
{"id":53759,"date":"2020-07-05T19:25:54","date_gmt":"2020-07-05T12:25:54","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=53759"},"modified":"2020-07-14T04:59:29","modified_gmt":"2020-07-13T21:59:29","slug":"tangkal-ubur-ubur-ratusan-tukik-dilepas-di-pantai-goa-cemara-bantul","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/tangkal-ubur-ubur-ratusan-tukik-dilepas-di-pantai-goa-cemara-bantul\/","title":{"rendered":"Tangkal Ubur-ubur, Ratusan Tukik Dilepas di Pantai Goa Cemara, Bantul"},"content":{"rendered":"<p><strong>YOGYAKARTA, fornews.co<\/strong>&#8211;Lebih dari 120 ekor Tukik dilepas di Pantai Goa Cemara, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, DIY, Ahad (5\/6\/2020).<\/p>\n<p>Pelepasan Tukik tersebut untuk melestarikan satwa langka yang kini hampir punah.<\/p>\n<p>Selain itu, pelepasan anak-anak Penyu untuk mengurangi ubur-ubur yang belakangan ini sering terlihat di sepanjang pantai Selatan.<\/p>\n<p>Subagio, Ketua Kelompok Konservasi Penyu di Pantai Goa Cemara, mengatakan pelepasan Tukik itu sekaligus untuk mengatasi ubur-ubur.<\/p>\n<p>&#8220;Penyu adalah pemakan ubur-ubur, sedangkan ubur-ubur memakan bibit ikan,&#8221; jelas Subagio, Ahad (5\/7\/2020) sore.<\/p>\n<p>Bagio, panggilan akrabnya, dulu sering mendengar keluhan dari nelayan karena tangkapan ikan berkurang.<\/p>\n<figure id=\"attachment_53763\" aria-describedby=\"caption-attachment-53763\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" width=\"640\" height=\"479\" class=\"wp-image-53763 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-5_resize_5.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-5_resize_5.jpg 640w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-5_resize_5-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-53763\" class=\"wp-caption-text\">MASYARAKAT mendatangi tempat konservasi Penyu di Pantai Goa Cemara, Bantul, DIY. (foto fornews.co\/adam)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sejak adanya Kelompok Konservasi Penyu Mino Raharjo, di Pantai Patehan atau Goa Cemara, nelayan dapat terbantu.<\/p>\n<p>Selain sebagai petani, masyarakat Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, merupakan nelayan yang mengandalkan tangkapan ikan.<\/p>\n<p>&#8220;Adanya pelepasan anak-anak penyu ini agar nelayan bisa medapatkan ikan berlimpah.&#8221; kata Subagio.<\/p>\n<figure id=\"attachment_53766\" aria-describedby=\"caption-attachment-53766\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" width=\"640\" height=\"480\" class=\"wp-image-53766 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-2_resize_79.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-2_resize_79.jpg 640w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-2_resize_79-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-53766\" class=\"wp-caption-text\">ANAK-ANAK didampingi orang tua ikut dalam pelepasan Tukik di Pantai Goa Cemara. (foto fornews.co\/adam)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Wakil Bupati Kabupaten Bantul, Abdul Halim Muslih, mengimbau setiap orang dilarang melakukan penjarahan Penyu.<\/p>\n<p>Penyu merupakan satwa langka yang harus dijaga kelestariannya.<\/p>\n<p>&#8220;Penyu merupakan satwa langka yang harus dilindungi dan dikenalkan kepada anak-anak,&#8221; ucapnya, Ahad (5\/7\/2020) sore.<\/p>\n<p>Ia berharap agar masyarakat dapat turut serta dalam pelestarian Penyu.<\/p>\n<figure id=\"attachment_53769\" aria-describedby=\"caption-attachment-53769\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" width=\"640\" height=\"480\" class=\"wp-image-53769 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-1_resize_44.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-1_resize_44.jpg 640w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-1_resize_44-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-53769\" class=\"wp-caption-text\">WAKIL BUPATI BANTUL, Abdul Halim Muslih, melepas Tukik beserta masyarakat. (foto fornews.co\/adam)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Wakil Bupati Bantul ltu juga mengatakan, para orang tua untuk mengajarkan kepada anak-anak&#8211;sejak dini&#8211;terhadap pelestarian Penyu.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga, kelak dewasa anak-anak dapat menjaga satwa langka dari jenis lainnya, tidak hanya Penyu,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Pelepasan Tukik yang diinsiasi oleh Kelompok Konservasi Penyu Mino Raharjo itu justru diikuti ratusan peserta yang semula hanya dibatasi sebanyak 60 orang.<\/p>\n<p>Peserta pelepasan Tukik bahkan datang dari Kulon Progo, Sleman, Kota Yogyakarta dan sekitarnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_53776\" aria-describedby=\"caption-attachment-53776\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" width=\"640\" height=\"480\" class=\"wp-image-53776 size-full\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-6_resize_75.jpg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-6_resize_75.jpg 640w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-6_resize_75-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-53776\" class=\"wp-caption-text\">SEBAGIAN ubur-ubur berjumlah ribuan bahkan mungkin jutaan yang terdampar bersama sampah di Pantai Goa Cemara. (foto fornews.co\/adam)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kini, di tempat konservasi yang diketuai oleh Bagio menyimpan ribuan telur Penyu yang siap ditetaskan.<\/p>\n<p>Guna menjaga bakal Tukik, telur-telur Penyu itu disimpan selama 50 hari untuk menjaga kelembaban.<\/p>\n<p>&#8220;Semoga tukik-tukik ini dapat segera besar dan hidup lestari di lautan,&#8221; pungkas Bagio. (adam)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>YOGYAKARTA, fornews.co&#8211;Lebih dari 120 ekor Tukik dilepas di Pantai Goa Cemara, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, DIY, Ahad (5\/6\/2020). Pelepasan Tukik tersebut untuk melestarikan satwa langka yang kini hampir punah. Selain itu, pelepasan anak-anak Penyu untuk mengurangi ubur-ubur yang belakangan ini sering terlihat di sepanjang pantai Selatan. Subagio, Ketua Kelompok Konservasi Penyu di Pantai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":53771,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[3304],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2020\/07\/tukik-4_resize_92.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-dZ5","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53759"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53759"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53759\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":54068,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53759\/revisions\/54068"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53771"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53759"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53759"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53759"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}