
{"id":46573,"date":"2020-02-20T20:19:14","date_gmt":"2020-02-20T13:19:14","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=46573"},"modified":"2020-02-20T20:19:14","modified_gmt":"2020-02-20T13:19:14","slug":"kasus-stunting-di-palembang-didominasi-wilayah-seberang-ulu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/kasus-stunting-di-palembang-didominasi-wilayah-seberang-ulu\/","title":{"rendered":"Kasus Stunting di Palembang Didominasi Wilayah Seberang Ulu"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><u><strong>PALEMBANG<\/strong>, <\/u><u><a href=\"http:\/\/Fornews.co\">Fornews.co<\/a><\/u><u> &#8211; <\/u>Kasus<u> stunting <\/u>yang<u> disebabkan <\/u>kurang<u> <\/u>gizi<u> <\/u>masih<u> <\/u>terjadi<u> <\/u>di<u> Kota Palembang. Berdasarkan <\/u>data Aplikasi Elektronik Pencatatan Pelaporan gizi berbasis masyarakat (E-PPGBM), kasus stunting di Kota Palembang mencapai angka 7,9 persen atau 4.641 anak dari total 123 ribu anak diusia 0 hingga 5 tahun.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Palembang, Eni Hardiani mengatakan berdasarkan data ada 10 kelurahan yang menjadi intervensi dalam kasus stunting di Palembang. Dimana, 10 kelurahan tersebut di dominasi di wilayah Seberang Ulu (SU) Palembang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kasus stunting di Palembang ini cukup tinggi dibandingkan daerah lainnya di Sumsel,&#8221; katanya, Kamis (20\/02).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia menjelaskan, stunting ini terjadi akibat balita kekurangan asupan gizi seperti protein hewani dan nabati serta zat besi. Yang mana, rentan terkena pada balita usia 0 hingga 2 tahun. Serta, balita usia 3 hingga 5 tahun. Akibat kurangnya gizi ini maka berpengaruh terhadap produktivitas generasi masa depan. Bahkan dalam jangka panjang penderita rentan terhadap serangan penyakit.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Asupan gizi ini seharusnya sudah dilakukan sejak 1000 hari masa kehidupan atau saat masih dalam kandungan. Bahkan, dari sebelum hamil\u00a0 harus dipersiapkan oleh calon ibu,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selain berpengaruh terhadap produktivitas anak, masalah kurangnya gizi ini juga menyebabkan tumbuh kembang anak tidak sesuai seperti anak pendek dari ukuran normal, Karena itu, diharapkan calon ibu dapat mempersiapkan diri sejak remaja putri dengan menjaga kesehatan dan jangan sampai kekurangan gizi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia menambahkan, kurangnya gizi ini juga dipengaruhi dari lingkungan seperti akses air bersih yang minim dan lain sebagainya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kami harap masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Serta memperhatikan lingkungan agar tidak bersih dan sehat, sehingga dapat mencegah terjadinya kasus stunting ini,&#8221; tutupnya. (lim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, Fornews.co &#8211; Kasus stunting yang disebabkan kurang gizi masih terjadi di Kota Palembang. Berdasarkan data Aplikasi Elektronik Pencatatan Pelaporan gizi berbasis masyarakat (E-PPGBM), kasus stunting di Kota Palembang mencapai angka 7,9 persen atau 4.641 anak dari total 123 ribu anak diusia 0 hingga 5 tahun. Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Palembang, Eni Hardiani mengatakan berdasarkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":46575,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15,16],"tags":[11026,14148,14149,97,9374],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/02\/9013735a28e9bb884411370e50807eee.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-c7b","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46573"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46573"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46573\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46577,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46573\/revisions\/46577"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46575"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46573"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46573"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46573"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}