
{"id":42083,"date":"2019-10-25T15:38:44","date_gmt":"2019-10-25T08:38:44","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=42083"},"modified":"2019-12-07T02:31:10","modified_gmt":"2019-12-06T19:31:10","slug":"jaga-kelestarian-ekosistem-sungai-pemkab-muba-siap-terapkan-biocleaner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/jaga-kelestarian-ekosistem-sungai-pemkab-muba-siap-terapkan-biocleaner\/","title":{"rendered":"Jaga Kelestarian Ekosistem Sungai, Pemkab Muba Siap Terapkan Biocleaner"},"content":{"rendered":"<p><b>SEKAYU, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Kelestarian ekosistem dan biota sungai masuk dalam salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di bawah komando Bupati Dodi Reza Alex dan Wakil Bupati Beni Hernedi. Berbagai implementasi program yang berkaitan dengan pelestarian ekosistem dan biota sungai di Muba terus digencarkan agar tetap terjaga dari dampak pencemaran lingkungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu langkah yang diambil Pemkab Muba terkait hal ini adalah rencana menerapkan sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">biocleaner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi saat menerima jajaran PT Zefa Palindo Jaya dalam rangka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sharing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tentang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">water treatment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di rumah dinas Wakil Bupati Muba, Jumat (25\/10).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Jadi biocleaner ini semacam sistem memperbaiki air sungai yang rusak yang menyebabkan hilangnya biota sungai sebagai suplai makanan bagi ikan. Penyebabnya limbah yang masuk ke sungai. Tentu ini harus dicegah agar tidak terjadi di Muba,&#8221; ujar Wakil Bupati Muba Beni Hernedi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikatakan Beni, tujuan diterapkannya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">biocleaner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini adalah untuk menjaga sumber daya perikanan sungai di Muba yang telah mengalami degradasi akibat aktivitas sekitar sungai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tidak hanya itu, rencana kedepan melalui sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">biocleaner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini juga akan ada sistem pengukuran kualitas udara di Muba yang perlu diperbaiki lagi. Supaya kualitas udara bisa terpantau secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">update real time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Owner PT Zefa Palindo Jaya, Ependi menerangkan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">biocleaner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah teknologi terbaru di bidang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">waste water treatment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (WWT) &#8211; <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sewage treatment plant<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (STP) yang telah mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">green patent technology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari USA No: 8066873 B2.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Biocleaner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berhasil melakukan riset dengan mengumpulkan berbagai tipe bakteri mikroorganisme yang bersifat anaerobic, facultative dan aerobic yang diperlukan untuk mengolah limbah organik yang ada di dalam sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">waste water treatment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Ependi, kelebihan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">biocleaner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dibandingkan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">biological treatment<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada umumnya yakni satu unit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">biocleaner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mampu mengolah air limbah organik dengan design 80-150 kg.BOD\/hari dengan berbagai kelebihan di antaranya akan meningkatkan kualitas effluent secara signifikan, mudah untuk digeser dan dipindahkan sesuai dengan kebutuhan, bakteri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">biocleaner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akan memakan bio solid yang terbentuk, sehingga praktis tidak memerlukan penanganan lumpur yang berarti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kemudian, sisa padatan anorganik bisa diambil setiap 3 sampai 5 tahun sekali. Bakteri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">biocleaner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga akan memakan amonia yang ada sehingga isu amonia dapat teratasi dengan baik,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menambahkan, teknologi ini menggunakan total energi yang sangat rendah. Berdasarkan pengalaman, teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">biocleaner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hanya membutuhkan 0,24 kW\/m3 jauh lebih rendah dibandingkan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">extended aeration<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang umumnya membutuhkan energi hingga 3 kW\/m3.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Dengan kualitas hasil effluent yang sangat jernih, maka sangat mudah dipergunakan untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">recycle system<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, misalnya sebagai pendingin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cooling system<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> AC (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">air<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">conditioning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">flushing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> toilet, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gardening<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (siram tanaman),&#8221; tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Keunggulannya tidak perlu lahan yang besar, sangat fleksibel dan mudah untuk dipindah-pindahkan, tidak tergantung lingkungan, biaya operasional dan pemeliharaan yang rendah, tidak berbau, tidak menghasilkan lumpur, tidak memerlukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chemical<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau bakteri nutrient effluent dapat lebih mudah untuk di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">recycle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,&#8221; tambahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ependi mengungkapkan, pihaknya juga sebelumnya telah berhasil melakukan pengolahan limbah sampah menjadi bersih. &#8220;Ini sudah kami lakukan di TPA Bantar Gebang\u00a0 dan TPA di Bali,&#8221; pungkasnya. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co &#8211; Kelestarian ekosistem dan biota sungai masuk dalam salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin di bawah komando Bupati Dodi Reza Alex dan Wakil Bupati Beni Hernedi. Berbagai implementasi program yang berkaitan dengan pelestarian ekosistem dan biota sungai di Muba terus digencarkan agar tetap terjaga dari dampak pencemaran lingkungan.\u00a0 Salah satu langkah yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":42084,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[12457,12458],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/10\/IMG-20191025-WA0060.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-aWL","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42083"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42083"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42083\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42085,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42083\/revisions\/42085"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42084"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42083"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42083"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42083"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}