
{"id":52111,"date":"2020-06-03T19:54:21","date_gmt":"2020-06-03T12:54:21","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=52111"},"modified":"2020-07-14T03:37:52","modified_gmt":"2020-07-13T20:37:52","slug":"1-000-ustaz-ustazah-di-muba-dapat-bantuan-dari-bupati-dodi-reza-alex","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/1-000-ustaz-ustazah-di-muba-dapat-bantuan-dari-bupati-dodi-reza-alex\/","title":{"rendered":"1.000 Ustaz-Ustazah di Muba Dapat Bantuan dari Bupati Dodi Reza Alex"},"content":{"rendered":"<p><b>SEKAYU, fornews.co<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menyerahkan bantuan kepada ustaz dan ustazah yang juga terdampak COVID-19. Bantuan kepada 1.000 ustaz dan ustazah di pondok pesantren yang ada di Muba ini diserahkan secara simbolis di Pondok Pesantren Riyadhul Aliyyah Desa Mekar Jadi, Kecamatan Sungai Lilin, Rabu (03\/06).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bantuan yang diberikan kepada masing-masing ustaz dan ustazah ini sebesar Rp600 ribu per bulan yang akan diberikan selama tiga bulan. Bantuan ini layak diberikan kepada para ustaz dan ustazah karena di tengah pandemi COVID-19 ini pendapatan mereka ikut terdampak. Sebab sejak Maret lalu, aktivitas belajar mengajar di Ponpes termasuk ngaji di masjid maupun di rumah harus ditiadakan untuk memenimalisir penularan COVID-19.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Ya, sangat berpengaruh dari sisi pendapatan. Santri diliburkan, aktivitas mengaji masjid ke masjid dan rumah ke rumah juga harus ditiadakan. Alhamdulillah bantuan pak Bupati Dodi Reza Alex untuk ustaz dan ustazah ini sangat meringankan beban kami di tengah wabah COVID-19 ini,&#8221; ujar Pengasuh Ponpes An-Nahl Muba, Ustaz Jannata Hial Makwa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Janna, keseharian dirinya mengajar ilmu Alquran dan hadis, namun ketika Maret lalu aktivitas tatap muka dengan santri ditiadakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Bagaimanapun semua harus tetap bertahan di tengah wabah COVID-19 ini. Kami para ustaz dan ustazah tidak berhenti mengajar pendidikan agama kepada santri. Aktivitas tetap kami berikan secara online meski tidak semaksimal pertemuan tatap muka,&#8221; katanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Janna pun kembali menegaskan, bantuan yang diterima ini menambah semangat dia dan rekan-rekannya untuk terus mengajar dalam situasi apapun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Bantuan pak Dodi ini penyemangat bagi kami untuk terus mensyiarkan ajaran Islam di Kabupaten Muba,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal senada disampaikan Ummi Kalsum, Ustazah Guru Mengaji dari Kecamatan Bayung Lencir. Menurut Ummi, bantuan yang diberikan Bupati ini sangat berguna dan diharapkan para ustaz dan ustazah di tengah wabah COVID-19.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Alhamdulillah sangat meringankan beban kami para ustaz dan ustazah di Muba. Semoga wabah ini segera berlalu dan pak Dodi selalu menjadi pemimpin yang peduli kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya di Muba,&#8221; ungkapnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesepuh Pengasuh Ponpes di Muba, KH Abdul Hadi mengapresiasi inisiasi bantuan Bupati Muba Dodi Reza Alex kepada para ustaz dan ustazah di Muba. &#8220;Bantuan yang sangat diharapkan dan bermanfaat disaat ini, ini bukti pak Dodi sangat mempedulikan kebutuhan masyarakatnya,&#8221; tukasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, bantuan yang disalurkan tersebut berdasarkan SK Bupati Nomor: 225\/KPTS-DINSOS\/2020 tertanggal 29 Mei 2020 yakni berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp600 ribu tiap ustaz dan ustazah yang diberikan selama tiga bulan Mei-Juli.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Untuk bantuan kepada 1.000 ustaz dan ustazah se-Kabupaten Muba ini digelontorkan dana sebesar Rp1,8 miliar dengan menggunakan dana APBD Muba,&#8221; kata Dodi yang juga Bapak Santri Sumsel di sela menyerahkan secara simbolis bantuan kepada ustaz dan ustazah.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, pandemi COVID-19 sangat berimbas bagi ustaz dan ustazah karena aktivitas kegiatan belajar mengajar dan baca tulis Alquran ditiadakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Tentu dari sisi pendapatan bagi ustaz dan ustazah sangat berkurang. Saya menilai sudah sangat pantas mereka mendapatkan BST,&#8221; ucap Dodi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kesempatan tersebut, Dodi mengajak para ustaz dan ustazah di Muba berdoa agar pandemi covid-19 segera berlalu. &#8220;Terus berdoa meminta kepada Allah Yang Maha Kuasa agar wabah COVID-19 ini segera hilang, dan aktivitas dapat kembali berjalan normal,&#8221; ajaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Muba, Opi Palopi menyebutkan, bantuan untuk 1.000 ustaz dan ustazah ini berasal dari APBB Muba. &#8220;Anggaran yang dikucurkan Rp1,8 miliar dan tiap ustaz ustazah dapat Rp600 ribu selama tiga bulan Mei-Juli,&#8221; bebernya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Opi, bantuan khusus ustaz dan ustazah ini selanjutnya akan disalurkan secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cashless<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> melalui rekening Tabunganku dari Bank BRI. (ije)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKAYU, fornews.co &#8211; Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menyerahkan bantuan kepada ustaz dan ustazah yang juga terdampak COVID-19. Bantuan kepada 1.000 ustaz dan ustazah di pondok pesantren yang ada di Muba ini diserahkan secara simbolis di Pondok Pesantren Riyadhul Aliyyah Desa Mekar Jadi, Kecamatan Sungai Lilin, Rabu (03\/06).\u00a0 Bantuan yang diberikan kepada masing-masing ustaz [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":52112,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/06\/IMG-20200604-WA0000-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-dyv","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52111"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52111"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52111\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52113,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52111\/revisions\/52113"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}