
{"id":40964,"date":"2019-09-16T19:40:04","date_gmt":"2019-09-16T12:40:04","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=40964"},"modified":"2019-12-06T23:18:29","modified_gmt":"2019-12-06T16:18:29","slug":"konsentrasi-hilang-poin-psps-riau-melayang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/konsentrasi-hilang-poin-psps-riau-melayang\/","title":{"rendered":"Konsentrasi Hilang, Poin PSPS Riau Melayang"},"content":{"rendered":"<p><b>PALEMBANG, fornews.co<\/b><span> &#8211; Satu kesalahan yang dilakukan pemain PSPS Riau harus dibayar mahal dengan kehilangan poin saat bentrok dengan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Senin (16\/09) sore.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sukses menahan imbang Sriwijaya FC di babak I, membuat harapan PSPS Riau mencuri poin dari Palembang melambung. Apalagi di awal babak II, Sriwijaya mengendurkan tekanan yang membuat permainan cepat PSPS berkembang dan berbalik menekan Sriwijaya. Akan tetapi hilangnya konsentrasi barisan pertahanan mengantisipasi serangan balik Sriwijaya membuat lubang di belakang. Hal itu mampu dimanfaatkan dengan sempurna oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">winger<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sriwijaya, Yohanis Nabar, yang melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti tanpa ada gangguan sama sekali. Gol di menit 72 itu menjadi satu-satunya gol di pertandingan tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Apapun itu saya berpuas hati dengan keseluruhan jalannya pertandingan. Memang kita tidak bermain terbuka karena fokus untuk melakukan serangan balik. Pemain saya hilang konsentrasi saat ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crossing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari sisi kiri dan tidak ada yang menutup Yohanis Nabar. Jadi itu kesempatan dia cetak gol,&#8221; ujar Pelatih PSPS Riau Raja Isa pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">post match<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">press conference<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Senin (16\/09) sore.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Raja, bicara peluang, pemainnya juga sempat mencatatkan beberapa kesempatan menjebol gawang Sriwijaya. Seperti peluang yang didapatkan Firman Septian yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Sriwijaya, Galih Sudaryono yang disebut Raja seharusnya bisa menjadi gol. Akan tetapi pelatih yang kaya pengalaman ini paham dalam sepak bola semua bisa terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Inilah sepak bola, sebagai pelatih saya bertanggungjawab sepenuhnya atas hasil ini. Secara keseluruhan saya apresiasi pemain yang telah berupaya maksimal, hanya saja mereka hilang sedikit konsentrasi saat terjadinya gol Sriwijaya dan akan kita perbaiki saat berhadapan dengan Aceh Babel United,&#8221; tutur pelatih asal Malaysia ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, striker PSPS Riau Fiwi Dwipan menambahkan, semua pemain PSPS telah berjuang. Namun apapun hasil di pertandingan tadi sudah menjadi ketetapan Allah SWT.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Walaupun kita sudah berjuang maksimal, tapi Allah SWT belum kasih hasil terbaik buat kita,&#8221; ujar pemain asal Medan, Sumatra Utara ini. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Satu kesalahan yang dilakukan pemain PSPS Riau harus dibayar mahal dengan kehilangan poin saat bentrok dengan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Senin (16\/09) sore.\u00a0 Sukses menahan imbang Sriwijaya FC di babak I, membuat harapan PSPS Riau mencuri poin dari Palembang melambung. Apalagi di awal babak II, Sriwijaya mengendurkan tekanan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":40965,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[13],"tags":[12227,9624,11623,966,11846],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/09\/IMG_20190917_010952.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-aEI","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40964"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40964"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40964\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40966,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40964\/revisions\/40966"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40965"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40964"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40964"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40964"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}