
{"id":47911,"date":"2020-03-24T17:25:41","date_gmt":"2020-03-24T10:25:41","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=47911"},"modified":"2020-03-24T17:51:27","modified_gmt":"2020-03-24T10:51:27","slug":"dibawah-ancaman-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/dibawah-ancaman-covid-19\/","title":{"rendered":"Dibawah Ancaman Covid-19"},"content":{"rendered":"<p><strong><em>Penulis oleh A.S. Adam<\/em><\/strong><\/p>\n<p>YOGYAKARTA, Senin (23\/3\/2020) siang, sekira pukul 12.00-an, hujan deras menelanjangi jalan raya. Sampah-sampah harus segera disingkirkan dari jangkauan mata. Disayangkan masih ada sampah dibuang tidak pada tempatnya. Jumlah tukang sapu yang sedikit kerepotan membersihkan sampah.<\/p>\n<p>Setelah hujan agak reda, saya menemui Zaenal di tempat pembuangan sampah sementara di Jalan Brigjen Katamso, Keparakan, Mergangsan, selatan Purawisata.<\/p>\n<p>Di tempat Zainal bekerja sebagai petugas sampah hampir seluruh lantainya berwarna hitam. Bukan karena cat atau tumpahan tinta hitam. Namun basah terkena air hujan. Akibatnya sampah bercampur tanah yang keras mengerak meleleh: becek dan licin. Di bagian lain terdapat kubangan air berwarna hitam. Baunya persis comberan. Bagi yang tidak biasa di tempat seperti itu mungkin cukup membuat perut mual.<\/p>\n<p>Di depan gerbang, sebelum masuk ke area tempat pembuangan sampah, saya sempat berpikir apakah berbahaya jika berada di dalamnya, mengetahui Yogya sedang darurat Covid-19.<\/p>\n<div class=\"epyt-video-wrapper\"><iframe loading=\"lazy\"  id=\"_ytid_41072\"  width=\"480\" height=\"270\"  data-origwidth=\"480\" data-origheight=\"270\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/0p1LC9Wq9R8?enablejsapi=1&#038;autoplay=0&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;disablekb=0&#038;\" class=\"__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload\" title=\"Miris Pekerja Sampah Terancam Covid-19\"  allow=\"fullscreen; accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen data-no-lazy=\"1\" data-skipgform_ajax_framebjll=\"\"><\/iframe><\/div>\n<p>Zainal menyambut saya dengan ramah. Ia tersenyum meski sebenarnya saya tidak yakin ia terbebas ancaman Covid-19. Pakaian dengan setelan jas hujan dan sepatu boots anti air berbahan karet yang saya pakai ternyata cukup membantu. Saya merasa nyaman saat berbincang dengan Zainal.<\/p>\n<p>Pekerjaannya di tempat sampah telah membuatnya terbiasa memilah dan memilih sampah. Ia cekatan memindah sampah ke atas truk yang akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Bawuran, Pleret, Bantul.<\/p>\n<p>Setiap hari Zainal harus mengorek sampah tanpa bersarung tangan. Meski mengaku khawatir penyebaran virus corona, ia harus bekerja agar dapur terus mengepul. Kebutuhan sehari-hari keluarganya juga harus tercukupi. Pada kondisi seperti sekarang ini sangat tidak dianjurkan memegang sampah dengan tangan telanjang. Apalagi sampah kadaluarsa yang basah karena diguyur hujan.<\/p>\n<p>Bapak satu anak yang kini tinggal di Yogyakarta Selatan mengaku tahu dengan informasi penyebaran Covid-19 melalui pemberitaan di berita <em>online<\/em>. Namun rasa tanggung jawabnya yang besar membuat tak menggubris bahaya virus corona. Meski begitu, ia tidak seteledor yang lain mengabaikan kebersihan.<\/p>\n<p>\u201cKalau sudah selesai saya mencuci tangan dengan sabun hingga bersih. Dan setelah sampai rumah, saya tidak langsung menemui anak dan istri tetapi terlebih dahulu membersihkan diri (mandi) agar terbebas dari kuman,\u201d ujar Zainal.