
{"id":52817,"date":"2020-06-17T11:05:47","date_gmt":"2020-06-17T04:05:47","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=52817"},"modified":"2020-07-14T04:15:14","modified_gmt":"2020-07-13T21:15:14","slug":"mui-kabupaten-oki-nilai-keputusan-pemerintah-tunda-pembahasan-ruu-hip-sangat-tepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/mui-kabupaten-oki-nilai-keputusan-pemerintah-tunda-pembahasan-ruu-hip-sangat-tepat\/","title":{"rendered":"MUI Kabupaten OKI Nilai Keputusan Pemerintah Tunda Pembahasan RUU HIP Sangat Tepat"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>KAYUAGUNG, <a href=\"http:\/\/fornews.co\">fornews.co<\/a><\/strong> &#8211; Keputusan pemerintah untuk menunda pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dinilai banyak kalangan sudah sangat tepat. Salah satunya datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten OKI.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Melalui wakil ketuanya Suparjon Alihaq Al-Tsabit, MUI Kabupaten OKI mengungkapkan bila perlu pembahasan RUU ini dibatalkan. Pasalnya, menurut pria yang akrab disapa Tsabit ini bahwa Pancasila sebagai ideologi bangsa saat ini sudah cukup jelas.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Penundaan itu sebenarnya sangat tepat, lebih tepatnya lagi dibatalkan jadi tidak usah dibahas lagi. Pancasila sudah tepat jadi ideologi saat ini, Pancasila harga mati, semua juga sependapat,&#8221; ungkapnya, Rabu (17\/06).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dia menilai, dalam RUU ini juga terdapat banyak kejanggalan ataupun kecacatan salah satunya tidak mencantumkan TAP MPRS tentang larangan ajaran komunis atau Marxisme-leninisme. Poin ini juga yang menjadi polemik dan mendapat banyak protes dari berbagai pihak.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, Pancasila sebagai ideologi bangsa saat ini sudah termasuk dalam pembukaan UUD dan Undang-undang itu sendiri. Dengan adanya RUU ini kata Tsabit, Marwah Pancasila itu sendiri bisa turun dan bisa muncul multitafsir di berbagai kalangan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Pada pasal-pasalnya banyak poin yang bisa dimulititafsirkan, itu yang dikhawatirkan dapat ditafsirkan oleh banyak golongan. Karena yang ada sekarang sebenarnya sudah cukup,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Pembahasan tentang ideologi Pancasila itu selesai sudah, dak ada lagi yang membahas itu, semua setuju bahwa Pancasila itu harga mati,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Penundaan pembahasan RUU HIP ini diketahui melalui postingan Menkopolhukam, Mahfud MD, Selasa (16\/06) sore. Dalam Tweet tersebut Mahfud menyebut pemerintah menunda membahas RUU HIP dan minta DPR selaku prngusul untuk lebih banyak berdialog dan menyerap aspirasi dulu dengan semua elemen masyarakat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, saat ini pemerintah masih memfokuskan untuk menghadapi pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). (rif)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYUAGUNG, fornews.co &#8211; Keputusan pemerintah untuk menunda pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dinilai banyak kalangan sudah sangat tepat. Salah satunya datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten OKI. Melalui wakil ketuanya Suparjon Alihaq Al-Tsabit, MUI Kabupaten OKI mengungkapkan bila perlu pembahasan RUU ini dibatalkan. Pasalnya, menurut pria yang akrab disapa Tsabit ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":52818,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[15],"tags":[16452,16451,16454,16453],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/06\/IMG20200617105427_copy_894x616-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-dJT","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52817"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52817"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52817\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52819,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/52817\/revisions\/52819"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/52818"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52817"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=52817"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=52817"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}