
{"id":5075,"date":"2017-01-18T19:27:07","date_gmt":"2017-01-18T12:27:07","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=5075"},"modified":"2017-01-18T19:27:07","modified_gmt":"2017-01-18T12:27:07","slug":"ini-yang-dilakukan-pemerintah-mengurai-penumpukan-guru-di-kota","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/ini-yang-dilakukan-pemerintah-mengurai-penumpukan-guru-di-kota\/","title":{"rendered":"Ini yang Dilakukan Pemerintah Mengurai Penumpukan Guru di Kota"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<figure id=\"attachment_5076\" aria-describedby=\"caption-attachment-5076\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-5076 size-medium\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/sdnasamtiga-300x196.jpg\" alt=\"Ilustrasi.net\" width=\"300\" height=\"196\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/sdnasamtiga-300x196.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/sdnasamtiga.jpg 529w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5076\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi.net<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">JAKARTA, fornews.co-Berdasarkan intruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengemukakan, pendistribusian Aparatur Sipil Negara (ASN) ke daerah-daerah di tanah air, lebih fokus pada guru yang selama ini dinilai banyak menumpuk di kota.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ke depan, di desa-desa dan di wilayah-wilayah perbatasan juga, jangan sampai diangkat gurunya hanya dalam beberapa bulan kemudian pindah lagi ke kota. Dari tahun ke tahun, hal ini terjadi berulang-ulang. Ini yang kita diskusikan tadi,&#8221; ujar Asman Abnur kepada wartawan usai rapat terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (18\/01) sore.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Asman menjelaskan, kalau memang ASN diproyeksikan untuk guru garda depan, terutama daerah perbatasan. Maka ASN tersebut, harus jadi guru di situ selamanya. Jadi tidak boleh pindah ke pusat kotanya. Sekarang ini, menurut dia, begitu ASN diangkat, tiga bulan kemudian gurunya berusaha dengan cara macam-macam pindah ke kota. &#8220;Nanti kurang lagi guru kita. Nah pendistribusian ini yang tadi diarahkan oleh Bapak Presiden, jangan sampai terjadi lagi,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Asman berharap, agar guru di daerah perbatasan ini bisa\u00a0diatur penempatannya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), jangan hanya dari daerah. Karena, kalau daerah nanti wali kota atau bupatinya bisa memindahkan langsung. &#8220;Tapi nanti kita atur supaya begitu ditempatkan di satu daerah perbatasan, dia tidak dengan mudah pindah ke daerah lain,&#8221; imbuhnya sembari mengatakan, akan dibuat perjanjian setiap awal masuk jadi PNS tercantum penempatan sehingga tidak bisa pindah ke tempat lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lanjut Asman Abnur, pihaknya bersama Mendikbud, akan menghitung dan membuat peta daerah-daerah dengan jumlah guru yang lebih. Kemudian, daerah yang pegawai yang masih banyak, atau di atas 50% akan menjadi perhatian. &#8220;Bahkan ada daerah yang belanja pegawainya sampai 80%, tentu ini akan membengkak di pegawainya. Berartikan tinggal 20% belanja modalnya, sehingga pembangunan daerah tidak bisa diharapkan dari APBD-nya. Untuk itu pegawainya perlahan-lahan kita distribusikan ke daerah lain,&#8221; ujarnya. (ekaf)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co-Berdasarkan intruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengemukakan, pendistribusian Aparatur Sipil Negara (ASN) ke daerah-daerah di tanah air, lebih fokus pada guru yang selama ini dinilai banyak menumpuk di kota. &#8220;Ke depan, di desa-desa dan di wilayah-wilayah perbatasan juga, jangan sampai diangkat gurunya hanya dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":5076,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[9,75,81],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/sdnasamtiga.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-1jR","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5075"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5075"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5075\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5077,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5075\/revisions\/5077"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5076"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5075"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5075"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5075"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}