
{"id":46962,"date":"2020-03-02T18:52:08","date_gmt":"2020-03-02T11:52:08","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=46962"},"modified":"2020-03-02T19:05:44","modified_gmt":"2020-03-02T12:05:44","slug":"bupati-muba-keluarkan-surat-edaran-deteksi-dini-suspect-corona","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/bupati-muba-keluarkan-surat-edaran-deteksi-dini-suspect-corona\/","title":{"rendered":"Bupati Muba Keluarkan Surat Edaran Deteksi Dini Suspect Corona"},"content":{"rendered":"<p><strong>SEKAYU, fornews.co <\/strong>&#8211; Tak ingin kecolongan warganya terjangkit virus corona, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex mengeluarkan surat edaran kepada pihak terkait untuk melakukan deteksi dini potensi penyebaran virus corona<\/p>\n<p>&#8220;Segera melaporkan kasus <em>suspect<\/em> Pneumonia berat yang memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit ke Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin melalui Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Musi Banyuasin dengan alamat email surveilansmuba@yahoo.com dan whatsapp ke nomor 081373576495 kurang dari 24 jam,&#8221; ujar Dodi, Senin (02\/03).<\/p>\n<p>Dodi juga meminta agar pihak terkait seperti Camat, Kepala Puskesmas, dan Direktur Rumah Sakit melakukan pengamatan terhadap peningkatan kasus Pneumonia yang terjadi di wilayahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Selain itu, menginstruksikan semua jajaran kesehatan di level pertama Puskesmas dan RSUD dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin agar memantau lebih ketat dan melakukan isolasi pasien dengan gejala Pneumonia dan ada riwayat perjalanan dari negara terjangkit dalam 14 (empat belas) hari sebelum munculnya gejala,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Selain itu, meminta pihak terkait mengadakan kerja sama lintas sekor Camat, Puskesmas dan juga masyarakat dengan memberikan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang Pneumonia dan cara mencegah penularannya seperti mencuci tangan pakai sabun dan etika batuk atau bersin serta anjuran agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat bila mengalami demam, batuk, sesak dan gangguan pernafasan serta memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit dalam waktu 14 hari (empat belas) hari sebelum timbul tanda\/gejala.<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian, melakukan pengawasan di daerah-daerah perbatasan lintas terhadap masuknya tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin atau riwayat pekerja atau mengunjungi fasilitas kesehatan yang berhubungan dengan pasien yang terkonfirmasi dengan virus corona di Tiongkok atau wilayah yang terjangkit,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah mengingatkan, agar Pimpinan Puskesmas segera mensosialisasikan dan melakukan pengawasan khususnya pada klinik-klinik swasta yang ada di wilayahnya terkhusus klinik perusahaan agar bisa bekerjasama dalam mengantisipasi penyebaran dengan memberikan laporan ke dinas kesehatan.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam hal rujukan kasus tetap secara SOP merujuk ke RSUD Sekayu yg mana sudah ada dokter spesialis penyakit dalam dan spesialis paru yang selanjutnya ke RSMH sebagai rujukan nasional,&#8221; terang Azmi.<\/p>\n<p>Lanjut Azmi, Dinkes Muba juga membuka layanan <em>call center<\/em> 24 jam kepada pihak Puskesmas dan rumah sakit berkoordinasi terkait adanya potensi warga yang terkena virus corona. &#8220;Semua sesuai arahan Kementerian Kesehatan dan pak Bupati Dodi Reza untuk meningkatkan kewaspadaan,&#8221; pungkasnya. (ije)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co &#8211; Tak ingin kecolongan warganya terjangkit virus corona, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex mengeluarkan surat edaran kepada pihak terkait untuk melakukan deteksi dini potensi penyebaran virus corona &#8220;Segera melaporkan kasus suspect Pneumonia berat yang memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit ke Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin melalui Seksi Surveilans dan Imunisasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":43553,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[1922,14341,14342],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2019\/12\/IMG-20191216-WA0011.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-cds","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46962"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46962"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46962\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46963,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46962\/revisions\/46963"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43553"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46962"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46962"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46962"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}