
{"id":53570,"date":"2020-07-01T14:45:18","date_gmt":"2020-07-01T07:45:18","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=53570"},"modified":"2020-07-14T04:48:45","modified_gmt":"2020-07-13T21:48:45","slug":"warga-miskin-di-palembang-meningkat-gepeng-dan-anjal-berkeliaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/warga-miskin-di-palembang-meningkat-gepeng-dan-anjal-berkeliaran\/","title":{"rendered":"Warga Miskin di Palembang Meningkat, Gepeng dan Anjal Berkeliaran"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>PALEMBANG<\/strong>, <a href=\"http:\/\/Fornews.co\">Fornews.co<\/a> &#8211; Pandemi Virus Corona atau COVID-19 di Kota Palembang berdampak kepada meningkatnya warga miskin di Kota Palembang. Hal ini dimanfaatkan oleh Gelandangan, Pengemis (Gepeng) dan Anak Jalanan (Anjal) untuk mencari belas kasihan pengguna di jalan raya di Kota Palembang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Terbukti, sejak pandemi Gepeng dan Anjal banyak berkeliaran di hampir semua titik mulai dari Bandara hingga Jakabaring Palembang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Demikian diakui oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Palembang, Heri Aprian saat ditemui di Pemkot Palembang, Rabu (01\/07).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Heri mengatakan sejak masuknya COVID-19 di Kota Palembang angka kemiskinan di Kota Palembang mengalami peningkatan hingga 60 persen. Namun, angka tersebut diklaimnya sudah mendapat perhatian penuh dari Pemkot Palembang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Keberadaan Gepeng dan Anjal ini merupakan &#8216;Pemain Lama&#8217; yang hanya memanfaatkan kondisi pandemi untuk mendapatkan belas kasih dijalanan.<br \/>\nHal ini diketahui saat pihaknya melakukan penindakan dan kebanyakan dari mereka adalah orang sudah lama berkecimpung dalam profesi Gepeng dan Anjal ini.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Sejak pandemi ini, lokasi penampungan untuk Gepeng dan Anjal ini melebih kapasitas yakni sebanyak 50 orang dari kapasitas hanya 20 orang,&#8221; katanya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Berdasarkan pantauan Dinsos Sumsel, saat ini banyak ditemukan modus baru yang digunakan para Gepeng dan Anjal. Diantaranya yakni manusia silver hingga ibu-ibu yang membawa bayi dan anak-anak. Lokasi mereka saat ini pun menyebar di 14 titik dari Jakabaring hingga Bandara.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Karena itu, pihaknya kini berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait untuk menjaring para gepeng dan anjal ini. Menurutnya, gepeng dan anjal ini diekploitasi oleh kelompok atau orang. Bahkan, mereka pun diatur sedemikian rupa agar menarik rasa kasihan pengguna jalan raya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Karena itu, pihaknya berharap dukungan masyarakat untuk ikut membantu mengatasi persoalan gepeng dan anjal. Seperti, tidak memberi uang dan lain sebagainya. Karena, jika ini dilakukan maka mereka akan terus melakukam aktivitas mereka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kalau mau sedekah ke panti asuhan atau ke lembaga itu lebih baik,&#8221; tutupnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Palembang, Alhidir menambahkan saat ini sudah ada Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 tahun 2013 tentang pembinaan anjal dan gepeng di Palembang. Dimana, baik gepeng, anjal maupun yang memberikan uang kepada mereka akan disanksi dan di denda. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak memberi uang kepada mereka.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kami juga bekerjasama dengan Polri dan TNI untuk menegakkan Perda tersebut,&#8221; katanya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sejauh ini, ia mengaku penegakan perda sudah berjalan optimal. Hanya saja, sejak COVID-19, gepeng dan anjal kembali meningkat. Karena itu, pihaknya bakal kembali mengintensifkan penegakan perda ini.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pihaknya juga dalam tiga hari kedepan bakal melakukan penyelidikan dibantu dengan Polri untuk mencari kelompok atau orang yang telah mengkoordinir gepeng dan anjal ini.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Nantinya kami akan serahkan orang ini kepada pihak kepolisian karena telah mengekploitasi khususnya anak-anak,&#8221; singkatnya. (lim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, Fornews.co &#8211; Pandemi Virus Corona atau COVID-19 di Kota Palembang berdampak kepada meningkatnya warga miskin di Kota Palembang. Hal ini dimanfaatkan oleh Gelandangan, Pengemis (Gepeng) dan Anak Jalanan (Anjal) untuk mencari belas kasihan pengguna di jalan raya di Kota Palembang. Terbukti, sejak pandemi Gepeng dan Anjal banyak berkeliaran di hampir semua titik mulai dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":53571,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[15,16],"tags":[16673,14330,11433,16671,97,16672,13464],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/IMG_20200701_143622-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-dW2","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53570"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53570"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53570\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53572,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53570\/revisions\/53572"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53571"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53570"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53570"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53570"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}