<\/p>\n<p>Zainal beralasan tidak memakai sarung tangan karena di tempat kerjanya belum disediakan sarung tangan. Dari pihak yang meperkerjakannya pun juga belum dibagikan sarung tangan dan masker. Padahal ia sangat berharap mendapatkannya.<\/p>\n<p>Berbagai sampah mulai dari plastik hingga pecahan kaca dan bahan-bahan berbahaya kerap ia temui. Memilah sampah bukan pekerjaan mudah. Zainal pernah hampir celaka oleh benda tajam. Beruntung ia menggunakan Gancau alat semacam besi yang dibengkok dengan ujungnya yang lancip. Itupun tidak menjamin kedua tangannya aman dan terbebas dari kuman.<\/p>\n<p>Belum ada edukasi tentang pembuangan sampah secara terpilah dan aman terhadap masyarakat. Namun di Tamantirto, Kasihan Bantul, Yogyakarta, terdapat komunitas sedekah sampah yang pemilahannya dilakukan secara berhati-hati. Masyarakat perlu belajar di sana.<\/p>\n<div class=\"epyt-video-wrapper\"><iframe loading=\"lazy\"  id=\"_ytid_15011\"  width=\"480\" height=\"270\"  data-origwidth=\"480\" data-origheight=\"270\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/yqfUiVBSwb0?enablejsapi=1&#038;autoplay=0&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;disablekb=0&#038;\" class=\"__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload\" title=\"Bentor Malioboro Sepi Penumpang\"  allow=\"fullscreen; accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen data-no-lazy=\"1\" data-skipgform_ajax_framebjll=\"\"><\/iframe><\/div>\n<p>Bencana global virus corona berdampak terhadap kunjungan wisata di Yogyakarta. Hampir seluruh tempat wisata di Yogyakarta sepi. Toko-toko di sepanjang Malioboro yang biasanya buka mendadak tutup. Tidak terkecuali pedagang kaki lima dan moda transportasi lokal.<\/p>\n<p>Supriyadi sopir beca bermotor (bentor) mengeluh terdampak darurat Covid-19 (virus corona). Penghasilannya menurun tajam. Padahal setiap hari harus mengirimkan uang kepada keluarganya di Wonosari. Biasanya kiriman uang stabil di angka yang sama. Namun belakangan ini angka rupiah penghasilannya acak.<\/p>\n<p>Ia takmengira antisipasi penyebaran virus corona di Indonesia sangat berpengaruh terhadap pariwisata di Yogyakarta. Imbasnya sepi penumpang yang biasanya didominasi wisatawan.<\/p>\n<p>Diakui Supriyadi pemerintah sudah melakukan keputusan yang tepat dan bijaksana. Adanya pembatasan keluar rumah untuk memutus penularan virus corona mutlak tidak dapat dihindari. Tapi Supriyadi mengaku tidak mungkin berdiam diri dan berpangku tangan hanya berkumpul dengan keluarga di rumah.<\/p>\n<p>\u201cKalau saya hanya di rumah berarti saya tidak bertanggung jawab terhadap keluarga,\u201d katanya bernada pilu.<\/p>\n<div class=\"epyt-video-wrapper\"><iframe loading=\"lazy\"  id=\"_ytid_11129\"  width=\"480\" height=\"270\"  data-origwidth=\"480\" data-origheight=\"270\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/I2KIJn40Uac?enablejsapi=1&#038;autoplay=0&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;disablekb=0&#038;\" class=\"__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload\" title=\"Masuk Kantor Pos Besar di Yogya Harus Cuci Tangan\"  allow=\"fullscreen; accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen data-no-lazy=\"1\" data-skipgform_ajax_framebjll=\"\"><\/iframe><\/div>\n<p>Matanya berkaca-kaca saat mengingat anak-anak dan istrinya. Sebagai suami sekaligus bapak dari anak-anaknya Supriyadi tidak menginginkan bencana Covid-19 berlalu lama. Tapi ia tidak setuju jika ada pembatasan bagi kaum kecil yang penghasilannya hanya harian.<\/p>\n<p>\u201cBagaimana dengan kami yang kecil ini?\u201d katanya memelas.