
{"id":48400,"date":"2020-04-01T23:49:32","date_gmt":"2020-04-01T16:49:32","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=48400"},"modified":"2020-04-02T02:07:00","modified_gmt":"2020-04-01T19:07:00","slug":"grand-slam-wimbledon-dibatalkan-pertama-kalinya-sejak-perang-dunia-ii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/grand-slam-wimbledon-dibatalkan-pertama-kalinya-sejak-perang-dunia-ii\/","title":{"rendered":"Grand Slam Wimbledon Dibatalkan Pertama Kalinya Sejak Perang Dunia II"},"content":{"rendered":"<p><b>LONDON, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Penyelenggara kejuaraan tenis Grand Slam Wimbledon 2020 mengumumkan pembatalan kejuaraan, Rabu (01\/04), dikarenakan semakin meluasnya penyebaran Covid-19 di dunia. Pembatalan turnamen tenis Grand Slam tertua ini merupakan pertama kalinya sejak Perang Dunia II.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">afp.com<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pembatalan satu-satunya kejuaraan utama tenis lapangan rumput di All England Club London ini membuat jadwal berbagai kejuaraan tenis di awal tahun 2020 ini berantakan. Setidaknya tidak ada turnamen tenis lapangan yang digelar hingga pertengahan Juli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Hancur,&#8221; cuit juara delapan kali turnamen Grand Slam Wimbledon, Roger Federer.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara petenis putri yang telah merengkuh gelar turnamen ini tujuh kali, Serena Williams, merasa sangat terkejut dengan keputusan pembatalan ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, petenis putra Novak Djokovic dan Simona Halep di sektor putri akan mempertahankan gelarnya di tahun 2019 pada turnamen tenis Grand Slam Wimbledon 2020 yang dijadwalkan berlangsung selama dua pekan mulai 29 Juni. Tetapi pimpinan turnamen tak mampu berbuat banyak di tengah situasi dunia yang masih berjuang melawan pandemi Covid-19. Sehingga dengan berat hati dan penuh penyesalan mengumumkan pembatalan turnamen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Halep pun mencurahkan kekecewaannya atas pembatalan ini melalui akun twitter pribadinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Sedih sekali mendengar @Wimbledon tidak akan terjadi tahun ini,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Final tahun lalu akan selamanya menjadi salah satu hari paling bahagia dalam hidupku! Tapi kita akan melalui sesuatu yang lebih besar dari tenis dan Wimbledon akan kembali! Dan itu berarti aku bahkan harus menunggu untuk mempertahankan gelarku,&#8221; imbuh petenis asal Rumania ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">All England Club Chairman Ian Hewitt mengatakan, keputusan untuk membatalkan Grand Slam Wimbledon bukan sesuatu yang mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Hal ini sangat membebani pikiran kami. Sebab pembatalan turnamen sebelumnya hanya disebabkan oleh perang dunia,&#8221; ujarnya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tetapi, setelah mempertimbangkan semua skenario dengan seksama dan luas, kami percaya bahwa ini adalah ukuran dari krisis global ini yang pada akhirnya merupakan keputusan yang tepat untuk membatalkan Kejuaraan tahun ini,&#8221; imbuhnya. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LONDON, fornews.co &#8211; Penyelenggara kejuaraan tenis Grand Slam Wimbledon 2020 mengumumkan pembatalan kejuaraan, Rabu (01\/04), dikarenakan semakin meluasnya penyebaran Covid-19 di dunia. Pembatalan turnamen tenis Grand Slam tertua ini merupakan pertama kalinya sejak Perang Dunia II. Dilansir dari afp.com, pembatalan satu-satunya kejuaraan utama tenis lapangan rumput di All England Club London ini membuat jadwal berbagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":48401,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[10],"tags":[14953],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/04\/4d86e4bbea2f8f995a1735037498aa949d612ca8-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-cAE","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48400"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48400"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48400\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48402,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48400\/revisions\/48402"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48400"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48400"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48400"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}