
{"id":42105,"date":"2019-10-25T19:17:03","date_gmt":"2019-10-25T12:17:03","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=42105"},"modified":"2019-12-07T02:31:10","modified_gmt":"2019-12-06T19:31:10","slug":"pimpin-kontingen-sumsel-ke-porwil-x-sumatra-wagub-patok-juara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pimpin-kontingen-sumsel-ke-porwil-x-sumatra-wagub-patok-juara\/","title":{"rendered":"Pimpin Kontingen Sumsel ke Porwil X Sumatra, Wagub Patok Juara"},"content":{"rendered":"<p><b>PALEMBANG, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Wakil Gubernur Sumatra Selatan Mawardi Yahya ditunjuk sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Sumsel pada Porwil X Sumatra di Bengkulu, 3-9 November 2019. Di tengah berbagai kendala, kontingen Sumsel tetap ditargetkan menjadi yang terbaik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Saya sebagai CdM tentu berharap Sumsel juara. Karena Sumsel ini ada beban juga, karena selama ini orang tahu Sumsel punya fasilitas olahraga wah. Harapan saya fasilitas venue ini diiringi prestasi atlet,&#8221; ujar Mawardi saat memimpin rapat koordinasi kesiapan kontingen Sumsel pada Porwil X Sumatra 2019, di ruang rapat Wagub, Jumat (25\/10).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memenuhi target tersebut, lanjut Mawardi, dirinya meminta KONI Sumsel dan para manajer cabor yang ditunjuk untuk mengumpulkan para atlet ini sebelum bertanding ke Bengkulu pada Sabtu (26\/10).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kita kumpulkan dari semua cabor. Jangan sampai mereka ini dibiarkan begitu saja. Manajernya juga kita kumpulkan dan kita motivasi. Ini penting agar atlet merasa diperhatikan bukan dilepas begitu saja. Bila perlu mereka akan diberikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reward<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">,&#8221; tuturnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Plt Ketua Umum KONI Sumsel Dhennie Zainal menerangkan, sebenarnya tidak ada kesulitan berarti yang ditemui dalam persiapan Porwil kali ini. Hanya saja yang menjadi kendala adalah tidak dipertandingkannya beberapa cabor maupun nomor unggulan Sumsel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Seperti pencak silat, dimana pada setiap Porwil kontingen Sumsel bisa mendapat minimal 10 emas. Lalu catur, biasanya memainkan 16 nomor tapi Porwil kali ini cuma 2 nomor, itu pun bukan spesialisasi Sumsel. Biasanya dari nomor catur cepat, Sumsel bisa meraih minimal 3 emas. Lalu di renang, karena atlet kita sudah pindah ke selam sehingga tidak bisa lagi turun,&#8221; terang Dhennie.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diakui Dhennie, keputusan tidak mempertandingkan cabor maupun nomor pertandingan merupakan hak tuan rumah. Sebab hal itu disesuaikan dengan potensi medali atau kekuatan tuan rumah di nomor yang bersangkutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tentunya keputusan ini sesuai kebijakan tuan rumah yang memang berhak menentukan nomor-nomor pertandingan,&#8221; ujarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Dhennie, meski kehilangan cabor potensi medali, namun masih ada cabor lain yang diharapkan bisa menggantikan potensi medali yang hilang itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Harapan kita untuk mengganti medali yang hilang itu dari atletik. Untuk Porwil X ini dari hitung-hitungan minimal Sumsel bisa mendapat 20 sampai 25 medali emas. Tapi kita belum tahu dengan raihan itu finis di rangking berapa,&#8221; tukas Dhennie. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Wakil Gubernur Sumatra Selatan Mawardi Yahya ditunjuk sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Sumsel pada Porwil X Sumatra di Bengkulu, 3-9 November 2019. Di tengah berbagai kendala, kontingen Sumsel tetap ditargetkan menjadi yang terbaik.\u00a0 &#8220;Saya sebagai CdM tentu berharap Sumsel juara. Karena Sumsel ini ada beban juga, karena selama ini orang tahu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":42106,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[14],"tags":[12459],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/10\/IMG_20191026_001944.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-aX7","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42105"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42105"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42105\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42107,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42105\/revisions\/42107"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42106"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42105"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42105"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42105"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}