<\/p>\n<p>Bersama bentornya Supriyadi biasa mangkal di sepanjang Malioboro. Sebelum darurat Covid-19 dalam sehari bisa mendapat lebih dari 30 penumpang. Belakangan setelah darurat virus corona penumpang wisatawan pun taksampai 5 orang.<\/p>\n<p>Kata Supri, Yogyakarta sebagai tempat wisata transportasi lokal cukup digemari. Di hari-hari libur wisatawan yang datang ke Yogya bisa melonjak drastis. Hampir semua moda transportasi lokal dimanfaatkan saat liburan.<\/p>\n<p>\u201cKalau saya takut corona berarti saya tidak sepenuh hati menafkahi keluarga,\u201d katanya, \u201cYogyakarta ini tempat wisata, dari wisatawanlah kami hidup.\u201d<\/p>\n<p>Ia pun pesimis terhadap pemerintah seandainya memberikan jaminan nafkah kepada keluarga terdampak virus corona. Meski sebenarnya juga datang tawaran baik dari pihak swasta menjamin kepala keluarga yang terpaksa mandeg kerja karena terdampak virus corona.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" width=\"1000\" height=\"570\" class=\"alignleft wp-image-47918 size-jnews-1140x570\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/03\/Dibawah-Ancaman-Covid-19-2-1000x570.jpg\" alt=\"\" \/>Sebagai langganan bentor dan kendaraan roda dua, Gandung, pembuka jasa tambal ban di simpang empat Wirobrajan, mengaku tidak terpengaruh virus corona. Sama seperti lainnya, ia tidak terlalu memikirkan bahaya virus corona meski pemerintah sudah mengeluarkan darurat bahaya Covid-19.<\/p>\n<p>Gandung beranggapan bahwa semua virus corona tidaklah menyerang <em>wong cilik<\/em>.<\/p>\n<p>&#8220;Yang kena kan orang-orang besar, kalau orang kecil mana bisa kena?&#8221; katanya yakin dan percaya diri.<\/p>\n<p>Gandung meyakini hanya orang-orang besar sajalah yang berpotensi terjangkit virus corona. Ini karena menurut Gandung banyak hal-hal negatif yang kerap dilakukan oleh orang-orang besar. Misalnya, korupsi. (*)<\/p>\n<p><strong>FORNEWS OFFICIAL<\/strong><br \/>\ninstagram:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/fornewsofficial\/\"><strong>@fornewsofficial<\/strong><\/a><\/p>\n<p>facebook:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/Fornews.co\/\"><strong>fornews.co<\/strong><\/a><\/p>\n<p><strong>FORNEWS BIRO JOGJA<\/strong><br \/>\ninstagram:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/fornewsjogja\/\"><strong>@fornewsjogja<\/strong><\/a><\/p>\n<p>youtube:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCJ4Ax9DwC-UoJKH1fxVgweQ\"><strong>Fornews Jogja<\/strong><\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/fornews.co\/news\/mudik-lewat-kulon-progo-dapat-layanan-kesehatan-gratis\/www.fornews.co\">www.fornews.co<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis oleh A.S. Adam YOGYAKARTA, Senin (23\/3\/2020) siang, sekira pukul 12.00-an, hujan deras menelanjangi jalan raya. Sampah-sampah harus segera disingkirkan dari jangkauan mata. Disayangkan masih ada sampah dibuang tidak pada tempatnya. Jumlah tukang sapu yang sedikit kerepotan membersihkan sampah. Setelah hujan agak reda, saya menemui Zaenal di tempat pembuangan sampah sementara di Jalan Brigjen Katamso, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":47916,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[10913],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/03\/Dibawah-Ancaman-Covid-19-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-csL","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47911"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47911"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47911\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":47925,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47911\/revisions\/47925"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}