
{"id":52520,"date":"2020-06-11T18:59:24","date_gmt":"2020-06-11T11:59:24","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=52520"},"modified":"2020-07-14T03:58:39","modified_gmt":"2020-07-13T20:58:39","slug":"sebaran-hotspot-di-sumsel-capai-1721-titik-oki-dan-muara-enim-paling-banyak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/sebaran-hotspot-di-sumsel-capai-1721-titik-oki-dan-muara-enim-paling-banyak\/","title":{"rendered":"Sebaran Hotspot di Sumsel Capai 1721 Titik, OKI dan Muara Enim Paling Banyak"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG<\/strong>, Fornews.co &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mencatat hingga kini sebaran hotspot di Sumsel yakni mencapai 1.721 titik. Sebaran tersebut terjadi sejak Januari hingga Juni 2020.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengatakan berdasarkan data yang berhasil didapatkan BPBD Sumsel, hingga saat ini sebaran hotspot di Sumsel sudah mencapai 1.721 titik. Dimana, jumlah tersebut meningkat pesat dibandingkan tahun 2019 lalu.<\/p>\n<p>&#8220;Data hotspot tertinggi terjadi pada bulan Maret lalu yang mencapai 457 titik,&#8221; katanya, Kamis (11\/06).<\/p>\n<figure id=\"attachment_52522\" aria-describedby=\"caption-attachment-52522\" style=\"width: 824px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-52522\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/06\/WhatsApp-Image-2020-06-11-at-16.40.59-300x195.jpeg\" alt=\"\" width=\"824\" height=\"535\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/06\/WhatsApp-Image-2020-06-11-at-16.40.59-300x195.jpeg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/06\/WhatsApp-Image-2020-06-11-at-16.40.59-1024x666.jpeg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/06\/WhatsApp-Image-2020-06-11-at-16.40.59-768x500.jpeg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/06\/WhatsApp-Image-2020-06-11-at-16.40.59-750x488.jpeg 750w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/06\/WhatsApp-Image-2020-06-11-at-16.40.59-1140x741.jpeg 1140w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/06\/WhatsApp-Image-2020-06-11-at-16.40.59-scaled.jpeg 640w\" sizes=\"(max-width: 824px) 100vw, 824px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-52522\" class=\"wp-caption-text\">Data sebaran hotspot di Sumsel periode Januari hingga Juni 2020. Foto: Istimewa<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ia menjelaskan, berdasarkan data untuk wilayah OKI sebaran hotspot mencapai 340 titik. Kemudian, Muara Enim yang mencapai 338 titik, lalu Musi Banyuasin sebanyak 292 titik.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Banyuasin dengan jumlah mencapai 186 titik, Ogan Ilir sebanyak 124 titik, PALI sebanyak 118 titik, OKU sebanyak 72 titik, Musirawas sebanyak 61 titik, Lahat sebanyak 50 titik, Musirawas Utara sebanyak 33 titik, Palembang sebanyak 27 titik, Prabumulih sebanyak 23 titik, OKU Selatan sebanyak 20 titik.<\/p>\n<p>Lalu, OKU Timur sebanyak 18 titik, Empat Lawang sebanyak 11 titik, Lubuklinggau sebanyak lima titik dan Pagaralam sebanyak tiga titik.<\/p>\n<p>&#8220;Data yang paling tinggi itu di daerah OKI dan Muara Enim untuk sebaran hotspotnya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Karena itu, untuk mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Sumsel, saat ini Gubernur Sumsel, Herman Deru telah mengeluarkan SK tentang status siaga darurat karhutla di wilayah Sumsel. Dimana, SK tersebut diberlakukan sejak 20 Mei hingga 31 Oktober mendatang.<\/p>\n<p>SK tersebut akan ditindaklanjuti dengan pembentukan pos komando yang melibatkan perangkat desa dan instansi terkait sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam upaya penanggulangan bencana asap akibat Karhutla.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk anggaran nantinya dibebankan pada APBN serta APBD Sumsel,&#8221; singkatnya. (lim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, Fornews.co &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mencatat hingga kini sebaran hotspot di Sumsel yakni mencapai 1.721 titik. Sebaran tersebut terjadi sejak Januari hingga Juni 2020. Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori mengatakan berdasarkan data yang berhasil didapatkan BPBD Sumsel, hingga saat ini sebaran hotspot di Sumsel sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":52524,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[11065,11123,8950,11235,8993,16343,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/06\/karhutla-scaled.jpeg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-dF6","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52520"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52520"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52520\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52863,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52520\/revisions\/52863"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52524"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}