Pasal 34 ayat (3) Kode<\/span>\u00a0Disiplin PSSI.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atas jatuhnya hukuman denda tersebut, Sriwijaya wajib membayar selambat-lambatnya 14 hari setelah diterimanya keputusan ini oleh klub. Komdis pun mengingatkan pengulangan terhadap pelanggaran terkait diatas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat. Meski demikian, terhadap keputusan ini dapat diajukan banding sesuai dengan Pasal 119 Kode Disiplin PSSI.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merespons hal ini, Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin menyesalkan aksi suporter tersebut. Menurutnya suporter yang baik tidak hanya mendukung pemain di lapangan tapi juga menjaga kondusifitas sebelum, selama, dan setelah pertandingan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Mohon dewasalah kepada suporter, kita sudah 14 tahun berdiri. Denda ini jelas sangat merugikan bagi klub. Sayang uang Rp75 juta itu (untuk membayar denda), karena bisa untuk membayarkan dua kali bonus pemain. Semoga ini jadi yang terakhir, demi kebaikan Sriwijaya FC,&#8221; ujar HZ ditemui usai pertandingan di Stadion Moh. Sarengat, Kamis (18\/07) malam. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; BATANG, fornews.co &#8211; Lagi-lagi manajemen Sriwijaya FC harus menerima akibat dari ulah suporter yang tak mentaati aturan selama pertandingan berlangsung. Manajemen dikenakan denda Rp75 juta akibat ulah buruk suporter.\u00a0 Adapun hukuman atas pelanggaran disiplin Sriwijaya FC terkait tingkah laku buruk suporter dalam pertandingan Sriwijaya FC kontra PSCS Cilacap, Minggu (07\/07). Dalam Sidang Komite Disiplin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":26536,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[13],"tags":[11561,11562,966],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2018\/10\/sriwijaya.png","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-9Zf","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38393"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38393"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38393\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38394,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38393\/revisions\/38394"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26536"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}