
{"id":38901,"date":"2019-07-28T16:28:02","date_gmt":"2019-07-28T09:28:02","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=38901"},"modified":"2024-06-17T20:00:43","modified_gmt":"2024-06-17T13:00:43","slug":"malam-ini-ziarah-adjib-hamzah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/malam-ini-ziarah-adjib-hamzah\/","title":{"rendered":"Malam ini: Ziarah Adjib Hamzah"},"content":{"rendered":"<p><strong>JOGJA, fornews.co <\/strong>&#8212; Studio Pertunjukan Sastra bekerja sama dengan Taman Budaya Yogyakarta dan Dewan Teater Yogyakarta kembali menggelar <em>&#8220;Bincang-Bincang Sastra&#8221;<\/em> edisi 166 bertajuk \u201cZiarah A.Adjib Hamzah: Sosok dan Karya\u201d.<\/p>\n<p>Acara ini berlangsung malam ini, Ahad, 28 Juli 2019 pukul 20.00-23.00 di Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta, di Jalan Sri Wedani 1 Yogyakarta, menghadirkan A.S. Adham (putra <em>alm<\/em>. A. Adjib Hamzah) serta Brisman H.S. (Teater Ramada) selaku pembicara.<\/p>\n<p>Selain itu, <em>performance<\/em> Dewan Teater Jogjakarta akan membawakan dramatik reading salah satu naskah drama karya A. Adjib Hamzah, mantan Pemimpin Redaksi Majalah <em>Suara Muhammadiyah<\/em>.<\/p>\n<p><strong>Ziarah Adjib Hamzah<\/strong><\/p>\n<p>Studio Pertunjukan Sastra (SPS) mengajak para pencinta sastra dan teater di Jogja kembali berziarah, mengenal dan mengenang sosok maestro sastra Jogjakarta, Adham Adjib Hamzah.<\/p>\n<p>Bagi generasi milenial, nama A. Adjib Hamzah mungkin masih terdengar asing di telinga. Padahal ia merupakan sastrawan tanah air yang telah banyak melahirkan karya sastra baik berupa novel, cerpen, dan drama. Adjib Hamzah adalah salah satu tokoh sastra yang bertumbuh dan dibesarkan di Kota Jogja.<\/p>\n<p>Di Kota Jogja, yang kala itu sebagai Ibu Kota Negara di masa awal kemerdekaan, telah mendorong sejumlah sastrawan seantero tanah air untuk berbondong-bondong datang dan menempa diri.<\/p>\n<p>Iklim kota budaya dan seni nan kental telah memantik kreativitas kesastraan, seni rupa, teater, dan lainnya untuk tumbuh berkecambah. Adjib Hamzah menjadi salah satunya.<\/p>\n<p>Proses kreatifnya di bidang kesastraan dimulai sejak masa awal kemerdekaan bersama sang adik, Hadjid Hamzah, berbarengan dengan Nasjah Djamin, Kirdjomuljo, Motinggo Boesje, Bastari Asnin, dan\u00a0 para sastrawan sezaman lainnya.<\/p>\n<p>Kecintaannya pada dunia seni dan filsafat dibuktikan dengan riwayat pendidikan formal yang ditempuhnya, yakni di Sekolah Musik Indonesia Jogjakarta, Asdrafi, dan Akademi Metafisika Jogjakarta.<\/p>\n<p>Di sela hari-harinya yang suntuk dengan mesin tik di meja kerjanya, A. Adjib Hamzah juga aktif dalam dunia teater. Ia pernah menjadi guru drama di SMP Muhammadiyah III B, di SPG Muhammadiyah I Jogjakarta, di SMP Muhammadiyah V Putri, sempat melatih murid-murid SD Muhammadiyah Suronatan, dan mengajar dramaturgi serta penulisan skenario film pada Fakultas Ilmu Dakwah Masjid Syuhada Jogjakarta.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" width=\"234\" height=\"300\" class=\"wp-image-38904\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/ziarah-adjib-hamzah-3-234x300.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/ziarah-adjib-hamzah-3-234x300.jpg 234w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/ziarah-adjib-hamzah-3.jpg 375w\" sizes=\"(max-width: 234px) 100vw, 234px\" \/><\/p>\n<p>Adjib Hamzah juga mendirikan kelompok Teater Ramada di tempat tinggalnya, di Notoprajan. Terkait dengan dunia drama, ayah dari Affan Safani Adham, Azam Sauki Adham, Amin Sa\u2019adi Adham, Arief Subhan Adham, Annas Solikhin Adham, Abbas Sani Adham, Anna Sophia Adham dan Amran Sahrani Adham, merupakan penulis buku <em>\u201c<\/em><em>Pengantar Bermain Drama<\/em><em>\u201d<\/em> (CV. Rosda, 1985) yang menjadi buku bacaan wajib di sejumlah sekolah dan kampus di Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Karyanya diangkat di layar kaca<\/strong><\/p>\n<p>\u201cBoleh dibilang Adjib Hamzah merupakan maestro di bidang sastra, khususnya di Jogjakarta. Karya-karyanya telah mengisi sejumlah media massa tanah air, pun telah memenangkan sejumlah penghargaan. Di antaranya, <em>\u201c<\/em><em>Pembela Keadilan<\/em><em>\u201d<\/em>, menjadi pemenang pertama dalam Sayembara Besar Mengarang PN Balai Pustaka dan diterbitkan Balai Pustaka tahun 1968,\u201d beber Sukandar selaku koordinator acara kali ini.<\/p>\n<p>\u201cKarya beliau yang lain berjudul <em>\u201c<\/em><em>Tabah Si Anak Laut<\/em><em>\u201d<\/em> juga menjadi pemenang pertama sayembara yang diadakan <em>Kedaulatan Rakyat<\/em> dan diterbitkan oleh <em>Kedaulatan Rakyat<\/em> tahun 1971. Atas dedikasinya pada dunia sastra inilah, A.Adjib Hamzah menerima Penghargaan Seni dari Pemerintah Daerah Istimewa Jogjakarta pada tahun 1993,\u201d imbuh Kandar.