
{"id":47808,"date":"2020-03-21T22:14:16","date_gmt":"2020-03-21T15:14:16","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=47808"},"modified":"2020-03-21T23:17:52","modified_gmt":"2020-03-21T16:17:52","slug":"lindungi-warga-kurang-mampu-dari-covid-19-pmi-muba-galang-donasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/lindungi-warga-kurang-mampu-dari-covid-19-pmi-muba-galang-donasi\/","title":{"rendered":"Lindungi Warga Kurang Mampu dari Covid-19, PMI Muba Galang Donasi"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>SEKAYU, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Hingga Sabtu (21\/03) siang, Pemerintah mengumumkan telah ada 450 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Jumlah ini belum berhenti dan diperkirakan akan terus bertambah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketua PMI Kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi mengatakan, terus bertambahnya kasus positif Covid-19 dikarenakan para pasien tersebut cukup beruntung karena memiliki akses untuk secepatnya melakukan pengecekan dan segera mengetahui kondisi tersebut. Jika memang positif, maka mereka cepat juga diberikan layanan kesehatan di rumah sakit rujukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun Beni menyoroti nasib masyarakat berpenghasilan minim dan kurang mampu. Dengan kondisi kesehariannya itu, maka rasanya akan sulit bagi mereka untuk memprioritaskan pengecekan virus Corona. Bahkan jika mereka ditawari untuk diperiksa, maka banyak yang menolak dengan alasan lebih mengutamakan mencari nafkah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak penyebaran Covid-19 merebak di Indonesia, Pemerintah dan juga banyak pihak yang mengimbau untuk melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">social distancing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau menjaga jarak dengan kerumunan atau keramaian orang. Hal itu dianjurkan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. Bahkan anak sekolah sudah dirumahkan, begitu pula pegawai dan karyawan banyak yang bekerja dari rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Saya, kamu atau katakanlah mereka yang mampu tentu tidak masalah. Tapi, bagaimana dengan saudara-saudara kita yang hidupnya pas-pasan? Jangankan beli sembako untuk bertahan dua minggu di rumah, untuk makan besok saja mungkin bingung dari mana,&#8221; ujar Beni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Beni, Pemerintah melalui BNPB sudah menetapkan status keadaan tanggap darurat virus corona sampai 29 Mei 2020. Bahkan negara-negara tetangga Indonesia sudah\u00a0 menerapkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lockdown<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sampai 31 Maret 2020.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Saya belum bisa membayangkan kalau sampai Indonesia ambil kebijakan yang sama. Berapa banyak yang bisa bertahan sampai kebijakan itu dicabut,&#8221; kata Beni.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wakil Bupati Muba ini pun berkeyakinan banyak di antara masyarakat yang memiliki pandangan dan keresahan yang sama. Oleh karenanya, Beni menyerukan masyarakat tidak boleh tinggal diam dengan kondisi ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Saudara kita warga kurang mampu, buruh bangunan, tukang sapu, sopir, ojek, pedagang keliling, dan masih banyak lagi pekerja kecil lain, mereka masih tetap harus bekerja di tengah kerawanan terinfeksi virus Corona, ketika kita sedang santai mengisolasi diri di rumah. Mari sama-sama berbuat untuk bantu melindungi masyarakat kita yang kurang mampu itu. Tolong menolong dari yang lebih mampu ke yang tidak mampu,&#8221; tutur Beni.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Ayo sama-sama kita menyisihkan sedikit rezeki untuk bantu melindungi masyarakat kecil dari virus corona,&#8221; ajak Beni.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beni menerangkan, hasil donasi yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk memberikan paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya untuk warga di daerah rawan terinfeksi virus Corona. Lalu PMI juga akan bekerjasama dengan rumah sakit untuk melakukan pengecekan virus Corona bagi warga yang mengalami gejala terinfeksi Covid-19 dengan memberi pelayanan kesehatan disertai pelayanan antar jemput. Kemudian pihaknya juga akan melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hand sanitizer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan masker ke pemukiman warga terdampak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Dengan demikian, warga kurang mampu bisa #dirumahsaja untuk sementara waktu demi terputusnya rantai infeksi virus Corona,&#8221; tukasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menyalurkan donasi, PMI Muba membuka dua nomor rekening atas nama PMI Kabupaten Muba yaitu Bank BRI Cabang Sekayu dengan nomor rekening 016401001255305 atau Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu dengan nomor rekening 14961000085.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara untuk mendapatkan informasi mengenai Covid-19 di wilayah Kabupaten Muba, PMI Muba membuka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">call center<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Siaga Covid-19 di nomor (0714) 3243115 atau 081271558465. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; SEKAYU, fornews.co &#8211; Hingga Sabtu (21\/03) siang, Pemerintah mengumumkan telah ada 450 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Jumlah ini belum berhenti dan diperkirakan akan terus bertambah.\u00a0 Ketua PMI Kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi mengatakan, terus bertambahnya kasus positif Covid-19 dikarenakan para pasien tersebut cukup beruntung karena memiliki akses untuk secepatnya melakukan pengecekan dan segera [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":47809,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[12497,14747,14746],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/03\/IMG-20200321-WA0029-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-cr6","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47808"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47808"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47808\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47810,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47808\/revisions\/47810"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47809"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}