
{"id":49053,"date":"2020-04-13T13:59:37","date_gmt":"2020-04-13T06:59:37","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=49053"},"modified":"2020-07-11T01:45:35","modified_gmt":"2020-07-10T18:45:35","slug":"berbahaya-dan-bisa-mematikan-yuk-kenali-dan-cermati-gejala-kanker-otak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/berbahaya-dan-bisa-mematikan-yuk-kenali-dan-cermati-gejala-kanker-otak\/","title":{"rendered":"Berbahaya dan Bisa Mematikan! Yuk Kenali dan Cermati Gejala Kanker Otak"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co<\/strong>-Satu dari sekian banyak penyakit yang harus segera ditangani dan sangat berbahaya adalah kanker otak. Betapa tidak, karena kanker jenis ini cenderung tumbuh dengan cepat, dapat menyebar ke bagian tubuh lain, serta dapat timbul kembali meskipun sudah diangkat.<\/p>\n<p>Sebagian besar kanker otak disebabkan oleh kanker yang dimulai dari bagian tubuh lain dan menyebar ke otak melalui pembuluh darah (metastasis). Kanker yang dapat menyebar ke otak meliputi kanker paru, kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker kulit tipe melanoma.<\/p>\n<p>Kalau kanker otak ganas, itu berawal dari sel-sel otak dapat disebabkan oleh tumor otak jinak yang kemudian berkembang menjadi ganas. Namun, penyebab dari perkembangan tumor ini belum diketahui secara pasti hingga saat ini.<\/p>\n<p>Beberapa faktor risiko yang dapat memicu kanker otak, antara lain berusia 50 tahun ke atas, meskipun tidak menutup kemungkinan dapat terjadi pada segala usia; kondisi genetik tertentu; riwayat keluarga dengan tumor otak; dan riwayat paparan radioterapi pada bagian kepala.<\/p>\n<p>Kanker otak merupakan pertumbuhan sel-sel abnormal yang bersifat ganas pada otak. Bisa berupa kanker otak primer yang berasal dari sel otak sendiri, maupun kanker otak sekunder yang berasal dari penyebaran kanker di bagian tubuh lain (metastasis).<\/p>\n<p>Nah, bagaimana dengan gejala-gejalanya? Beberapa gejala kanker otak, bisa dirasakan nyeri kepala berulang yang semakin sering dan bertambah parah; gangguan bicara; gangguan ingatan atau perubahan pada kepribadian; kelelahan yang menetap; kelemahan yang progresif atau kelumpuhan pada satu sisi dari tubuh; mual dan muntah; pandangan kabur; sering mengantuk; dan kejang.<\/p>\n<p>Untuk mendiagnosis kanker otak, maka dokter akan melakukan wawancara medis lengkap, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang mulai dari <em>Computerized Tomography<\/em>\u00a0(CT)\u00a0<em>scan<\/em>, untuk menciptakan gambaran atau pencitraan otak dengan menggunakan sinar X.<\/p>\n<p>Kemudian <em>Magnetic Resonance Imaging<\/em>\u00a0(MRI), untuk menciptakan gambaran rinci otak dengan menggunakan medan magnet berkekuatan tinggi dan gelombang radio. Berikutnya Elektroensefalogram (EEG), untuk merekam aktivitas listrik otak dan melihat adanya abnormalitas otak dengan menggunakan elektroda pada kulit kepala. Selanjutnya, Biopsi dengan pengambilan sampel jaringan yang dicurigai sebagai tumor, untuk memeriksa jenis tumor dan menentukan penanganan yang paling sesuai.<\/p>\n<p>Selama ini sudah banyak beberapa upaya yang akan dilakukan dokter untuk menangani kanker otak. Mulai dari prosedur pembedahan, untuk mengangkat tumor sebanyak mungkin dan meredakan gejala kanker otak, dengan metode kraniotomi, neuroendoskopi, atau\u00a0<em>transsphenoidal surgery<\/em>.<\/p>\n<p>Kemoterapi dengan menggunakan obat-obatan antikanker, untuk membunuh sel-sel kanker, yang dapat dilakukan setelah operasi untuk mencegah tumor timbul kembali, serta memperpanjang usia harapan hidup pengidap.<\/p>\n<p>Radioterapi dengan menggunakan sinar berenergi tinggi yang diarahkan pada lokasi tumor, untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali. Radioterapi dilakukan untuk menghilangkan tumor yang tidak dapat diangkat dengan cara operasi, serta menurunkan risiko tumor timbul kembali.<\/p>\n<p>Fisioterapi yang dapat dilakukan setelah menjalani prosedur pembedahan, kemoterapi, atau radioterapi, untuk mengembalikan fungsi tubuh yang terganggu akibat kanker otak. Fungsi tubuh yang umumnya terganggu, antara lain kemampuan bergerak, bicara, penglihatan, atau proses berpikir.<\/p>\n<p>Jika mengalami beberapa gejala kanker otak yang telah disebutkan di atas, yang dirasakan terus-menerus atau semakin memberat, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari pengidap, segera periksakan diri ke dokter spesialis neurologi untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit sesuai domisilimu. (aha\/halodoc)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co-Satu dari sekian banyak penyakit yang harus segera ditangani dan sangat berbahaya adalah kanker otak. Betapa tidak, karena kanker jenis ini cenderung tumbuh dengan cepat, dapat menyebar ke bagian tubuh lain, serta dapat timbul kembali meskipun sudah diangkat. Sebagian besar kanker otak disebabkan oleh kanker yang dimulai dari bagian tubuh lain dan menyebar ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":49054,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15206],"tags":[15217,15216,8920,11682],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/04\/Ilustrasi-kanker-otak.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-cLb","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49053"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=49053"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49053\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49055,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/49053\/revisions\/49055"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49054"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=49053"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=49053"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=49053"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}