
{"id":42333,"date":"2019-11-03T22:09:24","date_gmt":"2019-11-03T15:09:24","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=42333"},"modified":"2019-12-07T03:04:16","modified_gmt":"2019-12-06T20:04:16","slug":"sumbang-perak-hinayah-genggam-tiket-pon-2020","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/sumbang-perak-hinayah-genggam-tiket-pon-2020\/","title":{"rendered":"Sumbang Perak, Hinayah Genggam Tiket PON 2020"},"content":{"rendered":"<p><b>BENGKULU, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Climber<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sumatra Selatan M Hinayah gagal memenuhi target meraih medali emas di nomor Speed World Record Perorangan Putra Porwil Sumatra X 2019 Bengkulu, Minggu (03\/11). Tampil di final, Hinayah tak mampu menyelesaikan perlombaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hinayah melaju mulus hingga babak final. Di final Hinayah bersaing dengan wakil tuan rumah Bengkulu, Rizki Andika. Sama-sama melakukan start bagus, kedua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">climber<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> melaju mulus menuju puncak. Namun sayang kurang lebih satu meter jelang puncak, Hinayah sedikit terpeleset sehingga tertinggal dari Rizki yang akhirnya finis dengan catatan waktu 6,06 detik. Bahkan meski sampai ke puncak, Hinayah gagal menyentuh tombol <em>timer<\/em>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu wakil Sumsel lainnya Wira Hutanianto gagal menyumbang medali tambahan. Setelah gagal melaju ke final karena dikalahkan Rizki Andika di semifinal, di perebutan peringkat III pun Wira gagal setelah melakukan false start. Medali perunggu pun jatuh ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">climber<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Bangka Belitung, Ismail Hambali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kecewa ada. Tapi saya nilai dalam pertandingan menang kalah sudah biasa. Yang penting saya sudah berusaha maksimal tadi. Hanya saja memang ada faktor kurang fokus sehingga terpeleset tadi,&#8221; ujar Hinayah ditemui usai perlombaan di venue panjat tebing kawasan Stadion Semarak, Sawah Lebar, Bengkulu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diakui Hinayah, reputasinya sebagai peraih medali emas Asian Games 2018 tidak pernah dijadikannya beban ketika turun berkompetisi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Gak pernah dijadikan beban, justru dijadikan semangat. Karena memang di setiap pertandingan itu berbeda, tidak bisa disamakan. Di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">speed<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini selain skill, kecepatan, juga dibutuhkan fokus,&#8221; tuturnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manajer Cabor Panjat Tebing di Porwil Sumatra X Beni Hernedi mengatakan, meski tidak berhasil menyumbangkan medali emas, namun tambahan 1 perak dan 1 perunggu merupakan hasil yang tidak buruk. Bahkan meski hanya meraih medali perak, namun Hinayah dipastikan menggenggam tiket PON 2020.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Panjat tebing Sumsel sudah dapat 2 tiket PON 2020 dari Lead Perorangan Putra atas nama Alimin Nurdin dan hari ini Hinayah di Speed World Record. Meski gagal dapat emas tapi luar biasa sebenarnya, karena di semifinal ada dua wakil Sumsel,&#8221; tutur Beni. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BENGKULU, fornews.co &#8211; Climber Sumatra Selatan M Hinayah gagal memenuhi target meraih medali emas di nomor Speed World Record Perorangan Putra Porwil Sumatra X 2019 Bengkulu, Minggu (03\/11). Tampil di final, Hinayah tak mampu menyelesaikan perlombaan.\u00a0 Hinayah melaju mulus hingga babak final. Di final Hinayah bersaing dengan wakil tuan rumah Bengkulu, Rizki Andika. Sama-sama melakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":42334,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[14],"tags":[12512],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/11\/IMG_20191103_223635.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-b0N","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42333"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42333"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42333\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42335,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42333\/revisions\/42335"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42334"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42333"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42333"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42333"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}