
{"id":47842,"date":"2020-03-22T20:33:11","date_gmt":"2020-03-22T13:33:11","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=47842"},"modified":"2020-03-24T22:44:28","modified_gmt":"2020-03-24T15:44:28","slug":"indonesia-bergerak-desak-pemerintah-penuhi-apd-hingga-insentif-tenaga-medis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/indonesia-bergerak-desak-pemerintah-penuhi-apd-hingga-insentif-tenaga-medis\/","title":{"rendered":"Indonesia Bergerak Desak Pemerintah Penuhi APD Hingga Insentif Tenaga Medis"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>PALEMBANG<\/strong>, <a href=\"http:\/\/Fornews.co\">Fornews.co<\/a> &#8211; Perjuangan dokter dan perawat dalam melayani pasien Corona Viruses Deases (Covid-19) di Indonesia sangatlah besar. Hingga, sejumlah dokter dan perawat yang bertugas pun merelakan nyawanya demi melawan Covid-19 yang kian bertambah di Negara ini.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Atas kehilangan dokter dan perawat ini, koalisi masyarakat sipil &#8216;Indonesia Bergerak&#8217; menyatakan berbela sungkawa teramat dalam dan mendesak pemerintah agar kejadian tersebut dapat dicegah dan diantisipasi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nur Hidayati mengatakan salah satu penyebab kejadian ini adalah kelangkaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis. Padahal, tenaga medis merupakan garis depan di berbagai rumah sakit.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kelangkaan APD ini lebih disebabkan oleh lonjakan drastis kebutuhan APD karena tenaga medis bekerja serentak melayani ribuan pasien.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Pemerintah gagal mengantisipasi ledakan kebutuhan ini,&#8221; katanya saat dihubungi, Minggu malam (22\/03).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kelangkaan APD ini jelas membahayakan keselamatan tenaga medis. Apabila tidak segera diatasi, kondisi ini berisiko membuat jebolnya pertahanan bangsa Indonesia terhadap COVID-19.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Atas kondisi kelangkaan APD ini, Indonesia Bergerak mendesak pemerintah agar memenuhi APD dari berbagai sumber, baik impor maupun menggerakkan produksi APD dalam negeri dengan melibatkan pelaku usaha di berbagai daerah, termasuk UMKM, dengan standar teknis dan sesuai persyaratan WHO. Pemerintah perlu melibatkan pihak swasta, ahli tekstil, ahli kesehatan, organisasi kesehatan yang relevan untuk mendorong terwujudnya pengadaan dan produksi APD yang sangat urgen ini.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kemudian, pemerintah segera mendistribusikan APD ke semua rumah sakit yang terlibat dalam respon terhadap Covid-19, sekaligus melarang penjualan APD dengan harga yang tidak wajar;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Lalu, pemerintah juga memfasilitasi dan mengatur rumah sakit dan program respon COVID-19 untuk mengatur lebih baik jadwal tenaga kesehatan guna memastikan ketersediaan waktu istirahat dan pemulihan tenaga.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pemerintah juga harus memastikan semua rumah sakit dan program respon COVID-19 menerapkan protokol untuk secara lebih ketat melindungi tenaga medis dari penularan dan pihaknya juga mendesak pemerintah agar tenaga medis mendapatkan\u00a0 insentif dan apresiasi sebagai pasukan yang bekerja di garda depan melawan Covid-19.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Pemerintah juga harus menggerakkan korps pekerja sosial guna menjadi mitra sejawat bagi para tenaga medis dalam mengelola tingkat stress dan menguatkan strategi koping dan pemeliharaan diri yang memadai,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><u>&#8220;<\/u>Jaga jarak fisik, demi memutus rantai penularan, dan merekatkan solidaritas,&#8221; singkatnya. (lim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, Fornews.co &#8211; Perjuangan dokter dan perawat dalam melayani pasien Corona Viruses Deases (Covid-19) di Indonesia sangatlah besar. Hingga, sejumlah dokter dan perawat yang bertugas pun merelakan nyawanya demi melawan Covid-19 yang kian bertambah di Negara ini. Atas kehilangan dokter dan perawat ini, koalisi masyarakat sipil &#8216;Indonesia Bergerak&#8217; menyatakan berbela sungkawa teramat dalam dan mendesak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":47844,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[14330,13980,14767,14766,13464,11939],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/03\/IMG_20200322_202951-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-crE","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47842"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47842"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47842\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47845,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47842\/revisions\/47845"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47844"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47842"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47842"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47842"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}