
{"id":48042,"date":"2020-03-26T18:45:38","date_gmt":"2020-03-26T11:45:38","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=48042"},"modified":"2020-03-26T19:45:07","modified_gmt":"2020-03-26T12:45:07","slug":"mau-jadi-relawan-penanganan-covid-19-ini-yang-dibutuhkan-dan-cara-daftarnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/mau-jadi-relawan-penanganan-covid-19-ini-yang-dibutuhkan-dan-cara-daftarnya\/","title":{"rendered":"Mau Jadi Relawan Penanganan Covid-19? Ini yang Dibutuhkan dan Cara Daftarnya"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> &#8211; Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memanggil warga negara Indonesia menjadi pejuang kemanusiaan dengan bergabung sebagai relawan penanganan Covid-19. Tak hanya dokter dan perawat, namun berbagai posisi lainnya juga dibutuhkan untuk membantu penanganan pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Andre Rahadian memanggil dan mengajak para relawan menjadi bagian dari pejuang kemanusiaan. Saat ini menurutnya, Indonesia membutuhkan sekitar 1.500 dokter terutama dokter spesialis paru, spesialis anastesi, dan juga dokter umum serta pranata laboratorium. Tak hanya itu, dibutuhkan juga sekitar 2.500 perawat dan juga bagian administrasi rumah sakit sampai sopir ambulans.<\/p>\n<p>\u201cIni semua kita terima dan kita panggil sebagai relawan untuk menghadapi pandemi Covid-19,\u201d ujar Andre pada konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (26\/03) sore.<\/p>\n<p>Andre menerangkan, untuk masyarakat yang ingin mendaftar menjadi relawan, pihaknya telah menyiapkan langkah pendaftaran secara online.<\/p>\n<p>\u201cPada hari ini kami telah membuat microsite di website BNPB untuk bisa menerima pendaftaran relawan di <em><a href=\"http:\/\/deskrelawanpb.bnpb.go.id\/covid19\">http:\/\/deskrelawanpb.bnpb.go.id\/covid19<\/a><\/em>,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurut Andre, relawan yang dibutuhkan bukan hanya mereka yang masuk kategori profesional seperti dokter, perawat, atau pranata laboratorium. Namun pihaknya sangat terbuka menerima semua elemen masyarakat selama memiliki kemampuan sesuai yang dibutuhkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Termasuk juga para mahasiswa yang juga dilibatkan bergabung dalam relawan Covid-19 ini.<\/p>\n<p>\u201cGugus tugas bekerjasama dengan banyak asosiasi, LSM, perguruan tinggi, yang mengajak semua elemen masyarakat untuk bergabung menjadi relawan. Di mana para dokter, perawat dan administrasi rumah sakit masih akan berada di gugus terdepan menangani pasien dan rumah sakit, sementara teman-teman mahasiswa, mahasiswa tingkat akhir akan menjadi lapis kedua sebagai bagian dari pencegahan. Mahasiswa akan membantu konsultasi baik psikologis maupun medis yang akan dilakukan secara <em>online<\/em>,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Andre menjelaskan, desk relawan Covid-19 ini secara bertahap telah diluncurkan. Sementara pembukaan pendaftaran secara masif baru akan dilakukan mulai besok.<\/p>\n<p>\u201cKita bekerjasama dengan banyak pihak yang juga sudah melakukan pengumpulan dan mengajak relawan masing-masing, mudah-mudahan bisa diintegrasikan sehingga kita punya database yang komplet dan realtime mengenai kebutuhan relawan yang ada. Harapan kami mudah-mudahan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 bisa mendapat support dari semua warga negara Indonesia untuk bergabung menjadi pejuang kemanusiaan,\u201d tukasnya. (ije)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co &#8211; Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memanggil warga negara Indonesia menjadi pejuang kemanusiaan dengan bergabung sebagai relawan penanganan Covid-19. Tak hanya dokter dan perawat, namun berbagai posisi lainnya juga dibutuhkan untuk membantu penanganan pandemi Covid-19. Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Andre Rahadian memanggil dan mengajak para relawan menjadi bagian dari pejuang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":48044,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[14837,14838,14836],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/03\/IMG_20200326_194142-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-cuS","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48042"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48042"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48042\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48045,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48042\/revisions\/48045"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48044"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48042"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48042"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48042"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}