
{"id":43481,"date":"2019-12-13T12:07:12","date_gmt":"2019-12-13T05:07:12","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=43481"},"modified":"2019-12-13T13:38:31","modified_gmt":"2019-12-13T06:38:31","slug":"kas-hartadi-berpeluang-tetap-di-sriwijaya-fc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/kas-hartadi-berpeluang-tetap-di-sriwijaya-fc\/","title":{"rendered":"Kas Hartadi Berpeluang Tetap di Sriwijaya FC"},"content":{"rendered":"<p><b>PALEMBANG, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Dari beberapa nama pelatih yang diincar Sriwijaya FC untuk menangani tim musim 2020, kini tinggal tersisa dua nama saja. Diyakini, salah satu dari dua nama tersebut adalah pelatih musim 2019, Kas Hartadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah musim 2019 berakhir, manajemen langsung menyampaikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim karena gagal memenuhi target promosi ke Liga 1. Tak hanya pemain, jajaran pelatih pun diindikasikan terkena penyegaran. Beberapa nama bahkan dikait-kaitkan untuk mengisi pos pelatih musim depan. Mulai dari legenda hidup Sriwijaya FC Keith Kayamba Gumbs, pelatih Persik Kediri Budiharjo Thalib, pelatih Persis Solo Salahudin, pelatih Persita Tangerang Widodo C Putro dan belakangan muncul nama Rahmad Darmawan yang dilepas PS TIRA Persikabo sebelum kompetisi Liga 1 berakhir.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain nama-nama tersebut, pelatih Sriwijaya musim lalu Kas Hartadi juga masuk radar manajemen. Bahkan Kas memiliki peluang terbesar meneruskan kebersamaannya menukangi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Laskar Wong Kito<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Hal itu dikarenakan nama-nama yang diincar Sriwijaya kemungkinan besar dipertahankan klubnya masing-masing. Bahkan RD yang juga sempat didekati PSMS Medan ternyata telah mencapai kesepakatan dengan tim Liga 1 untuk musim depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Sekarang tinggal dua nama yang tengah dipertimbangkan. Yang satu namanya sudah sering keluar di media. Sedangkan yang satu lagi sosok baru,&#8221; ujar Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, Kamis (12\/12).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut HZ, nantinya manajemen akan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fit and proper test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terhadap calon pelatih musim depan. Mereka harus memaparkan program serta langkah yang diambil untuk memenuhi target promosi ke Liga 1 di akhir musim 2020.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Dari dua nama ini akan ikuti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fit and proper test<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> nanti di Jakarta. Kita lakukan ini supaya Sriwijaya dapat pelatih terbaik,&#8221; tuturnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Kas Hartadi yang dihubungi melalui telepon mengatakan, masih menunggu keputusan manajemen Sriwijaya apakah dirinya masih dipercaya membesut tim musim depan atau tidak. Hingga saat ini Kas belum menjalin komunikasi dengan klub lain karena menghormati kontraknya bersama Sriwijaya yang akan berakhir Januari 2020.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Kalau saya masih memprioritaskan Sriwijaya musim depan. Karena Palembang sudah seperti rumah saya sendiri. Tapi semua kembali kepada keputusan manajemen. Kalau saya dipercaya kembali tentu akan ada perbaikan skuat untuk memenuhi target,&#8221; tukasnya. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Dari beberapa nama pelatih yang diincar Sriwijaya FC untuk menangani tim musim 2020, kini tinggal tersisa dua nama saja. Diyakini, salah satu dari dua nama tersebut adalah pelatih musim 2019, Kas Hartadi.\u00a0 Setelah musim 2019 berakhir, manajemen langsung menyampaikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim karena gagal memenuhi target promosi ke Liga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":43482,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[13],"tags":[12791],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/12\/IMG_20191213_132735.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-bjj","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43481"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43481"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43481\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43483,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43481\/revisions\/43483"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43481"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43481"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43481"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}