
{"id":41962,"date":"2019-10-22T21:29:03","date_gmt":"2019-10-22T14:29:03","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=41962"},"modified":"2019-12-07T02:24:09","modified_gmt":"2019-12-06T19:24:09","slug":"kapolres-oki-sebut-penjagaan-proyek-tol-masih-tanggungjawab-kontraktor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/kapolres-oki-sebut-penjagaan-proyek-tol-masih-tanggungjawab-kontraktor\/","title":{"rendered":"Kapolres OKI Sebut Penjagaan Proyek Tol Masih Kewenangan Kontraktor"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>KAYUAGUNG, <a href=\"http:\/\/fornews.co\">fornews.co<\/a><\/strong> &#8211; Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ogan Komering Ilir (OKI), AKBP Donni Eka Syaputra menampik statement yang menyebutkan bahwa yang bertanggungjawab atas keamanan dan keluar masuk areal pembangunan proyek tol adalah dari aparat kepolisian.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Donni menegaskan bahwa saat ini kewenangan sepenuhnya berada di tangan pembangun. &#8220;Itu masih bukan jalan umum, masih kewenangan pembangun, pengamanan dari pihak pembangun tol,&#8221; katanya, Selasa (22\/10).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Atas kewenangan tersebut, lanjutnya, pihak pembangun atau kontraktor berhak melarang dan menghentikan jika ada kendaraan yang nekat masuk. Bahkan, tambah Donni pihak kontraktor bisa menahan kendaraan tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Yang bisa melarang adalah pengamanan mereka sendiri, kalau ada yang nekat masuk\u00a0 mereka berhak menghentikan dan menahan kendaraan tersebut (karena) memasuki lahan milik mereka dan menyerahkan kendaraan yang ditahan tersebut ke polisi dengan sebelumnya membuat LP (laporan),&#8221; jelas Donni.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Polres OKI tidak menempatkan anggota untuk menjaga pintu tol karena memang itu masih bagian dari proyek yang harus mereka jaga,&#8221; katanya melanjutkan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ditegaskan Donni, seharusnya pengendara yang taat aturan tidak memaksakan kehendak untuk masuk ke areal pembangunan. &#8220;Apalagi sebenarnya berbahaya bagi mereka sendiri karena banyak kendaraan berat di dalam yang sedang bekerja,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Apa bila terdapat percaloan dalam meloloskan kendaraan melewati jalan tol, segera laporkan kepada pihak kepolisian,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Diberikan sebelumnya, pihak kontraktor dalam hal ini PT Waskita Karya melalui perwakilannya mengungkapkan bahwa pihaknya bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk menjaga agar tidak ada yang masuk ke areal tol. Hal ini menyusul informasi terkait adanya dugaan aksi pencaloan oleh oknum agar pengendara bisa menggunakan akses tol yang sebenarnya saat ini belum diresmikan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Saya juga tidak tahu itu (ada calo), karena kita sudah serahkan ke Polres untuk pengamanannya. Kalau memang ingin ini (masuk) harus ada izinnya loh ya,&#8221; ungkapnya saat dihubungi, Senin (21\/10).<\/p>\n<p>Selain itu, dirinya juga menambahkan bahwa di pintu tol di Kayuagung seperti di Celikah sudah dipasang rambu bahwa tidak boleh ada kendaraan lain yang masuk serta penjagaan. &#8220;Kita sih berharap itu tidak ada yang masuk lagi ke situ. Di situ sudah ada rambu segala macam, selain itu bisa mengganggu pekerjaan juga,&#8221; ungkapnya. <strong>(rif)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, fornews.co &#8211; Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ogan Komering Ilir (OKI), AKBP Donni Eka Syaputra menampik statement yang menyebutkan bahwa yang bertanggungjawab atas keamanan dan keluar masuk areal pembangunan proyek tol adalah dari aparat kepolisian. Donni menegaskan bahwa saat ini kewenangan sepenuhnya berada di tangan pembangun. &#8220;Itu masih bukan jalan umum, masih kewenangan pembangun, pengamanan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":41963,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[3304],"tags":[12443],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/10\/IMG-20191022-WA0037-1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-aUO","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41962"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41962"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41962\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41967,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41962\/revisions\/41967"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41963"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41962"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41962"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41962"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}