
{"id":41552,"date":"2019-10-09T16:15:06","date_gmt":"2019-10-09T09:15:06","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=41552"},"modified":"2019-12-07T01:57:19","modified_gmt":"2019-12-06T18:57:19","slug":"bikin-ktp-dan-npwp-palsu-reno-diciduk-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/bikin-ktp-dan-npwp-palsu-reno-diciduk-polisi\/","title":{"rendered":"Bikin KTP dan NPWP Palsu, Reno Diciduk Polisi"},"content":{"rendered":"<p><b>KAYUAGUNG, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Terdesak kebutuhan ekonomi membuat Reno (33) warga Desa Tulung Selapan Ilir, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) nekat menerima jasa pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu NPWP palsu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pria yang memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">skill<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di bidang fotografi dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">editing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini mengaku mulai melakukan aksinya sejak merasa kesulitan dalam perekonomian kurang lebih lima bulan lalu. Bahkan, dari pengakuannya dirinya telah mencetak sekitar 100 lembar KTP palsu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Saya lakukan ini sejak ekonomi sulit dan harus memenuhi kebutuhan anak istri,&#8221; ujarnya saat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">press release<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Mapolres OKI, Rabu (09\/10).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbekal printer, laptop dan kertas PPC, Reno mampu mencetak KTP palsu satu lembar dalam sehari. Sementara untuk memesan jasa Reno, konsumen menghubungi melalui WhatsApp. Dalam satu kali menggunakan jasanya, Reno mengatakan biasanya ia menerima upah dikisaran Rp50 ribu &#8211; Rp150 ribu. Sementara data konsumen sendiri langsung didapatkan dari pemesan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan ilegal yang dilakukan Reno akhirnya terhenti setelah anggota Polres OKI menangkapnya. Penangkapan ini berdasarkan laporan dari warga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kita masih terus dalami dan melakukan pengembangan apakah ada pelaku lain atau jaringan yang terkait dengan kasus ini,&#8221; kata Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Donni, berdasarkan informasi sementara, KTP palsu yang dibuat oleh pelaku kebanyakan digunakan untuk transaksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, rental mobil dan transaksi lain yang mengharuskan mencantumkan KTP untuk verifikasi identitas. Bahkan, pesanan yang masuk bukan hanya dari wilayah Sumsel tapi juga dari beberapa daerah lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Untuk sementara pelakunya tunggal tapi masih akan kami dalami. Selain itu, untuk warga yang merasa tertipu atas kejadian ini kita imbau untuk segera melapor,&#8221; tuturnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Pelaku melanggar UU Tentang Administrasi Kependudukan No 24 Tahun 2013 dan terancam hukuman 10 tahun dan denda Rp1 miliar,&#8221; imbuh Donni. (rif)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, fornews.co &#8211; Terdesak kebutuhan ekonomi membuat Reno (33) warga Desa Tulung Selapan Ilir, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) nekat menerima jasa pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu NPWP palsu.\u00a0 Pria yang memiliki skill di bidang fotografi dan editing ini mengaku mulai melakukan aksinya sejak merasa kesulitan dalam perekonomian kurang lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":41553,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[2],"tags":[12362,12363,10726],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/10\/IMG-20191009-WA0066.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-aOc","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41552"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41552"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41552\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41554,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41552\/revisions\/41554"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41553"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}