
{"id":42125,"date":"2019-10-27T18:37:13","date_gmt":"2019-10-27T11:37:13","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=42125"},"modified":"2019-12-07T02:34:51","modified_gmt":"2019-12-06T19:34:51","slug":"semburan-air-dari-galian-sumur-bor-setinggi-30-meter-viral-di-oki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/semburan-air-dari-galian-sumur-bor-setinggi-30-meter-viral-di-oki\/","title":{"rendered":"Semburan Air dari Galian Sumur Bor Setinggi 30 Meter Viral di OKI"},"content":{"rendered":"<p><strong>KAYUAGUNG, fornews.co<\/strong> &#8211; Vidio semburan air dari pembangunan sumur bor di Desa Bumi Makmur, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendadak viral di sejumlah media sosial di kabupaten OKI, Minggu (27\/10). Tak heran, kejadian ini sendiri bisa dibilang langkah terjadi di Bumi Bende Seguguk tersebut.<\/p>\n<p>Informasi yang dihimpun, air mulai menyembur ke atas sejak Sabtu malam kemarindan terus menyembur hingga hari ini dengan ketinggian air mencapai 30 meter. Selain itu, air sendiri mulai menyembur ketik kedalaman sumur mencapai sekitar 50 meter.<\/p>\n<p>Mendapati hal ini, Wakil Bupati OKI, H M Dja&#8217;far Shodiq langsung mendatangi lokasi pengeboran untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Dikatakan Shodiq, air yang keluar tersebut muncul secara tiba-tiba karena berdasarkan penjelasan warga di kedelaman 50 meter tersebut penggalian dihentikan untuk melakukan pencucian (membersihkan air dari pasir).<\/p>\n<p>&#8220;Hingga kedalaman 51 meter, pengeboran dihentikan untuk melakukan pencucian (pemisahan pasir). Namun sekitar Jam 10 malam, galian sumur tersebut justru menyemburkan air cukup deras ke atas hingga mencapai ketinggian 30 meter,&#8221; terangnya melalui sambungan ponsel Minggu, (28\/10)<\/p>\n<p>Dirinya berujar bahwa di dalam galian tersebut terkandung gas. Pasalnya, hal yang sama juga sempat terjadi beberapa waktu lalu diwilayah Kecamatan Teluk Gelam.<\/p>\n<figure id=\"attachment_42127\" aria-describedby=\"caption-attachment-42127\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" width=\"300\" height=\"290\" class=\"size-medium wp-image-42127\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/10\/IMG_20191027_183200-300x290.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/10\/IMG_20191027_183200-300x290.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/10\/IMG_20191027_183200.jpg 719w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-42127\" class=\"wp-caption-text\">Wakil Bupati OKI, H M Dja&#8217;far Shodiq saat meninjau di ke lokasi penggalian. (IST)<\/figcaption><\/figure>\n<p>&#8220;Seperti terjadi di desa lainnya, biasanya semburan air dari galian tersebut mengandung gas Metan. Tetapi ini baru dugaan sementara, untuk kepastiannya masih menunggu hasil penelitian dari pihak terkait,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Shodiq mengatakan, saat ini Pemkab tengah berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk menindaklajuti kejadian alam itu, termasuk Dinas Pekerjaan Umum, Badan Lingkungan Hidup (BLH) serta Pemerintahan Provinsi Sumsel.<\/p>\n<p>Mengenai langkah evakuasi untuk keperluan penggalian, potensi sumber daya alam atas kandungan dalam galian tersebut, Shodiq mengatakan belum melakukan sejauh itu. Meski demikian, dirinya menjelaskan, sejumlah langkah antisipasi pengamanan lakukan di lokasi semburan air.<\/p>\n<p>&#8220;Masyarakat diminta untuk tidak menyalakan api atau merokok di sekitar lokasi, karena biasanya sesudah semburan air akan ada gas metan. Selain itu juga, sejak semalam personel Polsek setempat telah diterjunkan,&#8221; pungkasnya. <strong>(rif)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, fornews.co &#8211; Vidio semburan air dari pembangunan sumur bor di Desa Bumi Makmur, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendadak viral di sejumlah media sosial di kabupaten OKI, Minggu (27\/10). Tak heran, kejadian ini sendiri bisa dibilang langkah terjadi di Bumi Bende Seguguk tersebut. Informasi yang dihimpun, air mulai menyembur ke atas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":42126,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[3304],"tags":[12466],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/10\/IMG_20191027_183143.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-aXr","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42125"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42125"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43042,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42125\/revisions\/43042"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}