
{"id":43854,"date":"2019-12-24T13:05:27","date_gmt":"2019-12-24T06:05:27","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=43854"},"modified":"2019-12-24T15:43:45","modified_gmt":"2019-12-24T08:43:45","slug":"bus-sriwijaya-masuk-jurang-25-penumpang-tewas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/bus-sriwijaya-masuk-jurang-25-penumpang-tewas\/","title":{"rendered":"Bus Sriwijaya Masuk Jurang, 25 Penumpang Tewas"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong> &#8211; Bus Sriwijaya dengan nomor polisi BD 7031 AU tujuan Bengkulu \u2013 Palembang mengalami nahas di Liku Lematang, Kelurahan Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, Senin (23\/12) sekitar pukul 23.15 WIB. Bus menabrak pagar pembatas jalan dan terjun bebas ke jurang sedalam kurang lebih 150 meter.<\/p>\n<p>Hingga siang ini terdapat kurang lebih 25 korban meninggal dunia dan 13 selamat. Sementara penumpang lainnya masih terus dilakukan proses pencarian dan evakuasi dari badan bus yang ringsek setelah terjun ke jurang sedalam kurang lebih 150 meter. Selain itu arus sungai yang deras menjadi kendala tersendiri bagi petugas gabungan yang melakukan proses evakuasi.<\/p>\n<p>Dari informasi beberapa penumpang selamat, bus membawa 27 penumpang dari pool di Bengkulu. Sepanjang perjalanan, penumpang bertambah hingga lebih dari 50 penumpang. Sebelum bus terjun ke jurang, sebenarnya sudah terjadi beberapa insiden. Bus sempat ditabrak mobil travel dan sang sopir yang diketahui bernama Feri sempat bersitegang dengan sopir travel, meski akhirnya keduanya berdamai.<\/p>\n<p>Belum lama melanjutkan perjalanan, bus kembali mengalami insiden. Kali ini bus masuk ke parit di pinggir jalan yang membuat bus nyaris terbalik. Namun berkat bantuan warga sekitar dan pengendara yang melintas, bus bisa kembali melanjutkan perjalanan. Hingga akhirnya peristiwa nahas itu terjadi. Saat jalanan menurun dan berkelok, sopir bus tampak tidak bisa menguasai laju kendaraan yang kencang. Akhirnya, bus pun menerjang tembok pembatas jalan dan terjun ke sungai.<\/p>\n<p>Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, selain melakukan evakuasi terhadap para korban baik yang selamat maupun meninggal dunia, kepolisian juga melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi penumpang yang selamat untuk mengetahui secara pasti apa penyebab kecelakaan tersebut. Apakah <em>human error <\/em>atau ada faktor lainnya. Apalagi dikabarkan sopir menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.<\/p>\n<p>\u201cSatlantas Polres Pagaralam terus melakukan pendataan terhadap para korban dan menggelar penyelidikan mengenai penyebab laka tunggal ini,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, petugas RSUD Besemah mengaku cukup kesulitan mengidentifikasi para korban. Penyebabnya identitas maupun tiket tidak melekat di tubuh korban. Apalagi tiket yang ada pada korban tidak berisikan nama jelas dan alamat.<\/p>\n<p>\u201cDari tadi malam kami lakukan proses identifikasi, tapi kesulitannya karena memang tidak ditemukan identitas para korban,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Tidak hanya orang dewasa, korban meninggal dunia juga terdapat anak-anak. Secara umum para korban meninggal dunia dikarenakan benturan keras di bagian kepala dan patah di beberapa bagian tubuh seperti tangan dan kaki. Selain itu para korban juga kemungkinan meninggal dunia karena terjebak di arus air yang deras sehingga kehabisan napas. Korban selamat pun demikian, sebagian besar mengalami benturan hebat di kepala dan luka terbuka di beberapa bagian tubuh. Selain itu korban selamat tampak begitu syok. (ije)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Bus Sriwijaya dengan nomor polisi BD 7031 AU tujuan Bengkulu \u2013 Palembang mengalami nahas di Liku Lematang, Kelurahan Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, Senin (23\/12) sekitar pukul 23.15 WIB. Bus menabrak pagar pembatas jalan dan terjun bebas ke jurang sedalam kurang lebih 150 meter. Hingga siang ini terdapat kurang lebih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":43855,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[3304],"tags":[12899,12900,12901],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/12\/WhatsApp-Image-2019-12-24-at-15.38.05.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-bpk","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43854"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43854"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43854\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43856,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43854\/revisions\/43856"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43855"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}