
{"id":38519,"date":"2019-07-21T21:01:46","date_gmt":"2019-07-21T14:01:46","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=38519"},"modified":"2019-07-27T03:00:03","modified_gmt":"2019-07-26T20:00:03","slug":"hadapi-kendala-non-teknis-sriwijaya-fc-tak-ambil-pusing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/hadapi-kendala-non-teknis-sriwijaya-fc-tak-ambil-pusing\/","title":{"rendered":"Hadapi Kendala Non-teknis, Sriwijaya FC Tak Ambil Pusing"},"content":{"rendered":"<p><b>PALEMBANG, fornews.co<\/b><span> &#8211; Sriwijaya FC sempat mendapat perlakuan tak mengenakkan setibanya di Pekanbaru, Minggu (21\/07) siang. Meski demikian, hal itu tak mengurangi fokus <\/span><i><span>Laskar Wong Kito<\/span><\/i><span> saat berhadapan dengan tuan rumah PSPS Pekanbaru, Selasa (23\/07).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ya, setibanya di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, sekitar pukul 12.30 WIB, tak ada panitia penjemputan yang menunggu tim. Padahal sesuai regulasi kompetisi, itu merupakan kewajiban tuan rumah. Tunggu punya tunggu masih tak ada juga bus yang hadir ke bandara. Hingga akhirnya diputuskan tim menuju hotel dengan menyewa kendaraan sendiri yaitu bus Damri dan beberapa taksi bandara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Padahal (penjemputan) itu kan sesuai regulasi. Tapi itu urusan mereka (PSPS Pekanbaru). Soal sanksi biar Liga yang menentukan,&#8221; ujar Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi dihubungi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fornews<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Minggu (21\/07) sore.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_38521\" aria-describedby=\"caption-attachment-38521\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-38521\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190721-WA0018-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190721-WA0018-300x225.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190721-WA0018-768x576.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190721-WA0018-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190721-WA0018-750x563.jpg 750w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190721-WA0018.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38521\" class=\"wp-caption-text\">Tim Sriwijaya FC terpaksa naik bus Damri dan taksi bandara untuk menuju hotel setibanya di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Minggu (21\/07) siang, karena tidak dijemput panitia dari tuan rumah PSPS Pekanbaru. (media officer sriwijaya fc)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Kas, dirinya tak mau ambil pusing soal perlakuan tuan rumah kepada timnya. Dirinya justru memilih fokus kepada pertandingan nanti. Sebab, Sriwijaya membidik kemenangan untuk mengamankan posisi di klasemen sementara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Saya sudah ingatkan kepada pemain untuk tidak memikirkan hal lain selain pertandingan. Kita harus fokus ke pertandingan dan menang. Tidak boleh terpengaruh dengan hal-hal kecil seperti ini,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, malam ini Yongki Aribowo dkk dijamu makan malam di rumah kapten tim Ambrizal di Pekanbaru. Kegiatan ini sebagai bentuk keakraban dan telah terbangun sejak awal tim terbentuk. Seperti sebelumnya saat di Yogyakarta, tim juga dijamu oleh Muhammad Hamdan Zamzani dengan berbagai makanan khas Yogyakarta. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Sriwijaya FC sempat mendapat perlakuan tak mengenakkan setibanya di Pekanbaru, Minggu (21\/07) siang. Meski demikian, hal itu tak mengurangi fokus Laskar Wong Kito saat berhadapan dengan tuan rumah PSPS Pekanbaru, Selasa (23\/07).\u00a0 Ya, setibanya di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, sekitar pukul 12.30 WIB, tak ada panitia penjemputan yang menunggu tim. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":38520,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[13],"tags":[9624,11608,966],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/IMG-20190721-WA0012.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-a1h","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38519"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38519"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38519\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38684,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38519\/revisions\/38684"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38520"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}