
{"id":50112,"date":"2020-04-30T16:09:42","date_gmt":"2020-04-30T09:09:42","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=50112"},"modified":"2020-07-11T05:27:45","modified_gmt":"2020-07-10T22:27:45","slug":"cek-bahan-berbahaya-di-produk-pangan-tim-gabungan-juga-pastikan-penggunaan-masker-di-pasar-randik-sekayu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/cek-bahan-berbahaya-di-produk-pangan-tim-gabungan-juga-pastikan-penggunaan-masker-di-pasar-randik-sekayu\/","title":{"rendered":"Cek Bahan Berbahaya di Produk Pangan, Tim Gabungan Juga Pastikan Penggunaan Masker di Pasar Randik Sekayu"},"content":{"rendered":"<p><strong>SEKAYU, fornews.co<\/strong> &#8211; Tim gabungan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Musi Banyuasin melakukan sidak ke Pasar Randik Sekayu, Kamis (30\/04). Terdiri dari petugas Dinas Kesehatan, Disperindag, Polres Muba, Kodim 0401 Muba, Pol PP, BPBD, Camat Sekayu serta petugas Puskesmas Lumpatan, tim melakukan pemeriksaan bahan pangan mengantisipasi bahan berbahaya.<\/p>\n<p>&#8220;Selain sosialisasi kewajiban penggunaan masker, di pasar tradisional ini juga dilakukan sosialisasi untuk mentaati jaga jarak. Selain itu dalam rangkaian giat ini kami mengecek penjualan makanan di bulan Ramadan guna mengantisipasi dan mengecek langsung peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya. Antara lain makanan yang mengandung borax, formalin dan rodamin yang membahayakan kesehatan bagi yang mengkonsumsi,\u201d ujar Kepala Dinkes Muba dr Azmi Dariusmansyah.<\/p>\n<p>Menurut Azmi, hasil pengecekan di lapangan sebagian besar masyarakat dan pedagang sudah cukup taat dalam upaya pencegahan penularan COVID-19. &#8220;Di pasar juga ada titik-titik tempat cuci tangan. Pedagang dan warga diharapkan untuk terus tertib menggunakan masker dan jaga jarak,\u2019 katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Plt Kepala Disdagperin Muba Azizah menambahkan, dari hasil sidak tersebut tidak ditemukan adanya makanan yang mengandung bahan berbahaya. Tim hanya menemukan satu produk tahu yang mengandung pengawet. Tapi dari hasil uji sampel oleh tim, kadarnya masih dalam ambang batas.<\/p>\n<p>&#8220;Kami dari Dagperin atas temuan tersebut langsung meminta kepada pedagang untuk tidak menjual tahu tersebut dan ditarik dari peredaran serta memberikan imbauan untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan konsumen. Insyaallah ini akan menjadi tertib dan ditaati,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Terpisah, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengimbau kepada seluruh warga Muba untuk selalu mematuhi imbauan Pemerintah seperti menggunakan masker ketika berada di luar rumah selama pandemi COVID-19.<\/p>\n<p>&#8220;Selalu pakai masker dan rajin cuci tangan, setelah bepergian saat balik kerumah langsung mandi dan membersihkan diri, menjaga jarak minimal 1 sampai 2 meter, menghindari kerumunan, serta menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kebersihan diri sendiri. Semua imbauan yang dikeluarkan Pemerintah tujuannya baik, menjaga kita terhindar dari paparan COVID-19,\u201d ujar Dodi.<\/p>\n<p>Selain itu, Dodi menambahkan, saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 terus berjibaku siang dan malam menjaga Muba untuk meminimalisir penyebaran COVID-19. Begitu juga tenaga kesehatan yang saat ini bekerja siang malam untuk penanganan korban dampak COVID-19 yang terjadi.<\/p>\n<p>\u201cHarapannya semua dapat bekerjasama dan tentunya bagi warga Musi Banyuasin yang saya cintai kiranya dengan mematuhi imbauan yang disampaikan oleh Pemerintah dan upaya pencegahan dan penanganan COVID-19 di Musi Banyuasin sudah turut membantu meminimalisir dan memutus rantai penularan COVID-19 di wilayah Muba. Kita harus taat dengan anjuran Pemerintah agar terhindar dari penularan COVID-19,&#8221; pungkasnya. (ije)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co &#8211; Tim gabungan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Musi Banyuasin melakukan sidak ke Pasar Randik Sekayu, Kamis (30\/04). Terdiri dari petugas Dinas Kesehatan, Disperindag, Polres Muba, Kodim 0401 Muba, Pol PP, BPBD, Camat Sekayu serta petugas Puskesmas Lumpatan, tim melakukan pemeriksaan bahan pangan mengantisipasi bahan berbahaya. &#8220;Selain sosialisasi kewajiban penggunaan masker, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":50114,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[15627],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/04\/IMG-20200430-WA0011-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-d2g","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50112"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50112"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50112\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":50115,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50112\/revisions\/50115"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50114"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}