
{"id":4068,"date":"2016-12-15T16:45:35","date_gmt":"2016-12-15T09:45:35","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/?p=4068"},"modified":"2017-12-26T00:09:18","modified_gmt":"2017-12-25T17:09:18","slug":"ini-pecahan-uang-kertas-dan-logam-tahun-emisi-2016-yang-dikeluarkan-bi-pekan-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/ini-pecahan-uang-kertas-dan-logam-tahun-emisi-2016-yang-dikeluarkan-bi-pekan-depan\/","title":{"rendered":"Ini Pecahan Uang Kertas dan Logam Tahun Emisi 2016 yang Dikeluarkan BI Pekan Depan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">JAKARTA- Bank Indonesia (BI) segera mengeluarkan satu seri uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016, yang terdiri dari tujuh pecahan uang kertas dan empat pecahan uang logam dengan gambar pahlawan, pada 19 Desember nanti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Suhaedi mengungkapkan, uang kertas yang akan diterbitkan terdiri dari nilai nominal Rp100.000; Rp50.000; Rp20.000; Rp10.000; Rp5.000; Rp2.000; dan Rp1.000. untuk uang logam terdiri atas pecahan Rp1.000; Rp500; Rp200; dan Rp100.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUang baru tersebut akan dilengkapi dengan unsur pengamanan yang lebih kuat untuk menanggulangi peredaran uang palsu. Antara lain melalui penguatan unsur pengaman antara lain dilakukan melalui\u00a0<em>color shifting, rainbow feature, latent image, ultra violet feature, tactile effect,<\/em><em>\u00a0<\/em>dan<em>\u00a0<\/em><em>rectoverso,<\/em>\u201d ungkapnya, pada forum tematik Bakohumas, di Ruang Candra, Gedung Kebon Sirih Lantai 6, Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, Kamis (15\/12) pagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suhaedi menjelaskan, saat dikeluarkan uang emisi 2016 nanti, uang yang lama tetap berlaku. Namun, pada waktunya, Bank Indonesia akan mengumumkan pecahan mana, emisi kapan yang akan ditarik secara bertahap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia menunjuk contoh, saat BI sudah mengumumkan uang mana yang akan ditarik, masyarakat yang memegang uang tersebut bisa menukar uang tersebut dalam jangka 5 tahun di seluruh bank di seluruh Indonesia. \u00a0Setelah periode lima tahun, masyarakat tetap bisa menukarkan uang lama di Bank Indonesia di cabang-cabang seluruh Indonesia dalam jangka waktu 10 tahun setelah pengumuman. \u201cJadi yang kita cetak sekarang ini, kita dapat karena yang masih dibutuhkan oleh masyarakat secara luas. Kami melakukan survei ke seluruh wilayah Indonesia, sampai pecahan mana yang masih dibutuhkan secara banyak,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Survei yang dilakukan BI kepada respon seluruh Indonesia, ditemukan bahwa permintaan uang pecahan Rp50, dan Rp25 masih rendah. Meski demikian, persediaan uang tersebut masih ada. \u201cInilah pentingnya edukasi kita, sosialisasi kita supaya masyarakat bisa lebih cepat paham,<em>\u00a0<\/em><em>literate<\/em>\u00a0mengenai ciri-ciri tentang keaslian uang. Sosialisasi 3D paling efektif dilakukan,\u201d sambungnya<strong>.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suhaedi melanjutkan, sebagai satu-satunya lembaga yang berwenang melakukan pengeluaran, pengedaran, dan\/atau pencabutan dan penarikan rupiah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, Bank Indonesia berupaya memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat. \u201cPenerbitan uang baru dilakukan agar pertumbuhan ekonomi sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih jauh Suhaedi memaparkan, dari sisi\u00a0<em>color shifting,<\/em>\u00a0apabila dilihat dari sudut pandang yang berbeda, akan terjadi perubahan warna secara kontras. Dari sisi <em>rainbow feature<\/em>, apabila dilihat dari sudut pandang tertentu akan muncul gambat tersembunyi multi warna berupa angka nominal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari sisi\u00a0<em>latent image<\/em>, apabila dilihat dari sudut tertentu akan muncul gambar tersembunyi berupa teks BI pada bagian depan dan angka nominal pada bagian belakang. Dari sisi ultra violet feature (level 2), dilakukan penguatan desain UV feature yanh memendar menjadi dua warna di bawah sinar UV.\u00a0Dari sisi\u00a0<em>rectoverso,<\/em>\u00a0apabila diterawang akan terbentuk gambar saling isi berupa logo BI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTak hanya itu, desain uang tahun emisi (TE) 2016 dilakukan dengan penyempurnaan fitur kode tuna netra\u00a0<em>(blind code)<\/em><em>\u00a0<\/em>dengan melakukan perubahan desain pada bentuk kode tuna netra berupa efek rabaan\u00a0<em>(tactile effect)<\/em><em>\u00a0<\/em>untuk membantu membedakan antar pecahan dengan lebih mudah. Pada saat kita mendesain uang baru ini, kita bertemu dengan lebih dari 10 orang. Kemudian kita uji cobakan. Mereka alhamdulillah bisa dengan cepat membedakan,\u201d urainya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fitur ini, tambahnya, mempermudah identifikasi dan meningkatkan aksesibilitas uang rupiah bagi penyandang tuna netra. Sesuai dengan amanat UU Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Hak-Hak Penyandang Disabilitas. Perubahan lain pada uang rupiah Tahun Emisi 2016, antara lain penyesuaian penggunaan gambar pahlawan sesuai Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional sebagai Gambar Utama pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemilihan gambar pahlawan dilakukan melalui proses focus group discussion (FGD) dengan sejarawan, akademisi, instansi terkait (Kemenkeu, Kemensos), dan pemda. Juga memperhatikan prioritas provinsi yang belum terakomodasi dalam uang rupiah; pahlawan yang berjuang di lingkup nasional, mempunyai dampak besar, dan nilai patriotisme; serta memiliki ketokohan seperti nama pahlawan sudah digunakan sebagai nama fasilitas umum,\u201d tandasnya. (tul)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA- Bank Indonesia (BI) segera mengeluarkan satu seri uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016, yang terdiri dari tujuh pecahan uang kertas dan empat pecahan uang logam dengan gambar pahlawan, pada 19 Desember nanti. Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Suhaedi mengungkapkan, uang kertas yang akan diterbitkan terdiri dari nilai nominal Rp100.000; Rp50.000; Rp20.000; Rp10.000; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4069,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[48],"tags":[9],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2016\/12\/BI.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-13C","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4068"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4068"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4068\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15242,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4068\/revisions\/15242"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4069"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4068"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4068"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4068"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}