
{"id":41642,"date":"2019-10-12T17:53:41","date_gmt":"2019-10-12T10:53:41","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=41642"},"modified":"2019-12-07T02:03:43","modified_gmt":"2019-12-06T19:03:43","slug":"peternak-di-lais-pertama-kali-yang-produksi-pakan-ternak-teknologi-mososa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/peternak-di-lais-pertama-kali-yang-produksi-pakan-ternak-teknologi-mososa\/","title":{"rendered":"Peternak di Lais Pertama Kali Produksi Pakan Ternak Teknologi Mososa"},"content":{"rendered":"<p><b>SEKAYU, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Pemerintah Kecamatan Lais bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Pemerintah Desa Purwosari memproduksi pakan ternak dengan teknologi Mososa. Tak hanya di Muba, teknologi ini juga baru pertama kali dikembangkan di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan pakan ternak yang hemat dan berkualitas. Tak hanya mur\u00ad\u00adah dan mudah dibuat sendiri, pakan tern\u00adak alternatif ini di\u00adk\u00adlaim mampu bertahan hingga berbulan-bu\u00adlan bahkan hingga sa\u00adtu tahun. Sehingga pe\u00adte\u00adrnak tidak lagi khaw\u00adatir dengan kela\u00adngka\u00adan pakan hijauan di k\u00adala musim kemarau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui bimbingan tangan dingin Hary Agus Wibowo akademisi Universitas Sriwijaya, sedikit demi sedik\u00ad\u00adit warga di Kecamat\u00adan Lais mulai bisa me\u00admbuat pakan ternak dengan teknologi Mo\u00adso\u00adsa. Di antaranya adal\u00adah enam kelompok wa\u00adrga Desa Purwosari, Kecam\u00adatan Lais.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eko warga RT 2 Dusun 6, Desa Pu\u00adrwosari, Kecamatan La\u00adis, Kabu\u00ad\u00adpaten Muba, mengucap\u00adk\u00adan terima kasih atas kegigihan Pemkab Muba me\u00adla\u00adlui Pemerintah Ke\u00adcam\u00adatan Lais, sehin\u00adgga dirinya dan warga De\u00adsa Purwosari ki\u00adni ma\u00admpu membuat pa\u00adkan te\u00adrnak yang mur\u00adah dan berkualitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Terima kasih Pak Bup\u00ad\u00adati, melalui Pak Ca\u00adm\u00adat Lais, kini kami ma\u00admpu membuat pakan te\u00adrnak dengan tekn\u00adologi Mososa,&#8221; ujar Eko, Jumat (11\/10).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Eko, kurang dari satu minggu diri\u00ad\u00adnya dan rekan-rekan\u00adya mampu memb\u00aduat pa\u00adk\u00adan ternak mel\u00adalui limbah sawit, dicam\u00adp\u00ad\u00adur dengan karbohi\u00add\u00adr\u00adat (s\u00adolid sawit\u00ad), vitamin (jerami), pro\u00ad\u00adtein (m\u00adagot), miny\u00adak\u00ad\/lemak (CPO) dan min\u00aderal serta daun-da\u00adunan. Semua dijadikan te\u00adpung yang akan dipad\u00adatkan me\u00adnjadi pakan un\u00adtuk menjadi pelet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lanjut Eko men\u00ad\u00aderangkan, bahan yang dikelola adalah wa\u00adf\u00ader dengan bahan be\u00adru\u00adpa jerami, daun keri\u00adng, sagu sebagai pel\u00adekat, EM4, tetes teb\u00adu, bubuk keran\u00adg, ded\u00adak jagung. Fermentasi bahannya EM4, tetes tebu, garam, jerami, selase, ded\u00adak dan sedikit jagung dengan proses pali\u00adng lamb\u00adat 14 hari. Superwela bahan gula merah atau nira saw\u00adit, kera\u00adng bubuk, kacang mer\u00adah, kacang hijau, bu\u00adbuk jagun\u00adg, gula pas\u00adir, mine\u00adral, urea dan selase bahan berupa daun-daunan hijau sesuai dengan kesuka\u00adan binatang seperti kambin\u00adg.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Malam ini, hasil pr\u00adoduksi kami telah di\u00aduji coba dengan tern\u00adak sapi dan kambing. Alhamdulillah ternak tersebut menyukain\u00adya,&#8221; jelas Eko.