
{"id":40547,"date":"2019-09-03T12:50:23","date_gmt":"2019-09-03T05:50:23","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=40547"},"modified":"2019-11-30T01:10:27","modified_gmt":"2019-11-29T18:10:27","slug":"pastikan-roda-pemerintahan-berjalan-gubernur-sumsel-tunjuk-plh-bupati-muara-enim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pastikan-roda-pemerintahan-berjalan-gubernur-sumsel-tunjuk-plh-bupati-muara-enim\/","title":{"rendered":"Pastikan Roda Pemerintahan Berjalan, Gubernur Sumsel Tunjuk Plh Bupati Muara Enim"},"content":{"rendered":"<p><b>PALEMBANG, fornews.co<\/b><span> &#8211; Sejak ditangkap dan dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (02\/09) malam, hingga kini belum ada keterangan mengenai status Bupati Muara Enim Ahmad Yani.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penangkapan Bupati dan pejabat Pemkab Muara Enim mendapat perhatian Gubernur Sumsel Herman Deru. Herman pun mengungkapkan betapa dirinya terkejut mendengar kabar tersebut. Namun Herman belum dapat berkomentar banyak karena AY belum ditetapkan statusnya apakah tersangka atau hanya saksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya sedih sejak pagi, dan terkejut karena harus kehilangan teman saya,\u201d kata Herman ditemui usai Sertijab Kepala BPK Perwakilan Sumsel di kantor BPK Perwakilan Sumsel, Selasa (03\/09).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar kabar AY diamankan KPK, Herman pun berusaha mengonfirmasi rekan-rekannya untuk memastikan hal tersebut. Termasuk menelpon AY secara langsung. Akan tetapi hingga siang ini Herman belum mengetahui keberadaan pasti AY.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan Herman baru mengetahui dari media massa kalau AY telah dibawa ke gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan. Kalau sudah begitu, kata Herman, maka dirinya masih menunggu pemberitahuan resmi KPK mengenai status AY dalam 1&#215;24 jam usai penangkapan. Jika ditetapkan KPK sebagai tersangka, maka Herman sebagai gubernur akan segera menunjuk Pelaksana Harian (Plh) Bupati Muara Enim.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Penunjukan Pelaksana Harian (Plh) untuk menjalankan roda pemerintahan. Karena bagaimanapun tidak boleh terjadi kekosongan (pimpinan) meskipun satu detik pun,&#8221; tegasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyoroti dugaan kasus yang membelit Bupati Muara Enim ini, Herman mengatakan, pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintahan dilakukan menggunakan Unit Pelayanan Lelang (ULP). Jika ada yang menerima tentunya ada yang memberi, tentunya hal ini perlu didalami.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Herman juga berpesan kepada seluruh pejabat untuk menjaga marwah yang diberikan rakyat. Selain itu, jaga juga amanah yang diberikan rakyat serta keluarga agar menjalankan tugas dengan baik dan benar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKalau sudah ada kabar kami akan evaluasi. Kalau sekarang belum bisa,\u201d singkatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menangkap empat orang di antaranya Bupati Muara Enim AY, dua pejabat Pemkab Muara Enim dan pengusaha. Kini, keempatnya telah dibawa ke gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan. Barang bukti yang berhasil diamankan dalam OTT tersebut yakni uang sebesar USD35 ribu diduga terkait proyek Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat. (alu)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Sejak ditangkap dan dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (02\/09) malam, hingga kini belum ada keterangan mengenai status Bupati Muara Enim Ahmad Yani.\u00a0 Penangkapan Bupati dan pejabat Pemkab Muara Enim mendapat perhatian Gubernur Sumsel Herman Deru. Herman pun mengungkapkan betapa dirinya terkejut mendengar kabar tersebut. Namun Herman belum dapat berkomentar banyak karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":40548,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[12110,12109,12112],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/09\/IMG_20190903_143232.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-axZ","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40547"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40547"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40547\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40551,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40547\/revisions\/40551"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40548"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40547"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40547"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40547"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}