
{"id":5376,"date":"2017-01-26T15:24:28","date_gmt":"2017-01-26T08:24:28","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=5376"},"modified":"2017-01-26T15:24:28","modified_gmt":"2017-01-26T08:24:28","slug":"cegah-apatisme-pilkada-muba-pihak-berkepentingan-harus-lakukan-hal-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/cegah-apatisme-pilkada-muba-pihak-berkepentingan-harus-lakukan-hal-ini\/","title":{"rendered":"Cegah Apatisme Pilkada Muba, Pihak Berkepentingan Harus Lakukan Hal Ini"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<figure id=\"attachment_5377\" aria-describedby=\"caption-attachment-5377\" style=\"width: 201px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-5377 size-medium\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Joko-Siswanto-1-201x300.jpg\" alt=\"Pengamat Politik dan Pemerintahan Sumsel Drs Joko Siswanto Msi\" width=\"201\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Joko-Siswanto-1-201x300.jpg 201w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Joko-Siswanto-1-281x420.jpg 281w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Joko-Siswanto-1.jpg 357w\" sizes=\"(max-width: 201px) 100vw, 201px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5377\" class=\"wp-caption-text\">Pengamat Politik dan Pemerintahan Sumsel Drs Joko Siswanto Msi<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">PALEMBANG, fornews.co-Pengamat Politik dan Pemerintahan Sumsel Drs Joko Siswanto Msi menyatakan, pihak-pihak yang berkepentingan pada Pilkada Muba harus gencar membangkitkan apatisme yang mungkin telah dirasakan masyarakat<em> Bumi Serasan Sekate<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Joko, karakter masyarakat itu ada beberapa sikap, seperti, ketika masyarakat itu percaya kepada pemimpinnya, tapi pengetahuan politiknya itu kurang, maka dia akan patuh. Kemudian, kalau sikap kepercayaan masyarakat itu rendah terhadap pemimpinnya dan dia punya kemampuan politik yang cukup, maka dia akan melawan. Berikutnya, jika sama sekali dua-duanya tidak percaya dengan pemimpinnya dan tidak ada kemampuan politik, akhirnya apatis. \u201cNah, yang ditakutkan ini yang tampak apatisnya itu. Karena dia tidak percaya, kemudian pemahaman politik ditngkat masyarakat masih kurang, akhirnya dia apatis. Itulah sebabnya, pihak-pihak yang berkepentingan dalam pilkada ini harus gencar untuk membangkitkan apatisme ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rektor Univeritas Tamansiswa (Unitas) Palembang itu mengungkapkan, dasar tersebut setelah melihat kondisi pemerintahan yang terjadi Pemkab Muba. Saat beberapa waktu lalu pihak legislatif dan eksekutif yang tersandung persoalan hukum, serta yang terjadi di lingkungan Pemkab Muba itu sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Joko menjelaskan, mereka telah berkeliling di 14 kecamatan yang ada di Muba. Jadi, ada semacam pemikiran masyarakat bahwa kekuatan dari dua calon pasangan Pilkada Muba ini kekuatannya tidak imbang. Pasangan pertama didukung seluruh parpol, sedangkan pasangan kedua dari calon perorangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDari sisi teori kalau didukung banyak partai pasti menang. Sampai-sampai dalam masyarakat itu muncul, kalau kondisinya sudah seperti ini maka masyarakat tidak memilih saja sudah menang. Kalau semua masyarakat tidak memilih, bagaimana. Apalagi, selama ini partisipasi pemilih ditingkat Muba tidak pernah tinggi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Makanya, Joko berharap, KPU Muba dan partai-partai agar menggalakkan masyarakat menggunakan hak pilihnya. Ini didasarkan pada persoalan siapa yang dipilih, meski itu menjadi pilihan. Tapi semua harus melihat kebelakang, bahwa negara ini adalah negara demokrasi, yang hanya akan hidup kalau partisipasi politiknya baik. Maka yang dibutuhkan adalah tingkat penyadaran mereka. Demokrasi ini warisan dari pendiri negara, kalau tidak dilaksanakan, sama saja mengkhianati warisan itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMaka sebagai warga negara yang baik, datanglah ke TPS untuk menggunakan hak pilih. Perkara siapa yang dipilih, tidak setiap orang itu pasti cocok dengan pilihannya. Tapi, sebagai warga negara yang bertanggung jawab, pilihlah yang terbaik diantara yang ada, itu saja,\u201d harapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ditanya tentang kans pasangan calon Dodi Reza Alex-Beni Hernedi dan Amiri Arifin-Ahmad Toha, Joko menilai, bahwa sejak dari awal itu sudah memang serius. Meski dari awal yang bersangkutan muncul dari calon perorangan dan sama sekali tidak ada dukungan dari parpol, tapi pasangan Amiri itu serius.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSemua terlihat saat debat publik, Amiri dan pasangannya melakukan perlawanan dengan jawaban dan pertanyaan-pertanyaan mereka. Kalau masyarakat mungkin persepsinya agak berbeda. Publik mungkin melihatnya, pasangan satu didukung oleh kekuatan full parpol, yang satunya perorangan, kesannya seperti boneka padahal itu tidak,\u201d pungkasnya. (tul)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co-Pengamat Politik dan Pemerintahan Sumsel Drs Joko Siswanto Msi menyatakan, pihak-pihak yang berkepentingan pada Pilkada Muba harus gencar membangkitkan apatisme yang mungkin telah dirasakan masyarakat Bumi Serasan Sekate. Menurut Joko, karakter masyarakat itu ada beberapa sikap, seperti, ketika masyarakat itu percaya kepada pemimpinnya, tapi pengetahuan politiknya itu kurang, maka dia akan patuh. Kemudian, kalau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5377,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[6],"tags":[9,24,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/01\/Joko-Siswanto-1.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-1oI","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5376"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5376"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5376\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5378,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5376\/revisions\/5378"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5377"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}