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terpisah, Kepala Desa Purwosari Mustamil Jali menjelaskan, dalam waktu ku\u00adra\u00adng dari sebulan, sud\u00adah berdiri enam ke\u00ad\u00adlomp\u00adok peternak yang mas\u00ading-masing kel\u00adompok terdiri dari 15 Kepa\u00adla Keluarga. Saat ini masing-masi\u00adng kelo\u00admpok telah mendapatk\u00adan 10 ekor kambing yang berasal dari ban\u00adtuan Baznas Muba dan 3 unit me\u00adsin pembua\u00adtan pakan, yakni mes\u00adin penca\u00adcah (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chopper\u00ad<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), mesin penc\u00aduci (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">w\u00adashing\u00ad<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), dan mesin pengeri\u00adng yang diangg\u00adarkan melalui dana ADD at\u00ad\u00adau dana APBN tahun 2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedepan, dengan kerja keras pemerintah dan masyarakat, Tamil ber\u00adha\u00adrap dapat mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran khu\u00adsusnya di Desa Pur\u00adw\u00adosari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kita berhar\u00ad\u00adap dengan upaya ini dapat meningkatkan pen\u00ad\u00adghasilan masyarakat,&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih jauh Tamil men\u00ad\u00adjelaskan, jumlah pe\u00adn\u00adduduk Desa Purwosa\u00adri sebanyak 1.200 KK. Ol\u00adeh karena itu diharapkan ked\u00adepan Pemkab Muba dap\u00adat menambah kelompok pe\u00adternakan lebih banyak lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Insyaallah tingkat kemiskinan di Kecam\u00ad\u00adatan Lais akan berk\u00adu\u00adrang. Harapan kede\u00adpan Desa Purwosari men\u00adjadi ikon percont\u00adohan di bidang pertan\u00adian termasuk pembuat\u00adan pakan ternak,&#8221; pu\u00adngk\u00adasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Camat La\u00ad\u00adis Deni Sukmana mengatakan, hal ini salah satu progr\u00adam pengentasan kemiskinan masyara\u00adk\u00adat dengan memanfaa\u00adtk\u00adan teknologi Moso\u00adsa, sehingga selain hewan ternak mendapatkan proses pengg\u00ademukan dengan lebih murah, peternak juga dapat membuat pakan seca\u00adra mudah dan alami.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, pusat pe\u00ad\u00adlayanan inkubator bi\u00adsnis di Kecamatan La\u00adis salah satu fungsinya yakni Pendampingan, Pemb\u00adinaan dan Pelat\u00adihan yang berkesinam\u00adbungan mengacu dengan Per\u00adpres No. 27 ta\u00adhun 20\u00ad19 tentang pe\u00adngemban\u00adgan inkubator wiraus\u00adaha merupak\u00adan payung hukum kebi\u00adjakan nas\u00adional dalam pelaksan\u00adaan kegia\u00adtan pengemb\u00adangan in\u00adkubator wira\u00adusaha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lanjut Deni me\u00ad\u00adngatakan, pihaknya berkonsentrasi memba\u00adn\u00adtu masyarakat yang masuk dalam basis data terpadu, karena Ke\u00adcamatan Lais term\u00adasuk kategori masyar\u00adakat tertinggi tingk\u00adat kemiskinan di Kab\u00adupa\u00adten Muba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kita akan mencoba meminim\u00adalis\u00adir angka kemisk\u00adinan secara terpadu dan bersama-sama,&#8221; tukasnya. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co &#8211; Pemerintah Kecamatan Lais bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Pemerintah Desa Purwosari memproduksi pakan ternak dengan teknologi Mososa. Tak hanya di Muba, teknologi ini juga baru pertama kali dikembangkan di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan pakan ternak yang hemat dan berkualitas. Tak hanya mur\u00ad\u00adah dan mudah dibuat sendiri, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":41643,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[12387],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/10\/IMG-20191012-WA0053.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-aPE","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41642"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41642"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41642\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41645,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41642\/revisions\/41645"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}