<\/p>\n<p>Apresiasi terhadap karya-karya sastrawan Kota Gudeg ini sebenarnya juga cukup menggembirakan. Hal itu dapat dilihat dari beberapa karya Adjib Hamzah yang telah diangkat ke layar kaca dan layar lebar, antara lain <em>Gudeg Yogya<\/em> (film, 1962), <em>Tiga Siluet<\/em> (sinetron, 1985), dan <em>Hengki<\/em> (sinetron, 1986). Karyanya berupa drama radio diputar di RRI Nusantara II Yogyakarta sejak 1957-1985. Ia juga mengisi sinetron di TVRI Stasiun Yogyakarta sejak tahun 1972-1986.<\/p>\n<p><strong>Pribadi yang disiplin<\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" width=\"300\" height=\"300\" class=\"wp-image-38906 size-medium\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/ziarah-adjib-hamzah-2A-300x300.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/ziarah-adjib-hamzah-2A-300x300.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/ziarah-adjib-hamzah-2A-150x150.jpg 150w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/ziarah-adjib-hamzah-2A-75x75.jpg 75w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/ziarah-adjib-hamzah-2A.jpg 400w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Sebagai pribadi, sastrawan kelahiran Jogjakarta, 4 Juni 1938 ini dikenal sebagai penulis yang disiplin. Berdasar kesaksian sang putra, A.S Adham, hampir sepanjang hari A. Adjib Hamzah bisa duduk di depan mesin tiknya. Bahkan tamu yang tengah bertandangpun harus sabar menunggu jika ingin bertemu, apalagi saat beliau fokus di depan meja kerjanya.<\/p>\n<p>Selain itu, kegiatannya di bidang teater, yakni Teater Ramada juga menarik untuk dikupas lebih lanjut. Maka pada Bincang-bincang Sastra kali ini sengaja dihadirkan Brisman H.S., selaku penggiat teater yang diberi kepercayaan secara langsung oleh A. Adjib Hamzah untuk mengelola Teater Ramada. Teater Ramada adalah sempalan dari sebuah teater dengan sejarah besar di Jogjakarta bahkan Indonesia, yakni Teater Muslim.<\/p>\n<p>Tradisi kepenulisan di suatu kelompok teater menjadi satu hal yang penting baginya. Oleh sebab itu, selain melatih bermain drama Adjib Hamzah juga melatih murid-muridnya dalam hal penulisan kreatif di Teater Ramada.<\/p>\n<p>\u201cSosok Adjib Hamzah pun sastrawan lain di masa lalu beserta karya-karyanya tentu tidak boleh dilupakan begitu saja. Dari merekalah jagad sastra tanah air ini tumbuh dan berkembang.<\/p>\n<p>Sebuah tanggung jawab moral bagi kita generasi selanjutnya untuk meneruskan tongkat estafet merawat dan mengembangkannya. Salah satu caranya dengan hadir menghikmati acara Bincang-Bincang Sastra kali ini. Acara yang rutin digelar setiap akhir bulan ini terbuka untuk umum dan gratis,\u201d pungkas Sukandar. (<strong>adam<\/strong>)<\/p>\n<span class=\"embed-youtube\" style=\"text-align:center; display: block;\"><iframe class='youtube-player' width='640' height='360' src='https:\/\/www.youtube.com\/embed\/VWVQWgjfdv0?version=3&#038;rel=1&#038;showsearch=0&#038;showinfo=1&#038;iv_load_policy=1&#038;fs=1&#038;hl=id-ID&#038;autohide=2&#038;wmode=transparent' allowfullscreen='true' style='border:0;' sandbox='allow-scripts allow-same-origin allow-popups allow-presentation'><\/iframe><\/span>\n<p>instagram:<br \/>\n<strong>FORNEWS OFFICIAL<\/strong><br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/fornewsofficial\/\"><strong>@fornewsofficial<\/strong><\/a><\/p>\n<p>facebook:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/Fornews.co\/\"><strong>fornews.co<\/strong><\/a><\/p>\n<p><strong>FORNEWS BIRO JOGJA<\/strong><br \/>\ninstagram:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/fornewsjogja\/\"><strong>@fornewsjogja<\/strong><\/a><\/p>\n<p>youtube:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCJ4Ax9DwC-UoJKH1fxVgweQ\"><strong>Fornews Jogja<\/strong><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/mudik-lewat-kulon-progo-dapat-layanan-kesehatan-gratis\/www.fornews.co\">www.fornews.co<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JOGJA, fornews.co &#8212; Studio Pertunjukan Sastra bekerja sama dengan Taman Budaya Yogyakarta dan Dewan Teater Yogyakarta kembali menggelar &#8220;Bincang-Bincang Sastra&#8221; edisi 166 bertajuk \u201cZiarah A.Adjib Hamzah: Sosok dan Karya\u201d. Acara ini berlangsung malam ini, Ahad, 28 Juli 2019 pukul 20.00-23.00 di Ruang Seminar Taman Budaya Yogyakarta, di Jalan Sri Wedani 1 Yogyakarta, menghadirkan A.S. Adham [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":38902,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[18,4],"tags":[26945,26946],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/07\/ziarah-adjib-hamzah.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-a7r","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38901"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38901"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38901\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":85949,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38901\/revisions\/85949"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38902"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}